Tangani Pasien Covid-19 Rujukan Bangkalan, Ini yang Dilakukan Dirut RSMZ Sampang

  • Whatsapp
Rumah Sakit dr Muhammad Zyn (RSMZ) Sampang

SAMPANG, RadarBangsa.co.id – Rumah Sakit dr Muhammad Zyn (RSMZ) Sampang Madura Jawa Timur ikut kecipratan menangani pasien rujukan dari Bangkalan

Diketahui Kabupaten Bangkalan merupakan salah satu Daerah yang kenaikan kasus positif Covid-19 nya cukup tinggi secara Nasional

Bacaan Lainnya

Dampaknya Kabupaten Sampang mengeluarkan kebijakan Penyekatan jalan dan Pengetatan Sementara, bahkan gencar melakukan scraning Swab Antigen bagi yang sedang melakukan perjalanan baik dari arah Bangkalan dan sebaliknya

Saat di konfirmasi minggu 13/6 dr Agus Akhmadi sang Direktur membenarkan jika sejumlah pasien Covid-19 rujukan dari Bangkalan sedang di tangani RSMZ
“Tapi banyak juga pasien Covid-19 dari Sampang, saat ini ada sekitar 21 pasien Covid-19 di RSMZ,” ujarnya

Menurut mantan Direktur RS PHC Surabaya itu, pihaknya terutama para Nakes tidak bisa menolak siapapun yang membutuhkan layanan kesehatan, walaupun dengan resiko tertinggi yang berpotensi menular

Ia juga mengaku sudah ada dua Nakes yang terpapar dan menjalani perawatan di RSMZ

Tetapi Nakes yang terpapar tersebut tergolong klasifikasi ringan dan diperkirakan akan segera pulih

Diungkapkan pihaknya sudah melakukan langkah antisipasi untuk melindungi para Nakes dan warga di RSMZ serta meningkatkan kesejahteraannya

Dijelaskan upaya yang dilakukan itu melakukan scranning Swab Antigen secara intens kepada Nakes, mengevaluasi dan mengatur alur pergerakan pengunjung serta pasien Covid-19 dengan penyakit lainnya

Selain itu memastikan tersedianya APD, sedang proses mencari donasi untuk kebutuhan Vitamin dan suplemen para Nakes serta menjalin kemitraan dengan Instalasi Gizi untuk penyediaan minuman sehat (jahe, gula merah dan serray)

Tidak hanya itu peningkatan kesejahteraan terus dilakukan seperti pengajuan insentif Covid- 19 bagi para Nakes

Namun perlu dipahami proses pencairan Rumah Sakit Negeri berbeda dengan Swasta

Kalau di Rumah Sakit Swasta langsung melalui rekening yang bersangkutan sedangkan untuk Rumah Sakit Negeri harus melalui alur dan mekanisme di BPPKAD

Terkait Jasa Pelayanan (Jaspel) pihaknya sudah mencairkan dana yang belum terbayar pada tahun 2020

Untuk tahun 2021 yang belum terpenuhi sudah dilakukan pengajuan dan akan dicairkan secara bertahap

Ditegaskan kembali walaupun menangani pasien Covid-19 rujukan Bangkalan, Ia menjamin masih aman dari cluster Nakes

Tetapi Ia berharap kesadaran masyarakat untuk disiplin menjalankan Prokes menjadi salah satu faktor penting

Dan untuk mewujudkannya perlu Sosialisasi gencar serta tindakan tegas dari institusi terkait, sebab pihak Rumah Sakit hanya berkewajiban memberikan layanan kesehatan.

(Her)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *