Segel Kafe di Sumenep Dibuka

SUMENEP, RadarBangsa.co.id – Penindakan tegas terhadap kafe melanggar aturan jam malam dilakukan Satuan tugas operasi gabungan (Satgas Ops Yustisi) kabupaten Sumenep. Seperti yang dilakukan terhadap kafe Ayoka Sumenep pada hari Senin tanggal 18 Desember 2021 sekira pukul 20.40 Wib (Senin Malam).

Diketahui kafe Ayoka yang beralamat di jalan Seludang kelurahan Pajagalan kecamatan kota Sumenep saat ini telah kembali dibuka dan dapat melayani customer (pelanggan), karena pada hari Jum’at pagi tanggal 22 Januari 2021 sekira pukul 10.00 Wib, Satgas Ops Yustisi kabupaten Sumenep telah malakukan pembukaan segel tempat atau ruangan kafe Ayoka yang dibuktikan dengan surat berita acara nomor 300/07/435.070.2/2021, tertanggal 21 Januari 2021 ditandatangani oleh Kepala Polisi Pamong Praja Kabupaten Sumenep. Minggu (24/01/2021)

Bacaan Lainnya

Zainurrahman, Manager Ayoka Cafe & Kitchen Sumenep kepada media ini menyampaikan rasa syukur dan terimakasih kepada pemerintah Sumenep atas dibukanya kembali kafe Ayoka, dan pihaknya akan lebih disiplin memperhatikan ketentuan yang diberlakukan pemerintah Sumenep.

“Alhamdulillah sudah bisa buka lagi, dan karyawan kami sudah bisa kerja lagi. Terimakasih kami dibolehkan membuka kembali kafe ini,” ucap Zainur panggilannya.

Ditanya terkait kronologis penyegelan, Zainur mengaku bahwa pada malam kejadian penindakan oleh petugas dirinya sedang tidak ada ditempat kebetulan ada di Surabaya.

“Laporan yang saya terima dari pegawai kafe, ketika itu kafe kami sebenarnya sudah tutup, pagar depan sudah ditutup, kasir kami juga sudah off, komputer sudah dimatikan dan tidak melayani pelanggan yang baru datang. Hanya saja ketika itu ada sekitar 8 orang customer kami yang belum selesai, dan karyawan sedang bersih – bersih ruangan sambil menunggu pulangnya customer. Untuk lebih jelasnya biar mas Rofi selaku Security yang tau saat kejadian,” tukas Zainur.

Rofi, Satuan pengaman (Satpam) kafe Ayoka kepada media ini menuturkan bahwa penyegelan terjadi pada hari Senin tanggal 18 Desember 2021sekira pukul 20.40 Wib oleh petugas gabungan atau Satgas Covid-19 kabupaten Sumenep.

“Ketika itu, pada jam 8 kurang 5 menit (19.55 Wib) gerbang kafe sudah saya tutup, dan saat itu di dalam ada sekitar 8 orang pelanggan beda-beda meja. Pelanggan yang di ruang bawah saya minta pulang tidak boleh nongkrong karena sudah lewat ketentuan jam malam, namun yang ada di ruang atas saya tidak bisa nyuruh pulang karena masih makan, saya tunggu sampai selesai mereka makan, tetapi belum selesai mereka makan tiba-tiba datang petugas gabungan atau Satgas Covid-19, dan akhirnya melakukan penyegelan untuk sementara waktu,” ulas Rofi Security yang bertugas pada malam kejadian penyegelan kafe Ayoka.

Taufikurrahman, Kasi Penegakan Perda Satpol PP kabupaten Sumenep membenarkan bahwa kafe Ayoka yang beralamat di jalan Seludang kelurahan Pajagalan kecamatan kota Sumenep sudah bisa beroperasi atau buka kembali setelah pemiliknya sanggup dan bersedia memenuhi peraturan yang ditetapkan pemerintah.

“Kafe Ayoka kami tutup sementara karena melanggar aturan jam malam sesusi S.E Bupati Sumenep. Jadi efektif ditutup selama 2 hari, terhitung ke sekarang hari ketiga sejak ditindak pada malam selasa yang lalu,” jelasnya saat ditemui media ini hari Jum’at (22/01) pagi di ruang kerjanya.

Terpisah, Purwo Edi Prawito, S.STP, MM., Kepala Satpol PP kabupaten Sumenep kepada menyatakan bahwa penindakan yang dilakukan pasukannya sudah sesuai dengan aturan yang ada yaitu berdasarkan Perda nomor 2 tahun 2020 tentang ketertiban umum dan perlindungan masyarakat. Dan Perbup Sumenep nomor 61 tahun 2020 tentang penerapan disiplin dan pencegahan hukum Protokol Kesehatan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian Covid-19. Dan Surat edaran Bupati Sumenep nomor 800/243/435.205/2020 tentang penerapan protokol Kesehatan pada pelaksanaan kegiatan libur dan tahun baru tahun 2021 di kabupaten Sumenep.

“Tegas kami sampaikan melalui surat No.300/07/435.070.2/2021, bahwa pelaku usaha kafe Ayoka diperbolehkan kembali membuka usahanya dengan ketentuan yaitu memenuhi persyaratan izin usaha, memenuhi persyaratan 3M sebagaimana ketentuan Perbup Sumenep No.61 Tahun 2020. Sanggup dan bersedia mentaati regulasi dan aturan sebagaimana ketentuan yang telah ditetapkan pada masa pandemi Covid-19, serta Sanggup mentaati penerapan jam malam sebagaimana S.E Bupati nomor : 800/243/435.205/2020,” pungkas Purwo Kasat Pol PP yang berkantor di jalan Kamboja No.77 Sumenep.

(ONG)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *