Sejumlah Masyarakat Du’afa Kecamatan Padang Gelugur Terima Bantuan Dana dari Baznas

  • Whatsapp

PADANG GLUGUR, RadarBangsa.co.id – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pasaman dibawah Pimpinan Uztad H. Syafrizal Sf, S.Ag, SIQ, M. MPd, MA bersama staf Baznas kembali menyalurkan bantuan dana dari zakat bagi masyarakat du’afa Kecamatan Padang Gelugur.

Dari pantauan awak media, tampak hadir dalam kesempatan itu, Bupati Pasaman yang diwakili Staf`Ahli Bupati Pasaman Bidang Kemasyarakatan dan SDM Hendra Kurniawan, SE. MM, Kasdim 0305 Pasaman Mayor Inf Supriyono, Danramil Rao Kapt Arh Hery, Kapolsek Panti Iptu Edwin, Wali Nagari Sitombol Al Busri, dan sejumlah tokoh masyarakat setempat, Masyarakat du’afa Kecamatan Padang Gelugur yang akan menerima bantuan dana dari Baznas Kabupaten Pasaman yang akan diserahkan pada saat itu di Masjid Nurul Iman Sitombol Nagari Sitombol Kecamatan Padang gelugur, Juma’t (27/09/2019).

Bacaan Lainnya

Adapun jumlah bantuan zakat yang disalurkan oleh Baznas Pasaman kepada masyarakat du’afa tersebut Uztad H. Syafrizal, Sf, S.Ag, SIQ, M.MPd, MA menyampaikan; Rp 304. 000.000,- (tiga ratus empat juta rupiah) dengan jumlah penerima 532 orang muztahiq, yang terdiri dari 4 kategori penerima; 1. Untuk modal usaha, 2. Lansia, 3. Bea siswa, 4. Bantuan berobat.

Selanjutnya ia menjelaskan bahwa besaran yang di terima muztahiq sebagai modal usaha berkisar dari Rp 600 ribu rupiah sampai dengan Rp 5 Juta rupiah dan itu harus di lihat dulu jenis usaha sipenerima dan termasuk seberapa besar tanggungan keluarga yang di miliki sipenerima tersebut dan dari pihak Baznas sebelumnya akan mensurvey terlebih dulu sebelum diserahkan ke pada si penerima bantuan tersebut.

Lebih dijelaskan oleh Ketua Baznas Pasaman ini lagi, untuk kategori bea siswa juga akan di lihat tingkatan sekolah si penerima, untuk tingkat Sekolah Dasar (SD) berjumlah Rp 300 ribu rupiah, SMP Rp 350 ribu rupiah, SMA Rp 400 ribu rupiah dan bagi yang kuliah di Kabupaten Pasaman berjumlah Rp 500 ribu rupiah, di Bukittinggi Rp 600 ribu rupiah, di Padang 800 ribu rupiah dan bagi yang kuliah di daerah pulau Jawa akan menerima sebesar Rp 1 Juta rupiah dan yang mendapat bantuan tersebut adalah mahasiswa berprestasi kurang mampu dan memiliki tingkat hafalan Al Qur’ an.

Lebih bagusnya penerima tidak mempunyai Kartu KIS, Kartu KIP serta bagi orang tua tidak mendapatkan PKH dan perlu juga di lihat dulu kemampuan dari keluarga yang bersangkutan, tambahnya.

Dalam kesempatan itu, dijelaskan oleh Ketua Baznas Pasaman ini, bahwa untuk bantuan berobat Baznas hanya akan membantu bagi pasien yang sedang operasi besar, atau di rujuk ke Bukittinggi, Ke Padang atau ke Jakarta, meskipun yang bersangkutan sudah mempunyai Kartu BPJS, Baznas hanya membantu perobatan yang tidak di tanggung oleh BPJS, imbuhnya.

Sedangkan untuk Lansia, bantuan dana yang di berikan pada orang tua kurang mampu di atas umur 70 Tahun dan juga anak dan keluarganya kurang mampu, tambah ustads H. Syafrizal.

Bupati Pasaman yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Hendra Kurniawan, SE. MM dalam sambutanya mengatakan, “Baznas Pasaman saat ini sudah banyak sekali menyalurkan zakat dan sampai saat ini sudah dibagikan sebanyak 1501 orang, hal tersebut adalah merupakan suatu yang sangat kita banggakan, kedepan kita harapkan dapat menjangkau lebih banyak lagi guna bisa membantu masyarakat yang membutuhkan, ujarnya.

Dalam pengakuan Ketua Baznas Pasaman Uztad H. Syafrizal saat menyampaikan tauziyahnya yang berkenaan tentang, mengapa harus berzakat dan “perlunya zakat”, mengatakan, sumber zakat yang di terima Baznas saat ini terbanyak adalah dari zakat ASN yang ada di Kabupaten, dan selama beliau memimpin Baznas Pasaman ini, jumlah penerimaan zakat di Baznas sudah mencapai Rp 15 miliyar.

Adapun jumlah zakat yang disalurkan pada masyarakat du’afa Kecamatan Padang Gelugur hari itu, tidak sebanding dengan besarnya jumlah zakat yang telah dihimpun oleh panitia zakat dari Baznas Pasaman dari Kecamatan Padang Gelugur itu sendiri.

Selanjutnya ia meyebutkan, sebelumnya juga telah menyalurkan bantuan terhadap pengemudi Mobil Pemadam kebakaran yang menderita cacat akibat kecelakaan sebanyak Rp 4.5 jt rupiah dimana untuk biaya operasi memakan biaya lebih kurang Rp 8 Juta rupiah.

Diakhir acara di laksanakan penyerahan bantuan zakat secara simbolis oleh Bupati Pasaman yang diwakili Staf Ahli Hendra Kurniawan, Kasdim 0305 Pasaman Mayor Inf Supriyono, Danramil Rao Kapt Arh Hery, Kapolsek Panti IPTU Edwin, Wali Nagari Sitombol Al Busri.

Kasdim 0305 Pasaman Mayor Inf Supriono sangat mengapresiasi kegiatan yang di laksanakan Baznas tersebut, karena sangat membantu masyarakat bawah, ujarnya.

Hal senada juga di sampaikan oleh Kapolsek Panti Iptu Edwin bahwa dengan kegiatan Baznas ini sangat membantu persoalan sosial masyarakat yang berkekurangan terutama yang anaknya masih menjalankan sekolah, dengan adanya bantuan Bea siswa ini, sangat membantu sekali, berharap kegiatan ini tetap di laksanakan dan di tingkatkan, tambahnya.

Demikian juga kata salah seorang masyarakat penerima bantuan tersebut bernama Ermiyati mengatakan dengan adanya bantuan Baznas ini sangat membantu usahanya, dan ia berharap kegiatan ini terus di tingkatkan, ujarnya. (AEN)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *