Tampa Alasan Scurity SIG Jadi Korban Pemukulan Oknum Brimob Dan Polri

0
1011

Lampung Selatan,radarbangsa.co.id – Pemuda Perantau asal Desa Kunjir Kecamatan Rajabasa Kabupaten Lampung Selatan Menjadi Korban Pemukulan yang diduga kuat dilakukan oleh Oknum Brimob dan Polri.

Andri Yandi (21) yang di ketahui bekerja sebagai scurity Samudera Intan Gemilang (SIG) di Slipi Kemangisan Jakarta Barat, saat ditemui di rumahnya di desa kunjir kecamatan rajabasa kabupaten lampung selatan menceritakan.bahwa dirinya beserta 9 (sembilan) rekan rekan sesama security sedang berada ditempatnya bekerja hari Rabu sore, pada pukul 15.30 wib.mendengar kerusuhan antara pihak keamanan dengan massa demontrasi aksi 22 mei,yang terjadi di depan tempatnya bekerja.

Pada saat itu ujar pemuda yang akrab disapa yandi,pintu gerbang tempatnya bekerja dalam keadaan terkunci, namun tidak disangka oknum anggota brimob yang berpakaian lengkap serba hitam dan polri membawa tameng bertuliskan Polisi menggedor pintu gerbang tempatnya bekerja agar dibuka.ujarnya.Kamis,(23/05/2019).

Setelah gerbang dibuka ujar yandi.anggota brimob beserta polri langsung main pukul pakai tongkat tampa bertanya terlebih dahulu,

“anggota brimob dan polri menggedor pintu gerbang tempat kami bekerja agar dibuka,setelah dibuka mereka langsung memukul pakai tingkat dan menendang tampa bertanya terlebih dahulu”ujarnya.

Yandi juga menceritakan bahwa dirinya sudah berupa mengatakan kepada anggota brimob tersebut bawa dirinya bukan pendemo melainkan scurity bahkan sudah memperlihatkan ID Card (KTA),namun tidak di hiraukan.tambahnya

Yandi juga menyampaikan bahwa kakak kandung yandi yang bernama Fahrizal yang turut mwnjadi korban pemukulan sampai saat ini belum diketahui keberadaannya.serta rekannya yang bernama Hendri warga masyarakat Desa Banding turut menjadi korban.

“setelah kejadian itu kakak saya Fahrizal sampai saat ini belum diketahui keberadaannya,dan teman saya Hendri mengalami Patah tangan bagian kanan,kepala bocor dan rahang bergeser,”paparnya lagi

Dirinya berharap atas kejadian ini aparat penegak hukum agar jangan main pukul pukul saja tampa bertanya terlebih dahulu,karena dihawatirkan salah sasaran.kesalnya

Atas kejadian ini Yandi mengalami luka bocor Sebanyak 3 (Tiga) buah dengan 9 (sembilan) jahitan dibagian kepala,dan keseleo dibagian tangan.

“kejadian ini sudah saya laporkan dengan komandan scurity saya (Alex) agar dapat segera di laporkan,dan mencari keberadaan kakak kandungnya Fahrizal”tukasnya.(Rizki)

LEAVE A REPLY