Siswa SMA Labschool Unesa 1 unjuk gigi dalam dunia seni di tengah pandemi, ini karyanya

Rangkaian pameran kesenian di acara Fermata 2021 SMA Labschool Unesa 1 (Smalabsa) [IST]

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Pandemi Covid-19 di Tanah Air sudah berumur 1 tahun lebih, memberikan dampak yang memberatkan bagi dunia pendidikan. Situasi ini membuat siswa-siswi terjebak bosan dan resah dalam pembelajaran dari sekolah.

Oleh karena itu, SMA Labschool Unesa 1 (SMALABSA) menggelar Fermata 2021 yang bertajuk “Berhenti Pada Waktu yang Tidak Ditentukan. Acara tersebut dimaksudkan untuk para siswa-siswi tidak terjebak bosan dalam belajar, maka perlu inovasi sekolah membangkitkan semangat belajar dan berkarya.

Bacaan Lainnya

“Sebenarnya tujuan utama dibuatnya pameran kesenian (Fermata 2021 -red) mulai dari fashion, lukisan, hingga tari tradisional ini dalam rangka untuk meningkatkan motivasi serta mengapresiasi siswa dalam bidang seni,” ujar Kepala Sekolah Smalabsa, Dewi Purwanti saat dihubungi. Kamis, (01/4/2021).

Fermata 2021 digelar selama 2 hari, tanggal 27-28 Maret secara online dan offline. Hari pertama Talk Show, QNA, dan hari kedua Exhibiton, Perform. Acara Fermata 2021 dibuka langsung oleh Direktur Badan Pengelola Sekolah Labschool (BPSL) Unesa, Maria Veronika Roesminingsih.

“Dalam Talkshow virtual ini, kita hadirkan 3 pemateri, pertama Musisi dan Komposer Musik, Tunggul Panuntun, kedua Visual Artist, Tia Safi, dan ketiga Peneliti bidang Seni Rupa, Rizal Wahyu B. P. Mereka kita undang untuk memberikan wawasan bagaimana siswa kami tidak berhenti untuk selalu belajar dan terus berkarya di tengah pandemi,” tambahnya.

Sekolah yang beralamat di Jl. Citraraya Unesa RD, Lidah Wetan, Surabaya ini juga menampilkan Sajak Musikalitas sebagai Guest Star, yang diisi dari grup Laung.

Dengan dimeriahkan penampilan tari tradisional, fashion, tari dance, solois saxophone, dan pameran lukisan instalasi kriya tekstil oleh para siswa-siswi Smalabsa itu sendiri.

“Tentu dari giat offline Fermata 2021 di hari kedua, kami tetap mematuhi protokol kesehatan juga mulai dari pembatasan pengunjung, cek suhu, penyemprotan hand sanitizer, serta pemakaian masker,” ungkap Kepsek Dewi.

Dewi berharap, semoga Fermata 2021 ini bisa menjadi wadah untuk para siswa-siswi SMA Labschool Unesa dalam menyalurkan bakat, minat, kreativitasnya di bidang seni serta menjadi kegiatan rutin untuk tahun-tahun selanjutnya.

“Saya ucapkan terima kasih yang setulus-tulusnya kepada semua panitia yang terlibat bapak/ibu guru serta siswa-siswi SMA Labschool Unesa 1 berkat kerjasama yang luar biasa sehingga Fermata 2021 ini bisa terwujud dan terselenggara dengan baik,” tutup Dewi Purwanti.

Untuk mengetahui lebih lengkap informasi, prestasi, karya-karya SMALABSA dapat dilihat di sosial media Instagram @smalabschoolunesa1 dan channel YouTube Smalabsa.

(ari)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *