LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Tercatat masih 3 tahun Moh Yasin Fuad terpilih dan dipercaya sebagai kepala Desa Gambuhan, Kec Kalitengah, Kab Lamongan. Namun Yasin telah berhasil mengubah wajah dan suasana desa secara drastis, dengan berbagai kebijakan yang strategis dan tepat sasaran.
Kebijakan itu terwujud antara lain: Pembangunan lapangan bola voli, pelebaran dan peninggian seluruh jalan poros dusun dan desa, sebagai upaya menghindari banjir seperti tahun sebelumnya. Pembuatan kali, jalan baru, kios pasar desa yang siap menampung sekaligus memasarkan produk masyarakat, serta pembangunan fisik lain. Selain itu, Yasin juga menyiapkan berbagai sarana dan prasarana yang berpotensi meningkatkan sumber daya manusia, seperti pembangunan gedung pertemuan dua lantai. Serta bekerjasama dengan lembaga dan dinas-dinas terkait, untuk memberi pelatihan dan pendampingan kepada warga Desa Gambuhan.
Terkait kebijakan yang diambilnya, Yasin saat ditemui wartawan Radarbangsa, menjelaskan, bahwa anggaran dana desa atau sumber pendapatan desa lainnya. Diusahakan tidak terserap hanya untuk membuat bangunan fisik saja, “Karena setahu saya gini Mas. Masyarakat tidak hanya butuh bangunan. Mereka juga butuh pengalaman, ilmu, keterampilan dan pelayanan yang baik ” ujarnya pada Senin (20/1/2020). Saat tengah mengawasi para tukang dan pekerja di sekitar balai desa
Mengomentari berbagai pencapaian dan pengakuan dari berbagai desa lain. Kepala desa yang terpilih pada tahun 2016 itu mengungkapkan.
“Sebenarnya, apa yang saya dan teman-teman perangkat lakukan, sebagai balasan atas kepercayaan yang diberikan masyarakat kepada pemerintah desa. Dan semua apa yang kami lakukan. Semoga tidak hanya sebagai tanggungjawab kepada masyarakat Gambuhan. Semoga juga menjadi amal jariyah”
Yasin Fuad tidak hanya membuat Desa Gambuhan dikenal melalui acara “Gambuhan Bersholawat” uang dihadiri langsung oleh Habib Muhsin Bin Ahmad Al Hamid (Jember) – Hadrah Asbabun Musthofa (Lamongan) pada tanggal 10 Desember 2019 lalu. Acara yang dilangsungkan berbarengan dengan Tasyakuran desa itu setidaknya dihadiri lebih dari 5000 tamu.
Kepala desa yang kini masih tercatat sebagai mahasiswa Fisip Unisda Lamongan, juga menjalin kerjasama dengan Kepala Desa Lukrejo, Blajo dan Tiwet guna pembuatan jalan baru (Jalan pintas) yang menghubungkan Desa Gambuhan ke Desa Tiwet . Pembangunan ini ditargetkan selesai sekitar 3-4 tahun ke depan.
“Kalau jalan baru itu sudah jadi. Saya percaya akan banyak sekali manfaatnya. Ya, bisa mempercepat waktu perjalanan, dan ini menciptakan sirkulasi ekonomi dan hubungan sosial yang lebih baik. Minta doanya semoga diberi kelancaran” Pungkasnya. (JK)