Usai Dikukuhkan di WEGO Lamongan, Tim Baret Rescue NasDem Kab. Kediri Gelar Fogging di Paron

Baret Rescue NasDem Kabupaten Kediri sedang melakukan fogging di Desa Paron

KEDIRI, RadarBangsa.co.id – Sehari setelah dikukuh oleh Ketua Umum Garda Pemuda NasDem, Prananda Surya Paloh di Bumi Perkemahan WEGO Lamongan, tim Baret Rescue langsung beraksi untuk melakukan fogging di seluruh Desa Paron, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Sabtu, 12 Maret 2022.

Hal dilaksanakan lantaran ada keluhan dari Kepala Desa Paron, Buyung Wicaksono, terkait mewabahnya penyakit demam berdarah dengue (DBD), dan meminta DPD Partai NasDem Kabupaten Kediri untuk melakukan fogging.

Bacaan Lainnya
Do’a bersama sebelum dimulai kegiatan fogging di Desa Paron

Pelaksanaan fogging di Desa Paron ini dipimpin langsung oleh Anggota Fraksi Partai NasDem DPRD Kabupaten Kediri, Khusnul Arif, S.Sos, bersama Kepala Desa Paron, Buyung Wicaksono dan perangkat desanya, Bidan Desa serta tim dari Puskesmas Ngasem.

Anggota Fraksi Partai NasDem DPRD Kabupaten Kediri, Khusnul Arif, S.Sos saat diwawancarai awak media

Wakil Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Kediri, Khusnul Arif, S.Sos, dikonfirmasi mengatakan, pada kegiatan fogging di Desa Paron ini pihaknya menerjunkan satu tim Baret Rescue untuk mengoperasikan dua mesin fogging, untuk keliling door to door membasmi nyamuk Aedes Aegypti yang menjadi penyebab DBD.

“Partai NasDem berupaya membantu warga masyarakat untuk mencegah penyebaran wabah demam berdarah dan pemberantasan nyamuk Aedes Aegypti dengan melakukan fogging. Kegiatan fogging ini dilakukan secara gratis tanpa dipungut biaya sama sekali,” kata anggota dewan yang akrab disapa Mas Pipin ini.

Kades Paron, Buyung Wicaksono saat diwawancarai awak media

Sementara itu, Kepala Desa Paron, Buyung Wicaksono mengucapkan terima kasih atas kepedulian dari Partai NasDem yang menerjunkan Baret Rescue untuk melaksanakan kegiatan fogging di desa tercintanya.

“Beberapa waktu lalu, sebanyak delapan warga dari 2.300 jiwa penduduk Desa Paron ini terjangkit demam berdarah, sehingga saya meminta bantuan kepada Partai NasDem Kabupaten Kediri untuk dilakukan fogging sebagai langkah untuk mencegah penyebaran wabah demam berdarah agar tidak semakin meluas,” katanya.

Masih menurut Kades Buyung Wicaksono, pelaksanaan fogging yang diawali dari Perumahan Canda Bhirawa Asri mulai RT 21, 22 dan 23 ini selanjutnya berkeliling door to door ke seluruh warga Desa Paron.

“Delapan warga yang terjangkit demam berdarah ini rata-rata masih berusia anak-anak, berasal warga dari RT 03, 08 dan RT 12, paling banyak di RT 03 dan RT 08,” imbuhnya.

Laste Menanti, tim dari UPTD Puskesmas Ngasem didampingi Bidan Desa Paron, Indah Rahayu dan Kades Buyung Wicaksono

Ungkapan terima kasih kepada Partai NasDem juga disampaikan Kordinator Pengolah Demam Berdarah Puskesmas Ngasem, Laste Menanti, karena selama ini puskesmas sangat kewalahan untuk melakukan fogging sendiri.

“Hampir seluruh desa di Kecamatan Ngasem ini ada yang terjangkit demam berdarah. Sejauh ini dari pihak puskesmas melakukan pembinaan kader jumantik minimal satu tahun sekali merefresh ilmunya. Sedangkan untuk melakukan fogging, kami terkendala dengan keterbatasan anggaran dan tenaga. Alhamdulillah ada bantuan dari Partai NasDem untuk fogging,” ucap Laste.

Mas Pipin meminpin kegiatan fogging di Desa Paron

Hal senada juga diungkapkan Bidan Desa Paron, Indah Rahayu, untuk kegiatan Kader Jumantik sudah bekerja maksimal. Namun ternyata masih ada kasus demam berdarah mencapai delapan warga, maka dari itu sangat dibutuhkan untuk dilakukan fogging.

“Upaya yang dilakukan pembasmi sarang nyamuk sudah dilaksanakan dan angka bebas jentik sudah bagus mencapai 85 persen, tapi karena cuaca seperti ini, kasus demam berdarah terus muncul di Desa Paron. Semoga setelah dilakukan fogging dari Partai NasDem ini, kasus DB sudah tidak ada lagi. Dan Alhamdulillah, 8 warga yang terkena DB saat ini semuanya sudah sehat kembali,” ungkap Indah.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.