Waspada dan Terus Antisipasi, Kasus Covid-19 di 5 Provinsi Melonjak

  • Whatsapp
Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito

JAKARTA, RadarBangsa.co.id – Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengungkap, angka kematian pasien virus corona di Indonesia terus mengalami penurunan.

Pada periode 1-7 November 2021 penurunan angka kematian mencapai lebih dari 30 persen dibandingkan dengan minggu sebelumnya.

Bacaan Lainnya

“Bahkan penurunan angka kematian di minggu ini lebih rendah dari penurunan angka kasus positif, yaitu turun 31,7 persen,” kata Wiku dalam konferensi pers daring, Selasa (9/11/2021).

Meski demikian, kata Wiku, terdapat lima provinsi yang mencatatkan kenaikan angka kematian pasien Covid-19 di Tanah Air.

Lima provinsi itu yakni Sulawesi Utara naik 5 kasus kematian, Sumatera Barat naik 3 kasus, Sulawesi Selatan naik 2 kasus, Riau naik 2 kasus, dan Kalimantan Barat naik 1 kasus.

Kendati kenaikan tersebut terbilang sangat sedikit, lanjut Wiku, upaya menurunkan angka kematian pasien tetap harus dilakukan.

“Kita harus tetap menyadari bahwa satu nyawa pun terhitung sangat berharga. Jika tujuan kita adalah endemi Covid-19, maka kita tidak dapat menoleransi bahkan satu kematian pun,” ujarnya.

Untuk mencegah terjadinya lonjakan kematian, Wiku meminta gubernur dari 5 provinsi yang mencatatkan angka kematian tertinggi terus berkoordinasi dengan bupati dan wali kota di daerah mereka agar meningkatkan pelayanan pasien Covid-19, utamanya pada gejala sedang dan berat.

“Tidak hanya di rumah sakit namun juga perlu diperhatikan untuk yang melakukan isolasi mandiri,” kata dia.

Selain angka kematian, Satgas mencatat, terdapat 5 provinsi yang mencatatkan kenaikan kasus Covid-19 harian.

Kelimanya yakni Papua Barat naik 100 kasus, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) naik 77 kasus, DKI Jakarta naik 46 kasus, Sulawesi Tenggara naik 7 kasus, dan Kepulauan Bangka Belitung naik 5 kasus.

Meski penambahan ini terbilang sedikit, kata Wiku, antisipasi tetap harus dilakukan untuk mencegah terjadinya ledakan kasus.

“Mohon kepada seluruh Gubernur dari kelima Provinsi yang naik di minggu ini untuk segera berkoordinasi dengan Bupati dan Wali kota di bawahnya untuk mengantisipasi adanya kenaikan kasus di minggu berikutnya dan terus.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *