Tim PKM Unesa Berikan Pelatihan Manajemen BUMDes

Giat Tim PKM Unesa dalam pelatihan Manajemen BUMDes Sambi, Ringinrejo, Kediri

KEDIRI, RadarBangsa.co.id – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) menjadi salah satu kunci utama dalam menggerakkan perekonomian masyarakat desa. Realitanya, masih banyak BUMDes yang masih kurang optimal dalam pengelolalannya.

Hal tersebut disebabkan oleh banyak faktor, baik dari segi Sumber Daya Manusia (SDM), sistem yang belum didesain secara tepat, bahkan dalam pengelolaan keuangan yang belum professional.

Bacaan Lainnya

Adanya berbagai permasalahn tersebut, menjadi penggerak bagi TIM PKM Unesa yang diketuai oleh Zainur Rahman, untuk memberikan pelatihan pengelolaan manajemen BUMDes di desa Sambi Kec. Ringinrejo, Kab. Kediri yang diikuti oleh para pengurus BUMDes yang berada di Kecamatan Ringinrejo.

Pelatihan yang diselenggarakan di Auditorium milik Desa Sambi ini diikuti kurang lebih 35 peserta yang terdiri dari pengurus dan pengelola BUMDes.

Dalam sambutannya, Zainur menyampaikan bahwa, dengan adanya pelatihan dapat meningkatkan kinerj BUMDes yanga ada di Kecamatan Ringinrejo.

Materi pertama yaitu terkait dengan regulasi terkaait BUMDes yang disamapaikan oleh Sri Setyo Iriani dengan mengulas secara detail terikt aturan dan regulasi, baik dari pendirian sampai pengelolaan secara umum.

Materi kedua, disampaikan oleh Sanaji terkait manajemen risiko. Materi ini diberikan karena sangat minim sekali BUMDes memperhatikan terkait manajemen risiko usaha karena hal ini berdampak terhadap keberlangsngan usaha dan langkah dalam meminimalisasi potensi risiko yang akan terjadi.

Selanjutnya materi terkait manajemen pemasaran disampaikan oleh Anik Lestari yang mengulas tentang pemasaran terkini. Bu Anik, sapaan akrabnya, menyampaikan bahwa, ketika BUMDes memiliki usaha maka sejak awal perlu diklasifikasi jenis usahanya, apakah termasuk dalam usaha jasa, dagang, atau manufaktur. Tentunya dengan klasifikasi tersebut juga berdampak pada strategi pemasaran yang nantinya perlu diaplikasikan dalam berbisnis.

Materi terakhir yaitu, materi tentang manajemen Keuangan yang disampaiakan oleh Dian Anita Nuswantara. Materi yang disampaikan yaitu terkait pencatatan keuangan di era digital.

Bu Dian, sapaan akrabnya, menyampaikan bahwa, “Di era digital kita perlu mengoptimalkan dan memanfaatkan teknologi dalam pengelolaan keuangan bisnis, karena kalau tidak, maka akan sulit bagi pengelolala usaha untuk melihat pergerakan keungan usaha yang dikelolanya,” ucapnya.

Pada sesi terakhir ini, peserta juga diberikan aplikasi yang dapat digunakan dan juga langsung diadakan praktik dalam menggunakan aplikasi tersebut.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *