Home / BERITA HARI INI / UPTD BPP Kroya Gandeng Camat Dan Koramil Gelar Rakor Pengajuan Program 2019

UPTD BPP Kroya Gandeng Camat Dan Koramil Gelar Rakor Pengajuan Program 2019

INDRAMAYU. Radarbangsa.co.id – Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Balai Penyuluh Pertanian Kecamatan Kroya, pada kamis (6/12/2018) Gandeng Camat dan Koramil 1617 Gabuswetan, mengelar Rapat Koordinasi Pengajuan Program tahun 2019. Di Aula Kantor BBP Kecamatan Kroya di Jalan PU Tanjung Kerta tepatnya di Desa Tanjung Kerta Kecamatan Kroya Kabupaten lndramayu Provinsi Jawa Barat.

Kepala UPTD BPP Kecamatan Kroya, Moc Rois, Mengatakan. Diadakannya Rapat Koordinasi (Rakor) pada Hari ini,dikarenakan Selama saya menjabat sebagai Kepala UPTD BPP, sejak 1 Juni 2018, saya belum pernah melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) untuk membangun menyamakan persepsi antara UPTD,Koordinator BPP, PPL, Camat, KTNA, Gapoktan dan Kelompok Tani. ujarnya,

Menurut,Rois, menjelaskan.Saya katakan Rakor pada Hari ini, tujuannya agar kelompok tani yang ada di kecamatan Kroya kedepannya semoga saja Kelompok Tani Kroya semakin exsis, saya katakan semakin exsis dengan titik nol, manakala Kelompok Tani itu sendiri merubah sikap ke arah yang lebih baik karena pemerintah memberikan Program kepada kita, melalui Dinas Pertanian, UPTD atau BPP, itu semata mata hanya untuk menyuburkan kesejahteraan petani, bukan untuk tujuan Pribadi, dan Bukan untuk Perorangan, juga bukan untuk yang sipatnya Negatip, karena Indramayu Nota Ben dalam hal ini, merupakan lubung padi sektor ketahanan pangan di jawa barat bahkan Nasional.Jelaskan.

Lebih jauh, Rois, mengatakan.pemerintah mempunyai Program yang diberikan kepada Dinas Pertanian, Melalui UPTD BPP dan sasaran Program tersebut untuk siapa. Sasaran Program itu bukan untuk siapa siapa, tapi Program bantuan itu untuk Petani diberikan melalui kelompok tani, maka dari itu, saya harap sesuatu yang berkaitan dengan kelompok tani dimohon agar melalui Prosedur, karena bantuan itu penuh dengan Resiko, terutama Resiko Pertanggungjawaban, entah secara Admintrasi maupun Penerapannya.ucapnya,

Rois, Menambahkan.Tolong Hormati Keberadaannya Kantor BPP. kami disini bisa bertidak keras bertindak tegas, apa salahnya kalau kami coret semua, itu kewenangan saya, kalau memang harus main tangan kasar,tapi kami juga manusiawi karena program itu harus diserap dan diturunkan kepada kelompok tani untuk Petani, tapi tolong tempuh secara Prosedural dan benar, kami disini Lembaga Resmi Pemerintah, Sk Saya Sk Bupati. kalau memang tidak menyukai keberadaan saya, silakan cabut ke kabupaten, yang namanya saya pegawai negeri dimanapun SK itu ditempatkan saya akan saya jalankan. tandasnya.

Pada Waktu yang sama, Peltu D.Sudarno. Mengatakan. saya ada disini mewakili Danramil, karena beliau sedang tugas di Kodim dan beliau minta maaf pada hari ini tidak dapat hadir, Danramil berpesan kepada saya, meminta kepada Gapoktan dan KTNA untuk kerjasamanya yang baik, agar setiap ada kegiatan maupun turun bantuan dari pemerintah supaya memberikan informasinya,agar kami sebagai pendamping dapat mengawasi dan tahu jalan nya bantuan dari pemerintah, seperti bantuan Benih maupun Bantuan Alsintan.

Oleh karenanya Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa TNI Khususnya Kodim lndramayu selalu membantu pemeritah di sektor pertanian, dan terus berupaya meningkatkan produksi pangan melalui Upaya Khusus (UPSUS) tiga komoditas utama yaitu padi, jagung dan kedelai (pajale). secara maksimal untuk mensukseskan program pertanian yang berdaulat.

Sudarno, menambahkan. Untuk saat ini Allhamdulilah pembina baik belum dapat teguran atau tidak ada hal hal yang jelek, dan bila ada rekan Pembina yang mungkin agak ginih tolong agar disampaikan ke kantor tapi saya rasa rekan pembina baik, karena itu akan bermanfaat di kemudian hari, siapa tahu pa pembina itu mencalonkan diri jadi kuwu. Kalau kurang baik tidak terpilih,tapi inza Allah kalau baik akan terpilih seperti contoh di gabuskulon, mungkin karena dia baik jadi terpilih.dan saya ucapkan terimakasih, mudah mudahan Rakor ini dapat bermanpaat untuk Petani, tegasnya.

Sementara, Camat Kecamatan Kroya, Haryono. Mengatakan. sebelum saya berangkat rapat saya Kontak langsung kepada Kepala Dinas, Pa H.Takmid, untuk minta ijin mau rapat dengan kelompok tani Kroya, kata Pa Kadis ‘’Bagus” karena saya ingin minta masukan dari Pa Kadis,apa saja pesanan untuk kelompok tani Kroya, pokonya kabarnya enak. Ujarnya.

Haryono. Mengatakan Pembentukan kelompok tani itu di dasari oleh rasa semangat dan untuk mencipkan masyarakat sejahtera karena di bentukya Kelompok tani berdasarkan masyarakat juga diharapkan kelompok tani setiap mendapatkan bantuan harus laporan kepada kuwu karena kelompok tani setiap membuat pengajuan minta tanda tangan kepada kuwu. Tuturnya.

Lebih Lanjut lagi, Haryono, menjelaskan, pada waktu yang lalu saya kedatangan tamu dari dinas pertanian,dari bagian Hortikultura, menanyakan ada kendala apa, bantuan bibit tidak cair, ternyata setelah diselusuri ada miss komunikasi akhirnya bantuan tersebut di batalkan. Jelasnya.

Haryono, menambahkan. Saya dapat laporan, bahwa Pembagian bantuan bibit padi tidak rata, akhirnya tadi saya telepon ke pa H,Takmid, kata Pa H.Takmid tolong dibuatkan laporannya yang belum mendapatkan dan besok saya dan kepala BPP di tunggu oleh kepala dinas untuk mengambil program tahun 2019. Pungkasnya.

Pada Kesempatan yang sama. Ketua PK Golkar Kecamatan Kroya, Kasdi Dewa, mengatakan pada tahun 2006 kecamatan Kroya di blacklist, bantuan apa pun di OF dan baru dapat berangkat lagi pada tahun 2008, Allhamdulilah padaTahun 2014 kelompok tani Sri Mulya dapat kepercayaan dari jawa barat untuk mewakili lomba di Makasar, dalam Lomba tersebut kelompok tani Sri Mulya mendapatkan Juara peringkat 3 nasional di perlombaan kedele (Pajale) terpadu, Namun disayangkan kelompok tani Sri Mulya sudah mewakili Jawa Barat dan menjadi Juara Peringkat ke 3 Nasional dalam SIMLUHTAN namanya di Rubah menjadi Kelompok tani Tani Mulya. apa dasarnya perubahan tersebut. tuturnya,

Kasdi, mengungkapkan. Carut marutnya di Kecamatan kroya tolong jangan menyalahkan perorangan, karena salahnya Sistem yang ada di Kroya, untuk kedepan usahakan ada pementaan terhadap kelompok tani agar di Kroya tidak buming terus, tolong supaya di pisah Pioritasnya, antara Kelompok Tani Hamparan dan Kelompok tani Hutan, salah satu contohnya seperti bantuan Benih padi, Inpari itu untuk Kelompok Tani Hamparan dan Benih padi lnpago untuk Kelompok tani Hutan, ungkapnya.

Kasdi. Menambahkan. Kelompok Tani itu ada Klasifikasi Nya yaitu, Kelompok pemula, Kelompok Lanjut, Kelompok Madya dan Kelompok Utama, diharapkan dalam penyaluran bantuan dilihat dulu, jangan asal asalan memberikan bantuan.jelasnya.

Koordinator BPP Kecamatan Kroya, Ali Sadikin, menjelaskan. Penyuluh itu Garda satu di Pertanian dan di akui oleh Kementerian Pertanian.maka itu di mohon setiap ada kegiatan tolong Penyuluh dilibatkan,karena penyuluh dibayar oleh Negara untuk membantu petani.tututpnya. (Jayas)

Check Also

Kembali Terjadi Tanah Longsor Di Wilayah Kabupaten Pacitan

Pacitan, Radarbangsa.co.id –Hujan dengan intensitas tinggi menguyur beberapa wilayah di Kabupaten Pacitan mulai sore hari, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *