Sinkronkan Data PKL, Pengurus Paguyuban Dua Kawasan Sharing dengan Pejabat Diskopindag Sampang

  • Whatsapp
Pengurus Paguyuban PKL Taman Bunga Dan Paguyuban PKL Kawasan Wijaya Kusuma sharing dengan Pejabat Diskopindag Sampang [IST]

SAMPANG, RadarBangsa.co.id – Pengurus Paguyuban Pedagang Kaki Lima (PKL) Kawasan Taman Bunga dan Wijaya Kusuma Sampang Madura Jawa Timur mendatangi kantor Dinas Koperasi Peindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) setempat

Kedatangan Hj Titik Sekretaris Paguyuban PKL Taman Bunga (TB) serta Istighfaroh selaku Ketua Paguyuban PKL Wijaya Kusuma yang didampingi oleh Nanik ke kantor yang ada di jalan Dipenogoro selasa 23/3 itu diterima oleh Hj Kurnia Sufartina S.Sos M.Si Kabid Kelembagaan Koperasi dan UM, Slamet Riyanto S.Sos Kasie UP Restrukturisasi Kemitraan serta Elmi Firdaus Tenaga Pendamping Pengembangan Bisnis Koperasi dan Usaha Mikro (TP2B KUM)

Bacaan Lainnya

Hj Kurnia Sufartina S.Sos M.Si mengaku sengaja mendatangkan Pengurus Paguyuban dua Kawasan itu untuk sharing terkait perkembangan data terakhir berikut layout yang sudah dipetakan
“Kami sengaja mendatangkan Pengurus Paguyuban dua kawasan untuk mengetahui jumlah terakhir data PKL serta penempatannya,” ujar Istri dari Sekretaris Dishub Yulis Juwaidi

Menurutnya informasi dari Paguyuban sangat penting untuk dijadikan pertimbangan terhadap langkah lanjutan yang akan dilakukan

Ia berharap pihak Paguyuban dapat bersinergi dan terus melakukan koordinasi guna terciptanya kondusifitas dan kenyamanan para PKL itu sendiri

Ditegaskan, Pemkab tidak ingin upaya menata PKL demi kenyamanan semua pihak justru dianggapnya menghambat warga masyarakat untuk mencari penghasilan

Sementara Slamet Riyanto S.Sos mengungkapkan sinkronisasi data dan layout penempatan PKL Taman Bunga untuk mengetahui kesiapan rencana relokasi ke sisi selatan Taman dengan waktu yang sudah ditentukan
“Kami sudah berkoordinasi dengan Dinas terkait khususnya DLH yang sudah menyiapkan sarana air dan listrik, tinggal kesiapan data dan layout untuk merealisasikan rencana relokasi tersebut,” tuturnya

Diakui pihaknya sudah mendata secara langsung dan tercatat ada 40 PKL yang mangkal di TB, namun untuk kehati hatian perlu disinkronkan terlebih dahulu dengan data versi dari Paguyuban agar tidak terjadi permasalahan setelah dibuatkan Surat Keputusan

Sementara terhadap Pengurus Paguyuban Kawasan Wijaya Kusuma, Slamet Riyanto menjelaskan dari data resmi yang diusulkan awal tidak sinkron dengan data setelah ada inventarisasi ulang dan penandaan lokasi

Sehingga Ia meminta pihak Paguyuban segera mengklirkan kembali data yang sudah ada plus data para PKL yang belum terdata

Atas arahan dari Pejabat Diskopindag tersebut baik Hj Titik maupun Iatighfaroh meminta waktu untuk merapatkan barisan dengan para Pengurus

Kedua Pengurus Paguyuban tersebut berjanji akan menyelesaikan data maupun layout paling lambat sebelum bulan Ramadhan tiba

Pasalnya selain akan mendata ulang, juga masih memberikan tenggang waktu bagi PKL lama dan terdata namun selama ini tidak aktif berjualan.

(Her)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *