Tim PKM Unesa Gelar Pelatihan Susun Artikel Ilmiah bagi Guru MGMP Bisnis Pemasaran Surabaya

Tangkapan layar Tim PKM FEB Unesa melatih penyusunan artikel ilmiah bagi guru MGMP Bisnis Pemasaran Kota Surabaya

SURABAYA, RadarBangsaa.co.id – Tim Pengabdian kepada masyarakat (PKM) Program Studi Pendidikan Bisnis/Pendidikan Tata Niaga Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Negeri Surabaya (FEB Unesa) melakukan kegiatan pelatihan kepada guru-guru yang tergabung dalam MGMP Bisnis Pemasaran Kota Surabaya.

Adapun tim dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) terdiri dari dosen dan mahasiswa. Di antaranya adalah Saino (Ketua Tim PKM) dengan anggota Renny Dwijayanti, Finisica Patrikha, dan Novi Marlena yang merupakan dosen FEB Unesa dengan dibantu Krista dan Tiara sebagai perwakilan mahasiswa. Sabtu, (04/9/2021).

Bacaan Lainnya

Judul PKM dalam kegiatan ini adalah ‘Pelatihan Penulisan Artikel Ilmiah untuk Meningkatkan Kompetensi Guru Rumpun Bisnis dan Pemasaran Bidang Keahlian Bisnis Manajemen SMK Kota Surabaya’.

“Kegiatan ini dimulai dari jam 08.00 WIB – selesai, pelatihan dilakukan secara daring dengan media Zoom meeting. Kegiatan diikuti oleh semua guru-guru yang tergabung dalam MGMP BIsnis Pemasaran Kota Surabaya yang diketuai oleh Bambang Heri Sasongko,” ucap Saino pada keterangan tertulisnya. Senin, (04/10/2021).

Sasaran kegiatan ini adalah guru-guru yang akan mengikuti program PPG. Dimana dalam program PPG ada persyaratan yang mewajibkan peserta untuk memiliki artikel ilmiah, khususnya yang berupa jurnal ilmiah. Kegiatan ini bertujuan untuk menambah kemampuan guru bisnis pemasaran dalam menulis artikel ilmiah.

“Menulis artikel ilmiah yang didasarkan dari PBM (Proses Belajar Mengajar) selama di kelas tentu membawa manfaat tersendiri oleh guru. Karena guru bisa menggunakannya sebagai portofolio kenaikan pangkat, disamping hasil dari artikel bisa juga digunakan sebagai bahan evaluasi PBM yang selama ini sudah dilakukan,” tutur Saino.

Saino menambahkan, selama ini fenomena atau problematika yang terjadi pada saat PBM kurang dimanfaatkan oleh guru. Fenomena yang terjadi saat PBM berhubungan dengan hasil belajar, kriteria ketuntasan minimal (KKM), media dan bahan ajar, alat evaluasi dan sebagainya. Fenomena tersebut hendaknya bisa dipotret dan kemudian dituangkan dalam sebuah tulisan ilmiah yang menyajikan data-data saat proses PBM.

Terakhir, besar harapan dari tim PKM agar guru-guru MGMP Bisnis Pemasaran Kota Surabaya dapat mengimplementasikan hasil pelatihan ini dalam penulisan artikel ilmiah di mata pelajaran masing-masing.

“Apalagi sekarang ada program PPG (Pendidikan Profesi Guru) yang diselenggarakan oleh UNESA, dimana salah satu portofolio yang dijadikan sebagai parameter penilaian adalah artikel ilmiah.

“Jadi pelatihan ini bisa dijadikan momen bagi guru-guru untuk lebih giat lagi dalam menuangkan data-data PBM ke dalam artikel ilmiah, karena manfaatnya sangat banyak,” papar Saino.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *