Wahana Bianglala di Alun-alun kota Lamongan aktif Lagi

Wahana Bianglala di Alun-alun kota Lamongan dibuka kembali. Jum'at (01/04).

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Wahana bianglala di Alun-alun kota Lamongan kini dioperasi kembali.

Bianglala, nama wahana kincir ria, yang dioperasikan sejak 1985. Namun istilah “bianglala” sudah melekat dengan sebutan bagi wahana kincir ria di Indonesia.

Bacaan Lainnya

Kasi Ruang Hijau Terbuka Dinas Lingkungan Hidup Yenny Larasati saat dikonfirmasi, mengatakan, ” Pihaknya membenarkan bahwa Wahana bianglala di Alun-alun kota Lamongan kini dioperasi kembali.

“Iya benar, tadi sore hari Jum’at (01/04) pukul 16.30 WIB atau sore hari bianglala telah dibuka kembali.

Saat ditanya soal persiapan (prepare) sebelum bianglala dioprasikan kembali, kata Yenny, untuk prepare mulai dari perbaikan dinamo, pergantian accu baru.

Juga pembersihan gondola dan kelistrikan. Hal ini untuk mencegah resiko yang tidak diinginkan kita semua.

Selain itu, untuk perbaikan lampu sekitar bianglala terus dilakukan, yakni untuk menambah penerangan pada malam hari,” kata Yenny.

Pada kesempatan ini Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lamongan Anag Taufik menegaskan, setelah pandemi bianglala sempat dibuka dengan kebijakan Pemerintah Kabupaten Lamongan PPKM Level I.

Namun, setelah itu PPKM sempat meledak lagi kemudian kita tutup kembali. Sekarang dengan kebijakan pemerintah yang sudah ada kelonggaran.

Ini juga sesuai dengan apa yang diijinkan oleh bapak Bupati Lamongan Yuhronur Efendi untuk menyemarakan bulan suci Ramadhan, supaya wahana ini juga bisa dirasakan oleh masyarakat.

Meski demikian, disebutkan oleh Anang, memang sekarang ada kelonggaran, tetapi bagaimanapun pengunjung tetap harus mematuhi protokol kesehatan (prokes), dan wajib scan barcode pada aplikasi peduli lindungi pun kita jalankan.

Saat ini masih kita gratiskan nanti sampai kapan, karena memang perarturan daerahnya (Perda) sudah ada, cuma digratiskan nanti sampai, satu, dua, tiga minggu ataupun pada bulan Ramdhan ini digratiskan. Nanti menyesuaikan dengan situasi dan kondisi,” ujar Anang.

Wahana bianglala ini dengan ansuransi semua demi masyarakat, disitu nanti juga sebagai antisipasi. mudah-mudahan untuk antisipasi saja saja dan tidak ada musibah.

Sebelumnya, bianglala ini diserahkan ke pihak DLH sendiri baru 1 tahun, saat pandemi. Untuk preparenya sebelum kita coba kita lakukan perawatan, dan hal-hal yang bersifat teknis harus kita antisipasi.

Untuk personil operator bianglala dipilih dengan proses seleksi, karena tidak semua orang bisa memainkan (operasikan) itu, ada skill (keahlian) tertentu yang dimiliki dalam mengoperasikan bianglala.

Lebih lanjut, selama bulan suci Ramadhan Bianglala dibuka mulai pukul 4.00 WIB – 17.30 WIB buat acara ngabuburit jelang berbuka puasa. Kemudian, setelah sholat tarawih dibuka lagi sampai pukul 21.30 WIB

Sementara kalau nanti saat ada hujan atau gerimis, mohon maaf bianglala akan kita hentikan untuk antisipasi sebagai safety (keamanan). Didepan pintu masuk juga sudah tertulis apa yang menjadi himbauan sebagai SOP pengunjung.

Anang menambahkan, dipersilahkan bagi warga masyarakat Lamongan yang rindu akan bianglala kini kembali beroperasi dengan ketentuan jadwal yang sudah ditentuhkan dan kita gratiskan bulannRamdhan ini.

Diketahui, hari ini, sore ini tadi saya sempat melihat itu juga hampir mendekati 100 orang pengunjung yang sudah mencoba. Padahal kita buka pukul 16.30 WIB,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *