Satreskrim Polres Bangkalan Ringkus 3 Pemuda, Terduga Kasus Asusila Gadis Dibawah Umur

Pelaku cabul saat disidik Polisi (IST)

BANGKALAN, RadarBangsa.co.id – Perlakuan bejad 4 (Empat) pemuda di Kabupaten Bangkalan, rasanya tidak bisa diampuni, Bagaimana tidak, mereka berempat nyaris mencabuli gadis dibawah umur yang mereka kenal melalui sosial media (Sosmed) Facebook, AMS (15) seorang gadis yang beralamat di Wonokromo, Surabaya dicabuli oleh empat orang yang baru dikenalnya kurang dari 24 jam tersebut.

Kejadian itu terjadi pada Sabtu sore (09/04/2022) ketika salah satu pelaku yang kini jadi DPO yakni KK (22) mengajak AMS untuk jalan-jalan di Stadion Gelora Bangkalan (SGB), Karena kondisi hampir gelap, korban pun mengajak pulang dan disitulah KK mengabari ketiga rekannya yakni MMT (23) , FNY (27), dan MIM (19) untuk melancarkan niat bejad mereka di salah satu Sekolah Negeri Langkap, Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan Jawa Timur.

Bacaan Lainnya

Beruntung AMS berteriak dan langsung disoroti warga sekitar sekolah dan membawa korban ke Mapolres Bangkalan, Kurang dari 24 jam, 3 (Tiga) dari 4 (Empat) pelaku langsung diamankan Timsus Satreskrim Polres Bangkalan, Sementara satu pelaku lainnya yakni KK, kini masih dalam pengejaran aparat berwajib.

Kasatreskrim Polres Bangkalan AKP Bangkit Dananjaya, S.I.K,M.A, menjelaskan jika kejadian ini bermula saat pelaku KK dan MMT mencari sasaran untuk melampiaskan nafsunya, MMT kemudian membuka akun facebook miliknya dan berteman akun korban pada Sabtu (09/04/2022) siang.

“Pelaku kemudian saling berinteraksi di facebook dan bertukar nomor ponsel, Dari sinilah niat busuk mereka untuk melakukan tidak senonoh dimulai.” Ujar AKP Bangkit, Selasa (19/04/2022) di Mapolres Bangkalan.

“Satu pelaku yakni MM sudah berada di posisi hendak melakukan aksi persetubuhan kepada korban, sedangkan FN dan MI memegangi tangan dan kaki korban.” Lanjut Perwira Alumnius Akpol tahun 2012 tersebut.

Saat kami lakukan penggrebekan, Tim turun bersama masyarakat sekitar sehingga 3 (Tiga) pelaku berhasil diamankan dan 1 (Satu) pelaku KK kabur sampai sat ini masih DPO.”tegasnya.

Kini, pelaku harus mendekam di penjara dan mempertanggung jawabkan perbuatannya, Ke 4 (Empat) pelaku menurut menurut penjelasan AKP Bangkit dituntut pasal 82 Ayat (1), Undang-Undang (UU) RI, Nomor 17 tahun 2016 tentang Penetapan Perpu RI Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, menjadi UU Jo Pasal 76E,UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.