Safari Ramadhan 1445 H, Adhy Bagikan Zakat Produktif, Tali Asih, dan Santunan Anak Yatim di Madiun

Safari Ramadhan

MADIUN, RadarBangsa.co.id – Kegiatan Safari Ramadhan Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus berlanjut di berbagai daerah di Jatim.

Pada hari ini, Jumat (29/3/2024), Penjabat (Pj) Gubernur Jatim, Adhy Karyono, turut hadir dalam Safari Ramadhan yang diselenggarakan di Pendopo Muda Graha Kabupaten Madiun.

Dalam acara yang diadakan dengan kerjasama antara Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jatim dan Lazismu Kabupaten Madiun ini, Pj Gubernur Adhy turut serta dalam pembagian santunan kepada 500 anak yatim serta pembagian Zakat Produktif kepada 25 penerima manfaat.

Adhy menyampaikan pentingnya amalan berbagi dengan anak yatim dan kaum duafa, yang menjadi salah satu amalan sangat dianjurkan di bulan suci Ramadhan. Dia juga menekankan pentingnya memperbanyak amalan kebaikan, termasuk berinfaq, sedekah, dan berzakat.

“Dalam Bulan Ramadhan ini, bulan penuh berkah yang penuh dengan kebaikan, pemerintah terus berupaya dan mengimplementasikan program-programnya untuk kesejahteraan masyarakat, termasuk anak yatim. Hal ini juga merupakan bagian dari upaya untuk mengurangi angka kemiskinan ekstrem,” ujarnya.

“Kami mendapatkan banyak infaq dan sedekah dari masyarakat melalui Baznas, dan kami menyalurkannya kembali kepada yang membutuhkan melalui zakat dan santunan seperti ini,” tambahnya.

Tidak hanya itu, dalam kesempatan tersebut, Adhy juga memberikan tali asih kepada Pilar-Pilar Sosial Jatim, yakni Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) dan Taruna Siaga Bencana (Tagana), dengan total penerima 10 orang, masing-masing menerima Rp 1,5 juta per triwulan.

Selain itu, juga ada Program Keluarga Harapan (PKH) Plus dan pendamping PKH dengan total penerima 10 orang, dengan jumlah bantuan per orang sebesar Rp 900 ribu.
Tak hanya itu, Adhy juga memberikan apresiasi sejumlah Rp 1,5 juta kepada 10 orang Juru Pelihara Cagar Budaya, yang telah dengan setia menjaga dan merawat warisan budaya di kota dengan julukan Brem ini.

“Mereka adalah pahlawan. Oleh karena itu, pemerintah memberikan sedikit insentif sebagai bentuk terima kasih atas kontribusi mereka dalam menjaga peninggalan budaya. Tanpa mereka, kita akan kehilangan situs-situs bersejarah,” ujarnya.

Selain pembagian bantuan, dalam acara tersebut juga diselenggarakan pasar murah. Semua harga sembako yang dijual di pasar murah berada di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET). Sebagai contoh, harga beras medium SPHP 5kg dijual dengan Rp 51.000 atau Rp 10.200 per kilo, sedangkan beras kualitas Premium sebesar 5kg dijual dengan harga Rp 69.500 atau Rp 13.900 per kilo.

Tak hanya itu, telur dijual seharga Rp 25.000 per kilo, gula pasir seharga Rp 16.000 per kilo, dan minyak goreng seharga Rp 14.000 per liter.

“Ini adalah bagian dari upaya pemerintah untuk menstabilkan harga bahan pokok selama bulan Ramadhan,” katanya.

“Dapat diperhatikan bahwa harga yang ditawarkan masih stabil dan berada di bawah HET. Kondisi harga beras kita, baik di gudang maupun di pasar, lebih rendah dibandingkan dengan provinsi lain,” tambahnya.

Pada akhir acara, Adhy juga mengajak seluruh masyarakat Jawa Timur untuk mendoakan para korban yang terdampak bencana gempa bumi di Bawean. Pemerintah, katanya, telah bergerak cepat dalam memberikan bantuan kepada para korban.

“Masyarakat Bawean saat ini sedang mengungsi, dan kami sedang berupaya membantu memperbaiki rumah mereka. Mari kita doakan agar mereka tetap sehat, diberi kekuatan, dan dapat kembali menjalani kehidupan normal serta beribadah puasa dengan aman dan nyaman hingga merayakan Hari Raya Idul Fitri,” pungkasnya.

Sementara itu, Pj. Bupati Madiun Tontro Pahlawanto menyampaikan terimakasih dan apresiasi kepada Pemprov Jatim dan Baznas yang telah memberikan santunan dan zakat hingga menggelar pasar murah.

“Terima kasih sudah rawuh di Kab. Madiun Pak Gubernur. Dengan dilakukannya acara ini saat Bulan Ramadhan, semoga santunan yang diberikan hari ini membawa berkah bagi kita semua,”tutupnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *