Rugikan Negara, Toko Ria di Jalan Pemuda Jual Rokok Diduga Tanpa Pita Cukai

  • Whatsapp
Rokok tanpa pita cukai yang di jual

TANJUNG PINANG, RadarBangsa.co.id – Toko kelontong ( Ria ) yang terletak dijalan pemuda KM 4 tanjung pinang kepulauan riau kedapatan menjual rokok ilegal tanpa di lekati cukai resmi Seorang warga tanjung pinang secara spontan menceritakan kepada awak media ini, bang di toko Ria jalan pemuda ada jual rokok H&D dengan harga Rp 9.000 perbungkusnya (4/11/21)

Mendapat kabar, awak media lansung menemui salah seorang penjaga toko yang bernama Aming, ia mengaku memang tadi ada menjual rokok tanpa cukai merek H&D kepada salah satu pembel di sini, katanya.

Bacaan Lainnya

Lanjut Aming, selain rokok H&D ada juga rokok H-Mind yang di jual di toko ini.

Dan di akuinya jug sudah beberapa bulan ini mengedarkan atau menjual rokok tanpa cukai tersebut.tambahnya

Masi Aming, rokok ilegal ini didapatkan di pelantar 2 dan lebih jelasnya aming mengarahkan agar kami menjumpai bos pemilik toko ini, ungkapnya

Setelah di temui bos tersebut yang identitasnya tidak mau disebutkan, ia juga menerangkan kami hanya jual enceran siket siket aja, ujar pemilk toko

Lemahnya pengawasan Bea Cukai Tanjung Pinang membuat rokok ilegal ini leluasa masuk dan sangat mudah didapatkan di toko kelontong dan warung – warung

Sementara kita ketahui juga selama ini pihak berwenang Bea Cukai acap kali menyosialisasikan perederan rokok ilegal tanpa cukai mengacu pada Undang Undang No 28 Tahun 1947 tentang peraturan cukai atas tembakau yang belum dikenakan cukai.

Berikut Sanksi Pengedar Rokok Ilegal
Pengedar atau penjual rokok ilegal termasuk melakukan pelanggaran yang dapat berpotensi sebagai pelanggaran pidana. Sanksi untuk pelanggaran tersebut mengacu pada Undang-Undang RI Nomor 39 Tahun 2007 tentang Cukai, yang berbunyi sebagai berikut:

Pasal 54 berbunyi: “Setiap orang yang menawarkan, menyerahkan, menjual, atau menyediakan untuk dijual barang kena cukai yang tidak dikemas untuk penjualan eceran atau tidak dilekati pita cukai atau tidak dibubuhi tanda pelunasan cukai lainnya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 29 ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling singkat 1 (satu) tahun dan paling lama 5 (lima) tahun dan/atau pidana denda paling sedikit 2 (dua) kali nilai cukai dan paling banyak 10 (sepuluh) kali nilai cukai yang seharusnya dibayar

Pasal 56 berbunyi: “Setiap orang yang menimbun, menyimpan, memiliki, menjual, menukar, memperoleh, atau memberikan barang kena cukai yang diketahuinya atau patut harus diduganya berasal dari tindak pidana berdasarkan undang-undang ini dipidana dengan pidana penjara paling singkat 1 (satu) tahun dan paling lama 5 (lima) tahun dan pidana denda paling sedikit 2 (dua) kali nilai cukai dan paling banyak 10 (sepuluh) kali nilai cukai yang seharusnya dibayar

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *