Warga Pucangro ungkap syukur dengan Walimatul haul

- Redaksi

Rabu, 20 November 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Rabu Wage malam Kamis Kliwon tahun 1441 H, masyarakat Desa Pucangro, Kalitengah, Lamongan menggelar upacara ritual sedekah Bumi bernama Walimatul Haul.

Kepada wartawan Radarbangsa, Zuly Kuswamanto merinci proses yang ditempuh warga menyambut upacara khas masyarakat Jawa ini “Jadi sekitar sebulan lebih warga Pucangro sudah saling bahu membahu. Mereka saling kerjasama mempersiapkan segala kebutuhan yang diperlukan seperti membangun tenda, mempersiapkan alat masak hingga bahan masakan yang di butuhkan. Bahan dan alat kebutuhan tersebut awalnya didapat dari partisipasi warga yang sukarela mengumpulkan uang hingga mencapai angka Rp 45.000.000,- ” ujar lelaki yang dipercaya menjadi kepala desa Pucangro untuk kedua kalinya itu.

Upacara ritual tahunan yang dilangsungkan di lapangan desa itu, dimulai dengan penyembelihan binatang kurban berupa seekor sapi jantan. Setelah disembelih, daging kurban dimasak di tenda yang disediakan panitia.

Sejak sore pada Rabu wage (20/11) selain mempersiapkan kebutuhan acara menyiapkan tempat dan suguhan. Nampak warga berduyun-duyun melakukan tadisi yang bagi masyarakat Jawa dikenal dengan ruwahan, diwujudkan dengan berziarah kepusara orang tua yang telah mendahului ke alam barzah. Warga membersihkan rumput yang mulai meninggi menutupi area pemakaman serta berkirim doa.

Ba’da Isyak sekitar pukul 19:01 masyarakat Pucangro lintas usia berkumpul ke lokasi sedekah bumi. Mereka khusuk membaca Yasin dan tahlil do’a bersama bagi keselamatan desa dan seluruh warganya. Acara inti disempurnakan dengan pengajian yang disampaikan oleh K.H Abdul Latif dari Gresik.

Sedekah bumi ini juga dihadiri Sekretaris daerah Lamongan, Yuhronur Efendi yang oleh dipersilahkan memberikan sambutan. Dalam kesempatan itu Yuhronur menyampaikan bahwa hampir desa-desa di Kabupaten Lamongan memiliki tradisi yang difungsikan secara turun temurun sebagai perekat kerukunan antar warga, salah satunya adalah sedekah bumi.
“Keragaman tradisi di wilayah Lamongan, salah di Desa Pucangro ini, bukanlah suatu persoalan yang perlu diperdebatkan, melainkan sebuah berkah yang harus disyukuri. Hal ini membuktikan bahwa masyarakat Lamongan merupakan masyarakat yang berbudaya dan terhubung dengan tradisi leluhur. Semoga dengan pelaksanaan sedekah bumi, masyarakat Pucangro diberi keberkahan lahir batin ” harapnya

Sekitar pukul 00:00 ritual sedekah bumi Desa Pucangro tahun ini diakhiri, dilanjutkan dengan acara ramah tamah, antara kepala desa, Kyai dan masyarakat Pucangro. (JK)

Lainnya:

Berita Terkait

Pelayanan Publik Dipertaruhkan, Personel Polsek Tikung Jalani Tes Kesehatan
UMKM Banyuwangi Dapat HKI Murah, Produk Makin Aman
Sumur Bor Kementan Bikin Panen Banyuwangi Meledak
Banyuwangi Disorot Nasional, Sabet Penghargaan Ekosistem Halal dari UB
Sekda Malang Dorong Dharma Wanita Perkuat SDM dan Pelayanan
Bupati Malang Sidak RSUD Kanjuruhan, Antrean Obat Jadi Sorotan
Menaker Alarm Bahaya Global, Buruh dan Pengusaha Diminta Bersatu
Kemnaker Buka Akses Kerja Mantan Napi, Dorong Dunia Kerja Inklusif
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 10:22 WIB

Pelayanan Publik Dipertaruhkan, Personel Polsek Tikung Jalani Tes Kesehatan

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:20 WIB

UMKM Banyuwangi Dapat HKI Murah, Produk Makin Aman

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:14 WIB

Sumur Bor Kementan Bikin Panen Banyuwangi Meledak

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:09 WIB

Banyuwangi Disorot Nasional, Sabet Penghargaan Ekosistem Halal dari UB

Jumat, 8 Mei 2026 - 07:54 WIB

Bupati Malang Sidak RSUD Kanjuruhan, Antrean Obat Jadi Sorotan

Berita Terbaru

Bupati Banyuwangi menyerahkan surat rekomendasi HKI kepada pelaku UMKM saat program Bunga Desa di Balai Desa Kaotan, Kamis (7/5/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Pemerintahan

UMKM Banyuwangi Dapat HKI Murah, Produk Makin Aman

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:20 WIB

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani meresmikan rumah pompa dan sumur bor bantuan Kementan di Desa Kaotan, Kamis (7/5/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Pemerintahan

Sumur Bor Kementan Bikin Panen Banyuwangi Meledak

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:14 WIB