Stabilkan Kondisi Tanah Desa Kreteranggon Sambeng Lamongan, Manfaatkan Dana BKKPD Untuk Pembangunan TPT

Lokasi kegiatan Pembangunan TPT di Dusun Ploreng Desa Kreteranggon Dari Program BKKPD (Dok Foto Pras)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Pembangunan tembok penahan tanah (TPT) Desa Kreteranggon, Kecamatan Sambeng Kabupaten Lamongan, Program bantuan keuangan kepada pemerintah desa (BKKPD) tahun 2022,telah selesai pengerjaannya, baik fisik maupun administrasinya, yang terletak lokasi di Dusun Ploreng.

Kepala Desa (Kades) Kreteranggon Kasmadi, mengucapkan terima kasih banyak atas adanya program dari pemerintah kabupaten ini, hingga kami manfaatkan dengan sebaik mungkin, seperti untuk bidang ketahanan pangan TPT di Dusun Ploreng, yang merupakan sebagai akses jalan Pertanian, bertujuan supaya tidak terjadi adanya penggerusan tanah, maupun longsor, dengan demikian untuk pencapaian progres sejahtera dan kemakmuran bagi masyarakat ke depan akan tercapai.

Bacaan Lainnya

Semoga di tahun berikutnya Desa Kreteranggon, mendapatkan kembali Dana penyeimbangan non DD dari Pemkab, sehingga bisa melanjutkan kembali infrastruktur secara merata, dan kami ucapkan rasa terima kasih, kepada semua Stakeholder terkait, baik di tingkat Kabupaten, maupun dari tingkat Kecamatan, yang sebagai pengambil kebijakan maupun keputusan, sehingga semua program yang kami harapkan bentuk fisik, bisa terwujud dan terealisasikan, sesuai harapan kita bersama, Jelasnya

Sementara menurut Kasmuri selaku tim pelaksana (Timlak) pada awak media, membenarkan bahwa setelah turunnya surat perintah kerja (SPK) hingga proses pencairan Dana BKKPD, Desa Kreteranggon, telah mengerjakan fisik, pembangunan Tembok Penahan Tanah, dan selesai pengerjaannya sekitar dua mingguan, titik lokasi badan jalan pertanian Dusun Ploreng, dari panjang kegiatan 149m, besar biaya Rp.100 juta, ungkapnya, Sabtu (06/08) lalu.

Pemdes Desa Kreteranggon, sangat bersyukur dan mengucapkan terima kasih banyak, terhadap pemerintah kabupaten, khususnya kepada Bupati Lamongan kerab di sebut Pak Yes, dinas PMD, maupun instansi terkait, atas turunnya program BKKPD, sehingga kami bisa melanjutkan kembali infrastruktur yang ada di Desa, karena mengingat anggaran dari DD prosentasenya sedikit, tidaklah cukup untuk fisik, dikarenakan masih di prioritaskan ke bantuan langsung tunai (BLT).

Lanjutnya, dan telah dilaksanakannya kegiatan pembangunan ini, merupakan hasil musyawarah desa (Musdes) mulai dari BPD, LPMD, RT, RW, dan tokoh masyarakat Desa Kreteranggon, terutama Dusun Ploreng, bahwa program tersebut masuk dalam ketahanan pangan, tentunya sangat bermanfaat di sektor pertanian, yakni guna menstabilkan kondisi struktur tanah biar terhindar dari ancaman longsor di saat musim penghujan tiba, mari saling merawat dan menjaganya, Harapanya

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *