Seorang Petani Asal Krai Kini Hatinya Sedih Dengan Profesi Barunya

0
140

Lumajang, Radarbangsa.co.id – “Onok onok ae” (ada ada saja) sudah enak jadi petani, eee…, Malah edarkan Pil Koplo, di tangkap deh. jangan sekali kali berdagang barang yang dilarang pemerintah, karena tidak mungkin akan Barokah, ujung ujungnya malah harus berurusan dengan pihak berwajib.

Seperti yang dilakukan salah satu warga dusun Sentono, desa Krai, kecamatan Yosowilangun, Kabupaten Lumajang ini, sudah enak jadi petani, malah merangkap jadi pengedar Pil Koplo.

Sebut saja, Asmad Badrul Husen (22) ditangkap petugas karena kepemilikan pil Koplo.

Tersangka Asmad ditangkap petugas pada hari minggu (19/05/2019) Sekitar Pukul 13.00.

Asmad ditangkap dirumahnya karena tertangkap tangan memiliki 276 butir pil warna putih logo ‘Y’.

Semua barang bukti tersebut disita dan Tersangka harus digelandang ke Mapolres Lumajang karena mengedarkan sediaan farmasi yang tidak memenuhi standart persyaratan keamanan, khasiat, mutu dan atau tanpa ijin edar.

Kapolres Lumajang, AKBP. DR. Muhammad Arsal Sahban, S.H., S.I.K., MM., M.H., mengkonfirmasi penangkapan berikut ini, “Sudah saya katakan, saya akan tegas terhadap pengedar Narkoba. bagaimanapun mereka menyembunyikan aksinya, pasti akan kami ungkap. Kami punya alat dan strategi untuk mengungkap pelaku penyalahgunaan narkoba,” Ujar Arsal.

“Saya tegas terhadap narkoba, karena saya tidak ingin generasi muda kita hancur akibat ulah pengedar narkoba yang mencekoki anak-anak muda kita dengan barang berbahaya tersebut. Saya himbau kepada orang tua, keluarga dan masyarakat agar mengawasi perilaku anaknya, keluarganya dan warganya agar tidak terjerumus mengkonsumsi narkoba,” ujar Arsal kembali dengan geram.

Kapolsek Yosowilangun, AKP. Hari, S.H., menjelaskan, “Tersangka adalah seorang petani namun tidak disangka dirinya juga sebagai pengedar Pil Koplo. Terlihat saat ditemukan barang bukti sudah dikemas dalam paket paket kecil yang siap jual. Saya akan perketat pengawasan agar narkoba tidak masuk kewilayah saya,” terang Hari. (Ria)

LEAVE A REPLY