Silaturahmi Pakai Motor Bodong, Parkir Didepan Rumah Korban nya, Ketangkep Deh

0
716

Lumajang, Radarbangsa.co.id – ‘Mati leee’ sepeda motor ‘colongan’ alias (Bodong) dibawa ‘ngelencer’ (Silaturahmi), eh! Ternyata si pemilik motor persis didepan rumahnya. Aneh tapi nyata, bemsalabem abakadabra. Tanpa dicari sepeda motor datang dengan sendirinya.

Pasalnya, Siang tadi (Rabu, 12 Juni 2019) Kapolres Lumajang bersama Tim Cobra mendatangi TKP (Tempat Kejadian Perkara) pencurian sekaligus tempat penemuan sepeda motor milik warga bernama Edi Usman (pria, 35 th) warga Desa Selokbesuki, Kecamatan Sukodono, kabupaten Lumajang, Jawa timur.

Terbilang kejadian ini cukup unik, mengingat korban melapor kehilangan motornya pada tanggal 8 juni 2019 dan menemukan nya kembali di halaman rumah tetangganya pada tanggal 10 Juni 2019 yang mana, sepeda motor itu dibawa oleh tamu dari tetangganya.

Kejadian bermula saat ia melaporkan motornya yang telah hilang di halaman rumahnya, pada (8/6) ke Polsek Sukodono.

Namun selang dua hari kemudian, ia tak sengaja melihat motornya terparkir di depan rumah tetangganya. Setelah dihampiri, ternyata motor tersebut dibawa oleh Sagi bin Tuyo (pria, 21 th) warga Desa Merakan, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang. Bersama anak dan istrinya, Sagi menggunakan motor tersebut untuk bersilaturahmi dalam rangka Hari Raya Idul Fitri. Korban pun langsung menghubungi Polsek Sukodono atas kejadian tersebut.

Dalam pengakuan nya, tersangka mengatakan bahwa ia mendapatkan motor tersebut dari orang tak dikenal yang sama sama mencuci motor di sungai. Orang tak dikenal tersebut menawarkan uang 200 Ribu Rupiah plus motor tersebut untuk ditukarkan dengan motor milik pelaku. Sagi pun mengiyakan hal tersebut dan membawa motor tersebut berkeliling untuk bersilaturahmi.

Kapolres Lumajang seusai kegiatan tersebut menghimbau warga Lumajang, agar tak mau mebeli kendaraan tanpa surat surat yang lengkap. “Ini pelajaran bagi masyarakat untuk tidak membeli motor tanpa surat surat, karena motor tersebut berpotensi hasil kejahatan. Dari kasus ini akan saya dalami apakah pelaku ini memang benar benar tukar sepeda dengan orang tak dikenal atau sebagai pelaku langsung barang curian,” Ungkap Arsal.

Kasat Reskrim Polres Lumajang, AKP. Hasran Cobra yang juga mendampingi Kapolres mengatakan, pihaknya tak mau lagi kecolongan lagi dengan cara berusaha menangkap seluruh pelaku yang masih berkeliaran di wilayah Lumajang. “Saya berharap ini adalah kasus pencurian yang terakhir di wilayah hukum Polres Lumajang. Tim Cobra akan saya sebar untuk menangkap para pelaku yang masih berkeliaran di wilayah Kabupaten Lumajang,” tandas Pria yang juga menjabat sebagai Katim Cobra tersebut.

Reporter: Riaman

LEAVE A REPLY