SMP Bhakti Nusa Kediri Disemprot Pasukan Biru

  • Whatsapp

KEDIRI, RadarBangsa.co.id – Pandemi Covid-19 yang semakin menggila, tak menyurutkan tekad para Kader NasDem untuk terus melakukan penyemprotan Disinfektan di berbagai tempat.

Seperti halnya yang dilakukan oleh DPC dan DPRt Partai NasDem di Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Minggu sore, 4 Juli 2021 kemarin. Mereka dengan kompak mengadakan penyemprotan Disinfektan di lingkungan SMP dan SMK Bhakti Nusa Plosoklaten.

Bacaan Lainnya

Sebelum memulai kegiatan, para kader partai besutan Surya Paloh ini berkoordinasi untuk membagi tugas dan secara bersama-sama memanjakan do’a untuk keselamatan serta pandemi Covid-19 segera sirna.

Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Kediri, Drs. H. Lutfi Mahmudiono dikonfirmasi melalui Ketua DPC Kecamatan Plosoklaten, Hendik Masyudi mengatakan, kegiatan bakti sosial ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat dalam menghadapi Pandemi Covid-19.

“Sebagai kader partai, kami diminta oleh Kakak Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Kediri, Drs. H. Lutfi Mahmudiono supaya melakukan kerja-kerja partai, dan selalu menebar kebaikan setiap saat, salah satunya yaitu untuk hadir di tengah masyarakat saat dibutuhkan, bukan hanya mau berkumpul dengan masyarakat ketika kita membutuhkan saja,” kata pria yang akrab disapa Mas Yudi ini.

Ditambahkan Mas Yudi, pada masa Pandemi ini tim NasDem Siaga Kecamatan Plosoklaten hampir setiap hari mendapatkan permintaan untuk melakukan penyemprotan Disinfektan di lingkungan warga, maupun fasilitas umum, tempat-tempat peribadahan serta lembaga pendidikan, dan lain sebagainya.

“Sebelum diberlakukan PPKM Darurat, kemarin kami hampir setiap hari melakukan penyemprotan di rumah-rumah warga yang menyelenggarakan hajatan. Dan hari ini Alhamdulillah kami bisa melaksanakan penyemprotan Disinfektan di lingkungan SMP dan SMK Bhakti Nusa Plosoklaten,” ucapnya.

Yudi juga menghimbau kepada warga masyarakat agar selalu mengikuti peraturan dari pemerintah, dan tetap menjaga protokol kesehatan.

“Penyemprotan Disinfektan ini hanya sekedar upaya untuk memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19, namun yang paling utama harus dilakukan semua orang adalah mentaati protokol kesehatan. Jangan karena sudah mendapatkan vaksin dan disemprot Disinfektan, selanjutnya tidak memakai masker. Tentu saja tetap berbahaya,” pungkasnya. (CS)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *