Mayoritas Petani,Warga Dohoagung Berharap Pelebaran Saluran Irigasi Segera Terealisasi

- Redaksi

Kamis, 10 Oktober 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GRESIK, RadarBangsa.co.id – Sebagian besar bermata pencaharian sebagai petani,tentunya kebutuhan air sangat diperlukan guna untuk kebutuhan tanaman padi para petani di sawah.Saluran irigasi,menjadi harapan warga Desa Dohoagung kec Balongpanggang kab Gresik agar segera ada tindak lanjut dari dinas terkait agar pelebaran saluran air yang menjadi satu-satunya sumber ke sawah para petani segera terealisasi.

Sebelumnya memang sudah ada saluran air yang lokasinya berada di sebelah utara Desa Dohoagung itu,namun kapasitas air belum bisa memenuhi kebutuhan para petani di sawah.warga pun mengeluh dan berharap ada upaya untuk masalah ini.Pelebaran sungai/irigasi menjadi harapan para petani di desa tersebut.

Dari salah satu petani juga mengaku, akhir-akhir ini warga setempat mengalami kesulitan pengairan, penyebabnya kerena pendangkalan dan penyempitan saluran irigasi persawahan. “Pada saat musim kemarau kapasitas air menjadi berkurang dan pada saat musim hujan sering menjadi pemicu banjir karena saluran irigasi itu tidak mampu menampung debit air,” ujar saipul kepada Radar Bangsa, rabu (9/10/19) pagi

Adi Warsito selaku Kepala Desa (Kades) bersama awak media membenarkan adanya keluhan warga tersebut,dan pengajuan ke dinas PU pun sudah dilakukan Kades setengah baya itu demi kesejahteraan warganya.”Saya juga sudah mengajukan ke dinas,terkait pelebaran saluran irigasi.Sudah pernah di tinjau ke lokasi tapi sampai saat ini masih belum terlaksana.”ungkap Warsito

Masih dengan Warsito,beliau berharap ada tindak lanjut dari pemerintah daerah/dinas terkait,dirinya sebagai kades harus benar-benar bisa memenuhi apa yang di harapkan warga.Tegasnya.

Dengan ini,harapan utama Adi Warsito selaku kades beserta warga ,agar pemerintah daerah/dinas PU terkait segera merealisasikan progam yang memang sangat menjadi problem utama para petani di desa Dohoagung.
“Semoga cepat ada respon dan tindakan dari pemda/PU mengenai hal ini.

Karena air menjadi kebutuhan pokok para petani dalam bercocok tanam dan mata pencaharian utama warga desa kami.”pungkasnya (Sul/Mar)

Lainnya:

Berita Terkait

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global
Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027
BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan
Bupati Bangkalan Genjot Bibit Lele, Siapkan Perikanan Jadi Penopang Ekonomi Warga
Blitar Siaga Kemarau 2026, 21 Desa Masuk Zona Merah Kekeringan
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:58 WIB

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:02 WIB

Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:53 WIB

Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:49 WIB

Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:19 WIB

BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan

Berita Terbaru