Tanam Porang di Lahan Tegakan Hutan Kangean Sumenep, Target 130 Ribu Bibit dan Hasil 500 Ton

  • Whatsapp
Marinus Henga, Asper Kangean Barat Bersama Fathorrahman, Ketua LMDH Wana Jaya Sawahsumur Arjasa Sumenep Jawa Timur. Tanam Porang di Lahan Tegakan Hutan Pangkuan Desa (HPD)

SUMENEP, RadarBangsa.co.id – Penanaman bibit umbi porang yang diprakarsai oleh Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Wana Jaya Sawahsumur Kecamatan Arjasa Sumenep, dibawah binaan Asisten Perhutani (Asper) Kangean Barat. Penanaman umbi porang tersebut memanfaatkan lahan tegakan Hutan Pangkuan Desa (HPD), Perhutani Kangean Barat bersama LMDH Wana Jaya Sawahsumur saat ini telah berhasil menanam sekitar 27.000 (Dua puluh tujuh ribu) bibit umbi porang. Sementara target yang diinginkan penanaman mencapai hingga 80 ribu bibit umbi porang.

Saat ini ada 12 LMDH dibawah binaan Asper Kangean Barat dan Asper Kangean Timur. Jika sejumlah LMDH yang ada tersebut melaksanakan penanaman porang hingga mencapai 130 ribu (Seratus tigapuluh ribu) bibit umbi porang, maka diperkirakan produktifitas hasil per satu kali panen dapat mencapai 500 ton umbi porang secara akumulatif di Kecamatan Arjasa dan Kecamatan Kangayan Kabupaten Sumenep Jawa Timur. Selasa, (11/2/2020).

Read More

Fathorrahman alias Paong wakil ketua LMDH Wana Jaya Desa Sawahsumur Arjasa Sumenep, sekaligus sebagai koordinator penanaman bibit umbi porang wilayah Kangean Barar, kepada media ini menyampaikan bahwa bibit umbi porang yang sudah tertanam saat ini sebanyak 27 ribu bibit, dan ditargetkan 80 ribu bibit umbi porang. Kami (LMDH) bekerjasama dengan Asper Kangean Barat, memanfaat potensi tanaman hutan yang ternyata umbi porang ini banyak tumbuh liar di lahan hutan lindung Perhutani. Anggota LMDH Wana Jaya secara bersama – sama, dan didampingi oleh mantri hutan RPH Sawahsumur mengambil bibit umbi porang di dalam hutan lindung tersebut.

“Jadi bibit umbi porang yang kita tanam adalah bibit lokal. Dari hasil konsultasi kami dengan petani porang di lampung, banyuwangi dan pasuruan, ternyata bibit porang yang tumbuh liat di hutan juga bagus kualiatasnya. Jadi kita tidak perlu beli bibit dari luar,” ungkap Paong wakil ketua LMDH Wana Jaya Sawahsumur.

Marinus, Asisten perhutani (Asper) Kangean barat, kepada media ini membenarkan adanya kegiatan penanaman bibit porang di RPH Sawahsumur BKPH Kangean Barat, lahan Hutan Pangkuan Desa (HPD) Sawahsumur kecamatan Arjasa Kabupaten Sumenep.

“Ya betul, itu LMDH Wana Jaya Desa Sawah sumur merupakan pionir penanaman porang dibawah tegakan bersama Perhutani BKPH Kangean Barat,” jelasnya.

Lebih lanjut Marinus mengatakan bahwa penanaman bibit porang oleh LMDH Wana Jaya bersama perhutani dilakukan di lakasi tanah tegakan hutan Petak 23c luas 4 50 Ha RPH Sawahsumur BKPH Kangean Barat Hutan Pangkuan Desa (HPD) Sawah Sumur Kec Arjasa Kab Sumenep.

“Jumlah LMDH dalam binaan Asper Kangean Barat dan Timur, di Kecamatan Arjasa ada 10 LMDH, dan di Kecamatan Kangayan ada 2 LMDH,” ulasnya.

Lebih lanjut Marinus berharap semua LMDH yang ada di wilayah kerjanya dapat membudidayakan porang semua. Selain komuditas umbi porang, masih ada beberapa komuditas lain yang bisa dibudidayakan, yang juga tumbuh liar di dalam hutan, dan bisa dibudidaya dan dikembangkan.

“Saya yakin komuditas umbi porang ini prospeknya sangat bagus, dan bisa di eksport ke luar Negeri seperti ke Jepang, China dan lainnya,” harap Asper Marinus, putra daerah asal kepulauan Kangean tersebut.

Masih kata Marinus, Dengan adanya penanaman porang dibawah tegakan pohon jati produktif ini, diharapkan hutan menjadi aman, dan anggota LMDH bisa lebih sejahtera. Mereka kita ikat dengan perjanjian kerjasama dalam kegiatannya tersebut.

“Bentuk kerjasama, ada jangka pendek, menengah dan jangka panjang, yaitu apabila jatinya ditebang LMDH dapat bagian 25% dari hasil produksi area yang dikerjasamakan secara akumulatif, mulai dari penanaman, pemeliharaan khususnya keamanan hutan,” pungkasnya.
(ONG)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *