Home / Peristiwa / Ratusan Guru Antar Jenazah Ahmad Budi Cahyono Ke Pemakaman, Guru GTT Yang Tewas Usai Di Hajar Siswanya, Reporter Hernandi K S.Sos M.Si

Ratusan Guru Antar Jenazah Ahmad Budi Cahyono Ke Pemakaman, Guru GTT Yang Tewas Usai Di Hajar Siswanya, Reporter Hernandi K S.Sos M.Si

 

Radarbangsa.co.id | Indonesia – Propinsi Jawa Timur – Kabupaten Sampang, Ratusan Guru di Kabupaten Sampang Madura Jawa timur mengantarkan jenazah Ahmad Budi Cahyono ke pemakaman jumat pagi 2/1

Dengan menggunakan seragam batik kombinasi putih hitam serta liltan pita hitam pertanda ikut berduka cita, para guru berbaur dengan siswa siswi SMAN I Torjun yang berseragam pramuka

Turut hadir dalam prosesi pemakaman Bupati Sampang H Fadhilah Budiono dan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sampang beserta Pengurus PGRI Cabang Sampang

Sebelum di makamkan jenazah di bawa ke Masjid Pliyang untuk di sholat kan dan selanjutnya di bawa ke pemakaman umum Pliyang yang tidak jauh dari duka

Ahmad Budi Cahyono Guru GTT mapel Kesenian SMAN I Torjun warga kampung Pliyang Desa Tanggumong Sampang meninggal dunia kamis sekitar pukul 21.00 wib di RSU dr Soetomo Surabaya

Kematian Ahmad Budi Cahyono akibat mengalami Mati Batang Otak (MBA) sesuai hasil diagnosa dokter di RSU dr Soetomo Surabaya

Sebelumnya kamis 1/1 pada jam terakhir Budi mengajar mata pelajaran Seni rupa materi seni lukis di kelas XI SMAN I Torjun

Waktu memberikan pelajaran itu ada salah satu siswa inisial MH tidak mengikuti perintah bahkan mengganggu siswa yang lain

Akibatnya Budi menegor serta mengingatkan MH agar fokus kepada pelajaran dan di minta jangan mengganggu siswa yang lain

Peringatan Budi tidak di gubris bahkan MH semakin berulah, Akhirnya Budi menghampiri dan menindak MH dengan mencoretkan tinta lukis ke wajahnya

Tidak terima dengan tindakan tersebut MH langsung menghajar Budi sembari mengumbar ancaman, para siswa dan guru sempat melerai dan membawa Budi ke ruang guru dan di hadapkan kepada Amat Kepala Sekolah SMAN I Torjun

Untuk meredam situasi yang tidak di inginkan Amat menyuruh Budi agar pulang lebih awal

Beberapa jam setelah sampai di rumah Budi tidak sadarkan diri, pihak keluarga membawanya ke RSUD Sampang dan langsung mendapat rujukan ke RSU dr Soetomo Surabaya

Sekitar pukul 21.00 wib nyawa Budi tidak tertolong dan menghembuskan nafas terakhir. (Her)

Check Also

Gercin-NKRI : “Jangan Ganggu Bapak Presiden Jokowi Membangun Tanah Papua…!”

Radarbangsa.co.id – Jakarta – Demikian pernyataan dari Ketua Umum DPN Gerakan Rakyat Cinta Tanah Air …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *