Tawon Gung Ngamuk, Serang 2 Warga Muktiharjo Kidul

Dua warga yang kena serangan Tawon Gung (DOK Foto IST)

SEMARANG, Radarbangsa.co.id – Serangan tawon gung terjadi di Kalurahan Muktiharjo Kidul Pedurungan Kota Semarang. Sedikitnya 2 warga menjadi korban sampai harus ditangani medis.

“Benar, dalam beberapa hari terakhir ini terjadi serangan tawon jenis gung, ada 2 warga yang kena. Satu di antaranya ibu-ibu, serangan tawon tersebut bahkan sampai harus ditangani secara medis,” ungkap Ngadiyanto Ketua RW 01 saat dimintai keterangan wartawan / Jurnalis di lokasi, Sabtu (2/7/2022).

Bacaan Lainnya

Ngadiyanto menjelaskan, kejadian pertama insiden ini berlangsung di RT 02 RW 01, pada Sabtu pagi. Ada 2 korban orang dewasa, 1 bapak-bapak atas nama Parno dan 1 orang ibu-ibu atas nama Dwi harus ditangani secara medis.

Disinggung soal penyebab serangan tawon gung, Ngadiyanto menjelaskan kejadian bermula ketika sarang tawon yang menempel di sebelah rumah warga setempat merasa terganggu oleh orang-orang yang lewat dekat sarang tawon.

Merasa terganggu, kelompok tawon tersebut menyerang siapapun yang lewat. padahal jarak sarang tawon dengan jalur lewat hanya 4 sampai 5 meter.

“Dari laporan yang kami terima, awal kejadian karena warga yang hanya lewat tiba-tiba diserang, dari situ tawonnya berhamburan dan malah menyengat warga,” ucapnya.

Warga berharap pihak yang berwenang segera menyelesaikan masalah ini karena sangat meresahkan warga. Banyak warga yang takut jika melewati tempat tesebut dan segera dimusnahkan sebelum ada korban lain lagi apalagi sampai menyerang anak-anak.

Untuk mengantisipasi peristiwa serupa, Ngadiyanto sudah melaporkan ke Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Semarang dan bekerja sama dengan warga setempat untuk melakukan pemusnahan sarang tawon gung di wilayahnya.

Sedangkan untuk pemusnahan di wilayah tersebut direncanakan segera berlangsung pada malam ini oleh Pihak Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Semarang yang sudah dihubungi.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.