Tim PKM Prodi PAP FEB Unesa Latih Guru SMK Kawung 1 Surabaya Susun Modul Berbasis Scientific

  • Whatsapp
elatihan penyusunan modul berbasis scientific bagi guru SMK Kawung 1 Surabaya oleh Tim PKM PAP FEB Unesa via Zoom Meeting

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Pandemi Covid-19 hingga saat ini masih belum berakhir, sehingga memberikan dampak di berbagai sektor yang dirasakan oleh semua kalangan terutama di sektor pendidikan.

Hal tersebut, membuat Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Prodi Pendidikan Administrasi Perkantoran Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Negeri Surabaya (PAP FEB Unesa) bergerak untuk memberikan pelatihan bagi guru-guru SMK Kawung 1 Surabaya.

Bacaan Lainnya

Dengan judul “Pelatihan Penyusunan Modul Berbasis Scientific Bagi Guru SMK Kawung 1 Surabaya”. Pelatihan tersebut dilaksanakan pada (05/8) secara online melalui Zoom Meeting.

Tim PKM FEB Unesa ini beranggotakan 5 orang dengan ketua tim yaitu Novi Trisnawati, beserta anggotanya; Brillian Rosy, Jaka Nugraha, Ruri Nurul Aeni Wulandari, dan Fitriana Rahmawati.

“Kegiatan pelatihan penyusunan modul ini diharapkan dapat mengembangkan kreativitas dan ketrampilan guru SMK Kawung 1 Surabaya. Oleh karena itu, kegiatan PKM ini memberikan pelatihan penyusunan modul berbasis saintifik pada guru SMK Kawung 1 Surabaya,” ujar Novi pada keterangan tertulisnya. Jumat, (12/11/2021).

Pelatihan ini diikuti oleh guru-guru SMK Kawung 1 Surabaya sebanyak 39 guru. Beberapa rangkaian kegiatan pelatihan yaitu pemberian Materi “Hakikat Penyusunan Modul Berbasis Scientific” dan ”Teknik Penyusunan Modul” yang disampaikan oleh Novi Trisnawati.

Materi mengenai “Konsep Pendekatan Scientific” disampaikan oleh Brillian Rosy, dan materi ”Sistematika Penyusunan Modul Berbasis Scientific” disampaikan oleh Jaka Nugraha, setelah itu sesi tanya jawab serta penugasan yang dipandu oleh Fitriana Rahmawati.

“Hasil dari PKM ini yaitu karya guru SMK 1 Kawung berupa modul berbasis scientific. Kegiatan PKM ini merupakan PKM kebijakan Fakultas Ekonomika dan Bisnis Dana PNBP Unesa Tahun 2021,” tutur Novi Trisnawati.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *