Warga Menuntut, Gedung Ex Pendopo Desa Dadaprejo Segera Dibangun

  • Whatsapp

KOTA BATU, RadarBangsa.co.id – Pembongkaran gedung Ex Pendopo Balai Desa Dadaprejo yang berada diatas lahan, 3000 M2, yang berlokasi di RT.01/RW.01 Kelurahan Dadaprejo Kecamatan Junrejo Kota Batu, yang dibangun pada tahun 1982, saat itu, tanah dan gedung Pendopo adalah milik aset desa Dadaprejo Kecamatan Junrejo kota Batu. Dan pada saat ini sudah berubah menjadi Kelurahan Dadaprejo, sejak diputuskan pada 21 Nopember 2010, aset desa Dadaprejo menjadi milik aset Pemkot Batu.

Dibongkarnya, bangunan Pendopo Dadarejo, atas dasar permintaan warga Dadaprejo, dengan cara dilakukan kerjabakti bersama pada hari Minggu,(12/1/2020), dasar alasan pembongkaran, disebabkan kondisi bangunan Pendopo yang sering digunakan warga buntuk kegiatan Pos Yandu, Pengajian, atau kegiatan lain, sangat mengkawatirkan pada masyarakat yang akan melaksanakan aktivitas di Pendopo tersebut.

Read More

“Bahkan banyak terdapat plafon atap asbes atau kayu usuk maupun reng sudah keropos. Hal ini yang menjadi dasar alasan masyarakat untuk dilakukan pembongkaran total. Atas dasar ijin maupun persetujuan Pemkot Batu berdasarkan pengajuan dari pihak Kelurahan Dadaprejo, diteruskan oleh Kecamatan Junrejo,akhirnya pembongkaran sudah bisa dilaksanakan,”terang Lurah Dadaprejo, M.Rizal Firdaus.R, Selasa (14/1/2020) ketika dikonfirmasi Radar Bangsa.

Dikatakan oleh M.Rizal, untuk meluruskan opini yang berkembang di masyarakat Dadaprejo, terkait pembongkaran Ex Pendopo Dadaprejo, bangunan dan tanah yang dulunya milik aset desa Dadarejo, dan sekarang sudah masuk milik aset pemkot Batu. “Maka pembokaran itu harus tetap dilaksanakan. Karena dengan kondisi yang sudah sangat membahayakan,”paparnya.

Sedangkan sebelum dilakukan pembongkaran, Kelurahan Dadaprejo, pada Musrenbang 2018, pernah mengajukan renovasi pada Pemkot Batu, dan sempat keluar daftar penggunaan anggaran(DPA). Akan tetapi, pada dpa itu sempat dihapus atau dibatalkan pencairanya oleh Pemkot Batu,”jelas Lurah Dadaprejo M.Rizal. Hingga menginjak tahun 2019, pada pembahasan musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang), juga sudah diusulkan ke Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bapepeda) Batu, namun pihak Pemkot Batu masih belum merealisasikan hingga sampai saat ini,”ujarnya.

Disisi lain, Camat Junrejo Arif Ardiansyah menambahkan, adanya dinamika masyarakat Kelurahan Dadaprejo dengan jumlah penduduk 6.536 jiwa, dan sumberkehidupan keseharianya, seperti wilayah Karangmloko sentral pertukangan, warga Bumiasri Pegawai,PNS, sedangkan wilayah areng-areng banyak yang buka barang dan jasa.

Maka,nurut Camat Junrejo, dengan kondisi peningkatan pertumbuhan penduduk maupun perekonomian, seyogyanya Pemkot Batu harus melakukan kajian lebih spesifik lagi pada wilayah Kelurahan Dadaprejo sebagai wilayah pintu masuk ke kota Batu. Harapan Arif Ardiansyah, adanya pembongkaran bekas gedung balai desa Dadarejo yang sudah tidak layak atau membahayakan masyarakat, tidak serta merta pembongkaran itu menghilangkan bukti aset daerah tidak, “tetapi hal ini bagiqn aset pemkot Batu,tetap sebagai pencatat aset daerah maupun pengawasanya pula. Masalah ini, kiranya sangat tepat untuk dilakukan pembongkaran,”tuturnya.

Sedangkan, rencana kedepan, jika Pemkot Batu merekomendasi pembangunan Pendopo kembali di tanah bekas kantor desa Dadarejo, maka pihak masyarakat Dadarejo, mengusulkan agar dibangun tempat display hasil UMKM masyarakat Dadaprejo. Disampaikan oleh Camat Junrejo, karena masyarakat Dadaprejo banyak mempunyai produk unggulan dan hasil kerajinan yang sangat layak untuk dijual.

“Seperti hasil tanaman bunga anggrek yang sudah berhasil menjuarai kontes bunga anggrek tingkat nasional, ditambahkan lagi hasil produksi kerajinan alat rumah tangga melalui binaan UMKM dikelurahan Dadaprejo. Mengacu dengan hal ini, Kelurahan Dadarejo bersama Kecamatan Junrejo, akan tetap mengusulkan lagi pada Pemkot Batu, agar apa yang dikehendaki masyarakat Dadarejo, agar bisa terwujud pembagunan gedung Pendopo Dadaprejo sebagai wadah maupun display hasil produksi UMKM. Jika program ini benar-benar direalisasikan, maka secara otomatis hasil UMKM dan perekononian serta kesejahterahan masyarakat Dadarejo akan meningkat pula,”singkat Camat Junrejo. (HR)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *