Warga Sabuntan Sumenep Beberkan Kecurangan Pilkades 2019

  • Whatsapp

SUMENEP, RadarBangsa.co.id – Pasca pemilihan kepala Desa (Pilkades) serentak 14 November 2019 lalu, di Desa Sabuntan Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep Jawa Timur, hingga saat ini masih menyisakan persoalan. Ada sekira 65% warga Desa Sabuntan merasa hak politiknya dirampas. Karena sebab itu sejumlah dugaan kecurangan yang dilakukan secara masif dan terstruktur yang menciderai hak demokrasi seribu lebih warga Desa Pulau Sabuntan, tidak bisa menyalurkan hak pilihnya. Oleh karena itu disampaikan secara interaktif (langsung) dalam Hearing atau Rapat Dengar Pendapat (RDP), warga Pulau Sabuntan bersama anggota komisi 1 DPRD Sumenep dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Sumenep di ruang komisi 1 kantor DPRD Kabupaten Sumenep. Jum’at (13/12/2019).

Imanuddin, warga Desa Pulau Sabuntan, dalam sebuah kesempatan menyampaikan, dirinya berharap komisi 1 DPRD Sumenep mengeluarkan surat rekomendasi kepada Bupati Sumenep agar pelantikan kepala Desa Sabuntan hasil Pilkades serentak 14 November 2019 tersebut di tunda. Warga Pulau Sabuntan dan calon Kades dari Pulau Sabuntan (no.01. Rus’at) tidak menuntut kemenangan, namun mereka meminta hak demokrasi dan keadilan dalam Pilkades Sabuntan.

Bacaan Lainnya

“Kami menuntut agar dilakukan pemilihan ulang Pilkades di Desa kami”, harapnya.

Moh. Ramli, Kepala DPMD Sumenep mengatakan, berdasarkan laporan Camat dan panitia bahwa pelaksanaan Pilkades sudah sesuai tahapan-tahapan yang ada, tapi kalau memang ada yang kurang puas kita sepakat ada ruang hukum yang bisa ditempuh. Terkait rekomendasi camat dan panitia agar ada 2 TPS (di Pulau Sabuntan dan Pulau Sapangkur), namun pada pelaksanaannya panitia hanya menyediakan 1 TPS di Pulau sepangkur saja, pihak DPMD hanya memproses berdasarkan laporan panitia dan camat.

“Dua TPS itu bukan rekomendasi, itu keputusan panitia dibawah rekomendasi muspika, hemat kami sudah sesuai prosedur, bagi para pihak masih dipersoalkan ya silahkan saja”, terang Ramli.

Drs. Moh. Hanafi, MM, anggota DPRD Sumenep asal daerah pemilihan (Dapil) Sumenep Kepulauan yang memimpin rapat (RDP) warga Pulau Sabuntan bersama Komisi 1 DPRD Sumenep serta DPMD Sumenep, saat dikonfirmasi media ini menyampaikan, terlalu banyak hal yang dibicarakan untuk disampaikan.

“Hasil hearing kemaren akan dirapat internalkan di komisi, mengenai waktunya akan menyesuaikan jadwal rapat di komisi”, jawabnya singkat. Jum’at, 13/12/2019. (Ong)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *