Komisi II Prihatin Turunnya Alokasi Anggaran Pertanian, juga Soroti Kenaikan Anggaran ITDBI 2020

- Redaksi

Sabtu, 26 Oktober 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUWANGI, RadarBangsa.co.id – Rapat pembahasan KUA PPAS Banyuwangi tahun 2020, antara Komisi ll bersama SKPD mitra kerja diantaranya, Dinas Pertanian, Dinas Pemuda dan Olahraga serta Bagian perekonomian Setda Pemkab Banyuwangi (14/10) lalu.

Komisi ll DPRD Banyuwangi prihatin dengan turunnya Alokasi Anggaran Pertanian sebagaimana tercatat dalam Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD tahun 2020.

“Pagu anggaran untuk pertanian tahun 2020 kok turun draktis hanya 25% jika dibanding dengan anggaran tahun 2019,” ungkap Hj.Mafrochatin Ni’mah saat di konfirmasi awak media(24/10).

Lanjutnya, Pagu anggaran yang disediakan untuk Dinas Pertanian hanya sebesar Rp 18,7 milliar tahun 2020, jika dibandingkan tahun 2019 yang dianggarkan sebesar 78 milliar turunnya sangat draktis, tambahnya.

Menurut Ni’mah, Sektor pertanian sangatlah penting karena untuk untuk mengentas masyarakat pedesaan dari kemiskinan karena 60% lebih penduduk tinggal dipedesaan dan sebagian besar dari mereka adalah petani jadi pendapatan utama dari pertanian.

Baca Juga  Rahmat Muhajirin : Pentingnya Kita Menpuyai Sertifikat

Ni’mah menambahkan, kebijakan umum anggaran, dari sektor pertanian dan pariwisata masih menjadi sektor utama yang bisa menopang PDRB kabupaten Banyuwangi.

Pertanian dan Pariwisata masih mempunyai potensi besar untuk dapat berkontribusi terhadap penerimaan daerah.
“Kami Komisi ll berharap progam pertanian bisa ada penambahan alokasi anggaran di APBD tahun 2020,” harap Ni’mah.

Baca Juga  Banyuwangi Career Expo 2025: Lowongan Disabilitas dan Pelatihan Digital Jadi Sorotan

Dilain sisi, Komisi ll juga soroti kenaikan pagu anggaran untuk Dinas Pemuda dan Olahraga (DISPORA). Alokasi Anggaran untuk penyelenggaraan International Tour De Banyuwangi Ijen (ITDBI) tahun 2020 dinilai terlalu besar.

Penyelenggaraan ITDBI tahun 2020 dialokasikan dengan anggaran sebesar Rp 5,9 milliar dibanding tahun 2019 sebesar 4 milliar, jadi ditahun 2020 ada kenaikan sebesar Rp 1,9 milliar.

Kita sangat mendukung penyelenggaraan Tour de Ijen, tapi anggarannya kalau bisa dikurangi dan dialihkan pada progam Kewirausahaan pemuda sehingga bisa mengurangi pengangguran.

Komisi ll juga minta kepada Dispora untuk menghitung ulang kebutuhan ITDBI agar realitis dan proporsional,” ujar Ni’mah.(Hr)

Berita Terkait

Pemkab Sidoarjo Kebut Perbaikan 41 Jalan Rusak, Betonisasi Besar Disiapkan
Perbaikan 13 Ruas Jalan di Nganjuk Dikebut, UPTD PJJ Berbek Target Rampung Sebelum Lebaran
Bansos Ramadhan Jatim, Rp17,5 Miliar Diserahkan Khofifah bagi Masyarakat Madiun
Polresta Sidoarjo Kerahkan 950 Personel Amankan Mudik Lebaran 2026
Safari Ramadan di Lubuk Linggau, Wawako Rustam Effendi Tekankan Konsistensi Pembangunan Kota
Ansari Temui Jurnalis di Pamekasan, Bahas Kritik dan Aspirasi Pembangunan Daerah
Bupati Yuhronur Salurkan 54 Ton Beras untuk Warga Terdampak Banjir Lamongan
Wamenaker Bahas Sinergi Kerja Sosial dan Pelatihan Kerja di Kejati Sumut
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 18:57 WIB

Pemkab Sidoarjo Kebut Perbaikan 41 Jalan Rusak, Betonisasi Besar Disiapkan

Jumat, 13 Maret 2026 - 18:51 WIB

Perbaikan 13 Ruas Jalan di Nganjuk Dikebut, UPTD PJJ Berbek Target Rampung Sebelum Lebaran

Jumat, 13 Maret 2026 - 13:21 WIB

Bansos Ramadhan Jatim, Rp17,5 Miliar Diserahkan Khofifah bagi Masyarakat Madiun

Jumat, 13 Maret 2026 - 12:36 WIB

Polresta Sidoarjo Kerahkan 950 Personel Amankan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 - 00:53 WIB

Safari Ramadan di Lubuk Linggau, Wawako Rustam Effendi Tekankan Konsistensi Pembangunan Kota

Berita Terbaru