Tokoh dan Warga Daerah Konflik di Sampang, Sambut Hangat Jenazah Pengungsi Jemundo Sidoarjo

  • Whatsapp
Warga dusun Nangkernang Desa Karang Gayam Omben saat mensholati jenazah Anggota Tajul Muluk yang ada di Rusunawa Jemundo [Her/RadarBangsa.co.id]

SAMPANG, RadarBangsa.co.id – Kedatangan jenazah Syafiih disambut hangat oleh Ulama, Tokoh serta masyarakat di dusun Nangkernang Desa Karang Gayam Kecamatan Omben Sampang Madura Jawa Timur

Tidak hanya itu, Ulama, Tokoh, Warga masyarakat setempat yang didampingi Perangkat Desa serta Tim 5 mengawal maupun mengikuti prosesi sholat jenazah dan penguburan jumat dinihari 30/4

Bacaan Lainnya

Informasi yang dihimpun reporter RadarBangsa.co.id, Syafiih meninggal dunia di Pengungsian Rusunawa Puspa Agro Jemundo Sodoarjo pukul 22.00 WIB Kamis (29/4/2021) akibat stroke berat

Kemudian pada pukul 02.30 wib jumat 30/4 jenazah dipulangkan ke dusun Nangkernang Desa Karang Gayam Kecamatan Omben, dan pada 03.20 wib dilakukan proses penguburan

Syafiih merupakan warga dusun Nangkernang Desa Karang Gayam yang mengungsi di Rusunawa Puspa Agro Jemundo Sidoarjo

Saat dikonfirmasi Liasing Officer Bripka Eko Purwanto SH yang selama ini ditugas Kapolres Sampang untuk mendampingi dan menjadi penghubung bagi warga di Pengungsian membenarkan adanya jenazah yang dipulangkan ke Lokasi konflik di Sampang
“Alhamdulilah kondusif dan lancar, Ulama serta Tokoh masyarakat sekitar bahu membahu menyambut jenazah Syafiih,” ujarnya

Saat disinggung biaya jasa Ambulan pemulangan, Ia mengaku mengambil.dari kocek pribadinya

Pasalnya pihak yang berkompeten tidak merespon biaya jasa Ambulan 3,5 juta, padahal jika menelisik kepada SOP Biro Kesra Pemprov Jatim menanggung santunan dan Kesbangpol Provinsi memfasilitasi ambulan serta biaya pemakaman.

(Her)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *