RSUD Ki Ageng Brondong Lamongan, Target Operasional 2024

- Redaksi

Minggu, 21 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ki Ageng Brondong, Lamongan, yang diharapkan menjadi pusat pelayanan kesehatan di wilayah pantura, mematok target operasional pada tahun 2024.

Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, mengungkapkan bahwa pembangunan fisiknya telah mencapai 99% pada tahap pertama, dengan rencana melanjutkan ke tahap kedua pada tahun 2024, yang akan difokuskan pada pengadaan alat kesehatan.

“Pembangunan tahap pertama tahun 2023 sudah mencapai 99%, dan di tahun 2024, kita akan fokus pada pengadaan alat kesehatan, tenaga kesehatan (nakes), dan penambahan sarana prasarana. Kami berharap agar RS ini dapat beroperasi pada tahun 2024,” ujar Bupati Lamongan yang akrab disapa Pak Yes.

RSUD Ki Ageng Brondong, yang berdiri di atas lahan seluas 8.000 m2, akan dilengkapi dengan 50 kamar, dengan penyediaan 30 kamar pada tahap soft opening. Proses penerimaan karyawan yang berminat pindah sedang berlangsung, dan diharapkan soft opening dapat dilakukan tahun ini.

“Kami sedang proses membuka beberapa karyawan yang sudah ada, yang berminat pindah ke RSUD Brondong sedang kita inventarisir. Insyallah tahun ini kita soft opening,” kata Pak Yes.

Pak Yes menjelaskan bahwa RSUD Ki Ageng Brondong, sebagai rumah sakit tipe D, akan memberikan akses layanan kesehatan yang lebih dekat kepada masyarakat pantura. “Pembangunan  ini merupakan langkah untuk memenuhi kebutuhan kesehatan di wilayah tersebut dan menciptakan keseimbangan dengan adanya RSUD di daerah sekitarnya,”imbuhnya.

Pemilihan nama “Ki Ageng Brondong” untuk RSUD ini didasarkan pada kesepakatan antara pemerintah dan masyarakat, dengan pertimbangan nilai-nilai sejarah tinggi yang dimiliki oleh Ki Ageng Brondong dalam penyebaran agama Islam.

Selain meninjau pembangunan RSUD, Pak Yes juga melakukan kunjungan ke SMK Negeri Maritim Jawa Timur di Brondong, Lamongan.

Berita Terkait

Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Sosial Senilai Rp32,16 Miliar untuk Warga Ngawi, Perkuat Perlindungan Sosial dan Dorong Kemandirian Ekonomi Desa
Gus Fawait: Oplah dan Irigasi Pompa Jadi Kunci Penguatan Ketahanan Pangan Jember
Pelayanan Prima RSUD R.T Notopuro Sidoarjo, Survey Kepuasan Masyarakat Tembus 96.92
Khofifah Turun ke Sungai, 1.125 Warga Angkut 10 Ton Sampah di Hari Lingkungan Hidup 2026
Bersama 1.125 Warga, Gubernur Khofifah Pimpin Aksi Bersih Sampah dan Tanam Pohon di Puncak Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026
Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Halaman Kepatihan Ngawi, Pastikan Keterjangkauan Bahan Pokok di Bawah Harga Pasar
Diserbu Warga, Pasar Murah Khofifah di Ngawi Jual Beras, Minyak dan Cabai di Bawah Harga Pasar
Gubernur Khofifah Pantau Langsung Verifikasi SPMB di Madiun, Pastikan Proses Pengambilan PIN Berjalan Lancar

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 11:57 WIB

Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Sosial Senilai Rp32,16 Miliar untuk Warga Ngawi, Perkuat Perlindungan Sosial dan Dorong Kemandirian Ekonomi Desa

Sabtu, 6 Juni 2026 - 23:23 WIB

Gus Fawait: Oplah dan Irigasi Pompa Jadi Kunci Penguatan Ketahanan Pangan Jember

Sabtu, 6 Juni 2026 - 23:11 WIB

Pelayanan Prima RSUD R.T Notopuro Sidoarjo, Survey Kepuasan Masyarakat Tembus 96.92

Sabtu, 6 Juni 2026 - 15:43 WIB

Khofifah Turun ke Sungai, 1.125 Warga Angkut 10 Ton Sampah di Hari Lingkungan Hidup 2026

Sabtu, 6 Juni 2026 - 15:36 WIB

Bersama 1.125 Warga, Gubernur Khofifah Pimpin Aksi Bersih Sampah dan Tanam Pohon di Puncak Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026

Berita Terbaru