Unjuk Rasa Solidaritas Mahasiswa Aru se-Sorong Raya Menuntut agar Tapol Papua di Bebaskan Tanpa Syarat

  • Whatsapp

SORONG, RadarBangsa.co.id – Mahasiswa yang tergabung dalam Solidaritas Mahasiswa/I Aru se- Sorong Raya menggelar Aksi Demo Damai di depan Kantor Pengadilan Negeri Kelas IB Kota Sorong hari ini Rabu 17 Juni 2020 pukul 09.00 WIT, Mereka menuntut agar 23 Tahanan Politik ( Tapol ) Papua yang ada di Lembaga Pemasyarakatan ( Lapas ) Fak-fak dan 11 Tapol yang ada di Lapas Sorong di bebaskan tanpa.

“ Tuntutan kami hanya satu bahwa Negara harus segera membebaskan 23 tapol yang adal di Lapas Fak-fak dan 11 yang ada di Lapas Sorong yang sedang menjalani hukum atas kasus Makar yang di jerat kepada mereka”. Ungkap Kordinator Aksi, Ipus Pekpekay”.

Read More

Ipus mengatakan bahwa ini adalah bentuk kepedulian dan dukungan dari mahasiswa/I Aru kepada seluruh tapol Papua yang sedang menjalani hukuman.

“ Saudara-saudara kami yang sedang menjalani hukuman hingga pada hari ini adalah korban Rasisme yang terjadi di Papua pada Tahun 2019 mereka bukan pelaku. Jadi mereka harus dibebaskan tanpa syarat. Kami menilai bahwa ini adalah bentuk ketidakadilan Negara dalam menjalankan hukum”.

Di temui usai aksi, Sekretaris Aksi hari ini, Angky Apalem mengatakan bahwa kehadiran mereka di depan kantor Pengadilan Kelas 1B Kota Sorong adalah bentuk dukungan kepada teman-teman tapol Papua yang sedang berada di tahanan.

“Kami merasa bahwa kami adalah bagian dari orang Papua jadi sudah sepantasnya kami bersuara tentang kebenaran dan keadilan bagi orang papua. saudara/I kami yang sekarang ditahan atas jeratan dengan tuduhan kasus makar atas aksi Rasisme yang terjadi di tahun 2019 juga adalah manusia yang butuh keadlian di tanah mereka sendiri”. Ungkap Angky

Angky menambahkan bahwa kejadian aksi demo besar-besaran yang terjadi di tahun 2019 adalah respon yang secara spontan oleh seluruh masyarakat Papua atas ujaran Rasisme terhadap mahasiswa papua.

Jadi teman-teman yang sekarang ditahan adalah korban dan mereka harus dibebaskan tanpa syarat. Hukum harus ditegakkan seadil-adilnya bagi masyarakat Papua. “Jangan hukumnya tajam ke bawah dan tumpul keatas”. Jelas Angky

Setelah melakukan aksi demo damai, para pendemo membubarkan diri dangan aman.

(Aristoteles)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *