Wabup Pasuruan : Pemdes Harus Lebih Mandiri Siapkan Tenaga Administrasi dalam Percepatan Vaksinasi

(Tengah) Wakil Bupati Pasuruan, Mujib Imron dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Upaya Percepatan Vaksinasi yang di Command Center Pemerintah Kabupaten Pasuruan hari ini, Senin (18/10/2021

PASURUAN, RadarBangsa.co.id – Agar pelaksanaan vaksinasi kolaborasi di Kabupaten Pasuruan sesuai target, Pemerintah Desa harus benar-benar mempersiapkannya dengan optimal. Pernyataan itu disampaikan Wakil Bupati Pasuruan, Mujib Imron dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Upaya Percepatan Vaksinasi yang di Command Center Pemerintah Kabupaten Pasuruan hari ini, Senin (18/10/2021.

Semua persiapan vaksinasi harus dilakukan dengan perencanaan yang tepat. Baik dari sisi pemenuhan tenaga administrasi maupun tim IT untuk membantu proses pendaftarannya. Harapannya, agenda vaksinasi dapat terlaksana sesuai target yang telah ditentukan sebelumnya.

Bacaan Lainnya

“Kami berharap, percepatan vaksinasi kolaborasi ini ada target. Minggu ini kita harus dapat berapa, minggu depan harus dapat berapa. Karena sekarang masih sekitar 36 persen Jadi targetnya harus ada. Sehingga dari data yang disampaikan Kadinkes tadi, kita dapat merencanakan. Sehari itu kita harus berapa capaian vaksinasi”, pintanya.

Gus Mujib demikian biasanya Pengasuh Pondok Pesantren Al Yasini tersebut disapa juga menginstruksikan kepada seluruh pimpinan wilayah agar melakukan pemantauan dan monitoring. Memastikan agar semua lini berperan maksimal dalam setiap tahapan vaksinasi.

“Pak Camat kami minta mengawal betul, bagaimana Kades dan semua perangkatnya juga terus siap dengan persiapannya. Termasuk tenaga IT nya untuk pendaftaran vaksinasi. Kalau kurang tenaga administrasinya, bisa minta tolong kepada Kepsek baik Sekolah Dasar dan SMP. Jadi Desa harus mandiri menyiapkan tenaga administrasinya, sehingga dari Puskesmas itu bisa fokus terhadap vaksinasinya”, ajak Gus Mujib.

Wakil Bupati menambahkan, baik Kepala Dinas Pendidikan maupun Kepala Kementerian Agama Kabupaten Pasuruan harus memastikan bahwa jika semisal masih ada tenaga guru dan siswa yang belum vaksin, maka dapat segera disampaikan datanya. Dengan demikian, lembaga pendidikan baik sekolah negeri maupun swasta dapat lebih pro aktif di dalam memberikan data sekaligus merencanakan vaksinasi kolaborasi.

“Capaian vaksinasi lansia perlu ditingkatkan lagi. Pak Camat, Kades dan Lurah, data-data seharusnya sudah ada. Mohon dipersiapkan, jadi di setiap Desa, jumlah lansianya berapa. Sehingga pada saat ada vaksinasi, Kepala Desa harus bisa menghadirkan mereka semuanya. Juga capaian vaksiansi dengan sasaran ibu hamil. Mohon bisa dilakukan kolaborasi yang benar-benar maksimal”, tandas Gus Mujib.

Hadir dalam forum rapat koordinasi yang digelar secara video conference tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Pasuruan Anang Syaiful Wijaya, Asisten Pemerintahan dan Kesra Rahmat Syarifuddin dan Plt Asisten Perekonomian dan Pembangunan Agus Hari Wibawa. Berikut Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Pasuruan, diantaranya Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pasuruan dr Ani Latifah dan beberapa Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Tidak terkecuali seluruh Camat, Danramil, Kapolsek, Kepala Puskesmas dan Kepala Desa.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *