Hajat Syukuran Nelayan Jayanti Ke-56 Tahun 2023, AKP Munawir : Semua harus berjiwa Polisi

Kapolsek Cidaun AKP Munawir di dampingi Danramil 0608 - 17/Cidaun Kapten Kav Ma'rufin di wakili oleh Babinsa Prasetiyo sedang menyampaikan sambutan atas penyelenggaraan Tabliqh Akbar menyambut hari hajat syukur nelayan Jayanti ke-56 yahun 2023. (Dok photo RadarBangsa.co.id/AE Nasution)

CIANJUR, RadarBangsa.co.id – Hajat syukur nelayan Jayanti ke-56 tahun 2023 merupakan momen terpenting dalam membangun jati diri warga masyarakat nelayan sehingga terciptanya kehidupan masyarakat nelayan aman, nyaman, tertib, sejahtera, dan berbudaya serta religius. Kegiatan memperingati hajat syukuran nelayan setiap tahun bagusnya dijadikan sebagai bahan evaluasi dan introfeksi diri, apa saja yang sudah tercapai, dan apa yang belum, dipelajari apa kendalanya dan dicari solusinya bersama-sama dengan pengurus Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI).

Tampak hadir dalam acara Tabliqh Akbar ini; Kapolsek Cidaun AKP Munawir beserta personil, Danramil 0608 – 17/Cidaun di wakili sejumlah personil, DPC HNSI Kabupaten Cianjur, MUI Kecamatan Cidaun, BPD desa Cidamar, rombongan ustazah, Panitia penyelenggara hajat syukuran nelayan Jayanti ke-56 tahun 2023, tokoh-tokoh masyarakat desa Cidamar, warga masyarakat nelayan Jayanti, Jurnalis RadarBangda.co.id, serta undangan lainnya di lapangan hijau terbuka pelabuhan Jayanti, desa Cidamar, kecamatan Cidaun, kabupaten Cianjur, provinsi Jawa Barat. Jum’at (26/05/2023).

Bacaan Lainnya

Kapolsek Cidaun AKP Munawir dalam sambutannya menyampaikan; “Melalui hajat syukur nelayan Jayanti ke-56 tahun 2023 diharapkan semua masyarakat jadi polisi”. Dan kita semua menghimbau bahwa di Cidaun belakangan ini sedang semarak dengan kenakalan remaja, salah satunya perlu diwaspadai bahwa kecamatan Cidaun ini banyak masuk narkoba, pengawasan serta kewaspadaan ini tidak terlepas dari peran serta semua pihak termasuk ibu-ibu, maupun para tokoh masyarakat. Harapan kami, “semuanya harus berjiwa polisi”, artinya, harus betul-betul memperhatikan anak-anaknya, contoh, Jika ada anak belum pulang larut malam, segera di telepon, dikontak agar cepat pulang, termasuk anak-anak kita yang masih sekolah, jika sudah waktunya pulang, ternyata belum pulang, maka kami sarankan untuk di telepon, kemudian di cek tasnya, termasuk di cek kantong sakunya jika sudah pulang sekolah ada apa saja di dalamnya.

“Kenakalan anak-anak remaja kita juga di belakangan sudah mulai meresahkan, sudah termasuk menjadi geng motor, naik motor ugal-ugalan sehingga kecelakaan mengakibatkan kerugian orang tua sendiri. Jadi ingatkan mereka, jika mengendarai motor harus pakai helem, motor harus dilengkapi dengan kaca spion, plat nomor.

“Di tempat kita ini juga sedang menjamur motor-motor dari luar dengan harga belinya sangat murah. Kapolsek AKP Munawir ingatkan warga nelayan agar tidak membeli kendaraan berupa motor dengan harga belinya sangat murah. Jika masyarakat membeli motor murah yang masuk kedaerah kita ini mengundang maling merasa semakin senang, karena motor hasil maling selalu laku dan pembelinya banyak disebabkan belinya murah. Jelas kapolsek.

“Warga masyarakat nelayan juga kami himbau agar berhati-hati bahwa dalam seminggu ini kejadian kebakaran sudah tiga, pertama di desa Karangwangi berbatasan dengan garut, rumah ukurannya kurang lebih 6 X 7 meter, mengakibatkan ikut terbakar seorang ibu-ibu sudah tua dengan umur kurang lebih 80 tahun. Kami menghimbau, sebagai anak marilah kita selalu memperhatikan orang tua kita yang sudah tua, jangan biarkan dia hidup sendiri, kita dilahirkan oleh orang tua kita. Jadi kita harus berbakti kepada orang tua.

“Kejadian kembali kebakaran di kampung Puncak Bayuning di duga akibat arus pendek, dan kebakaran di desa Cisalak, di duga karena kompor, saat masak air di tinggalkan, airnya kering, alat masaknya terbakar, langsung menyambar kompor, terjadilah kebakaran. Terang Kapolsek

Akhir sambutan Kapolsek AKP Munawir di acara Tabliqh Akbar hajat syukur nelayan Jayanti ke-56 itu adalah mengucapkan kata trimakasih dengan kegiatan ulang tahun nelayan yang ada di Jayanti, mudah-mudahan para nelayan yang ada di Jayanti dan sekitarnya diberikan kesehatan, keselamatan, banyak rezki, dan apabila melaut mencari ikan, kalau situasinya tidak memungkinkan seperti cuaca tidak menentu, hujan terlalu lebat, kondisi ombak besar atau pasang tinggi, angin, badai berupa puting beliung, maka nelayan harus hati-hati, seharusnya jangan melaut demi keselamatan atau keamanan. Himbaunya.

Acara Tabliqh Akbar dalam rangka hajat syukuran nelayan Jayanti ke-56 tahun 2023 di akhiri dan di tutup dengan ceramah ustazah Keuis Munawarah.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *