Wow!! Relawan Ning Lia Lakukan Semprot Anti DBD di Kandang Banteng

Penyemprotan anti DBD di Kandang Banteng

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Perpanjangan masa Pilkada Surabaya yang diwacanakan akan dihelat paling cepat akhir tahun 2020, nyatanya tidak memadamkan semangat relawan Lia Istifhama.

Koordinator Surabaya Ceria, Sudarmanto menjelaskan bahwa, aksi sosial tetap dilakukan di tengah pandemi Covid-19. Aksi sosial disebutnya tidak hanya terbatas corona, melainkan kepedulian antisipasi wabah demam berdarah.

Bacaan Lainnya

“Nama kami, tim pemburu Covid-19 dan DBD. Alat Pelindung Diri (APD) kami tetap mengusung nama Ning Lia. Karena kami sangat yakin figur inilah yang memang dibutuhkan wong cilik.

Saat ini, wilayah yang kami terjuni sudah cukup banyak, diantaranya Sememi Rejo, Babat Jerawat, Manukan wetan, Ampel, Bulak Banteng, Perak Timur, Simokerto, Gembong, Mojo, dan sebagainya.

Kenapa kami juga giat mengantisipasi DB? Karena DB ini cukup berbahaya. siapapun tahu lah, kalau demam berdarah dengue memiliki resiko tinggi karena menyangkut sel darah putih,” tegas warga Gubeng ini. Selasa, (28/4/2020).

Sudarmanto menambahkan bahwa, wilayah yang disemprot juga adalah basis warga PDIP.

“Rata-rata justru kandang banteng. Mengapa begitu? Karena kenyataannya, aspirasi warga yang masuk memang kebanyakan massa abangan. Itu fakta lapangan,” lugasnya.

Secara terpisah, jagoan yang diusung mereka menunjukkan sikap apresiasi.

“Saya sangat bersyukur dengan semangat relawan. Saya memang tahu sendiri bahwa relawan kalau turun, diantaranya adalah aksi penyemprotan anti Demam Berdarah, dilakukan berdasarkan aspirasi warga.

Yah Alhamdulillah sejauh ini, selalu diterima dengan baik oleh warga. Selalu dipertemukan dengan orang-orang yang khusnudzon, berpikir positif atas kedatangan mereka, yaitu untuk membantu warga.

Semoga dengan sifat gotong royong yang selalu terbangun di dalam warga, penyakit atau wabah apapun, bisa diantisipasi,” paparnya.

Ditanya soal kans rekom Pilwali Surabaya, Ning Lia menjawab singkat, “berproses lebih penting ketimbang memikirkan kans sebuah jabatan,” tutur Lia. (Ari)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *