Wakil Bupati Pasuruan Kunjungi Lokasi Ledakan, Pemkab akan Segera Perbaiki Rumah Warga Terdampak

  • Whatsapp
Wakil Bupati Pasuruan, KH Abdul Mujib Imron saat kunjungi lokasi kejadian

PASURUAN, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Pasuruan masih menghitung besaran anggaran yang akan digunakan untuk merehab puluhan rumah warga Dusun Macan Putih, Desa Pekangkungan, Kecamatan Gondangwetan yang rusak akibat ledakan bom, Sabtu (11/09/2021) pagi.

Wakil Bupati Pasuruan, KH Abdul Mujib Imron (Gus Mujib) mengatakan, sampai saat ini, assesment masih dilakukan sampai menyeluruh. Dalam artian, tidak ada satu rumah yang harusnya mendapat prioritas rehab, namun tak terhitung.

Bacaan Lainnya

“Jangan sampai ada yang tertinggal satu pun. Karena sampai sekarang masih kita hitung nilai kerusakan dan bantuan yang bisa digunakan untuk merehab rumah warga terdampak bom di Gondangwetan,” kata Gus Mujib, di sela-sela kunjungan ke TKP (Tempat Kejadian Perkara), Senin (12/09/2021) siang.

Hanya saja, assesment yang dilakukan tidak berlaku untuk rumah yang dimiliki oleh pelaku yang meninggal di hari kejadian, yakni Abdul Hofar (43) dan ayah kandungnya, Mat Sodiq. Kata Gus Mujib, Pemkab Pasuruan tidak dapat mengalokasikan anggaran untuk merehab rumah pelaku, lantaran dari kepolisian menerangkan bahwa pelaku yang juga korban meninggal telah melakukan perbuatan melanggar hukum.

” Untuk merehab rumah pelaku, Pemkab Pasuruan tidak bisa masuk ke sana, karena menurut kepolisian, pelaku telah melakukan perbuatan melanggar hukum. Jadi yang kami assesment hanya rumah warga terdampak,” jelasnya.

Assesment yang dilakukan diharapkan bisa cepat selesai, sehingga tak butuh waktu lama untuk bisa memperbaiki rumah warga yang rusak akibat ledakan low explosive tersebut. Dijelaskan Gus Mujib, mengenai besaran anggaran yang dikeluarkan, akan bisa diketahui setelah assesment selesai dilakukan.

“Saya ditugasi Pak Bupati untuk bisa melihat kondisi warga sekaligus bagaimana tingkat kerusakannya. Untuk rumah terdampak akan kami perbaiki melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman. Untuk sementara ada 20 rumah plus tambah 1 musholla. Kalau assesmentnya selesai, maka bisa kita ketahui berapa besaran anggaran yang harus kami keluarkan,” ucapnya.

Sementara itu, selain melihat kondisi warga pasca kejadian, Gus Mujib bersama Kapolres Pasuruan Kota, AKBP Arman dan Dandim 0819 Pasuruan, Letkol Inf Nyarman juga menyerahkan bantuan sembako kepada warga terdampak.

Dengan bantuan tersebut, setidaknya bisa meringankan beban warga yang sedang dilanda kesusahan ini.

“Kita berharap tidak terjadi lagi seperti ini. Bantuan sembako yang kami berikan semoga bisa bermanfaat untuk kebutuhan selama beberapa hari ke depan,” tutupnya.

Tak selesai sampai di situ, Gus Mujib juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh warga, anggota Forpimka Gondangwetan hingga para petugas kesehatan dari Puskesmas Gondangwetan yang membantu mengevakuasi warga maupun memberikan bantuan medis untuk warga terdampak ledakan.

“Terima kasih saya sampaikan kepada nakes dari Puskesmas yang sudha tanggap. Begitu juga dari Forpimka yang bertindak cepat dan warga yang membantu menangani warga yang terluka akibat terkena serpihan ledakan,” tutupnya.

(***/)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *