Di Kabupaten Jombang, Mantan Kades Sumberagung Diprotes Warga terkait ini

JOMABANG, RadarBangsa.co.id – Gara gara menutup akses jalan menuju pemakaman umum Dusun Banjaranyar Desa Sumberagung, SHODIKIN mantan Kepala Desa Sumberagung Kecamatan Peterongan Kabupaten Jombang diprotes warganya.

Semenjak adanya proyek jalan Tol warga Dusun Banjaranyar merasa sangat resah lantaran jalan untuk menuju kepemakaman umum tidak seperti dulu lagi bahkan jalannya ditutup. Jadi sampai sekarang jika ada warga yang meninggal untuk menuju kepemakaman umum harus melalui jalan dusun sebelah yaitu Dusun Kaliglugu Padahal jalan utama yang ada sejak dulu harus ditutup karena terkena proyek jalan tol yang terindikasi ada aroma KORUPSI yang dilakukan oleh SHODIKIN.

Bacaan Lainnya

Warga akan terus menuntut penyelewengan kebijakan dan diduga adanya indikasi KORUPSI yang dilakukan oleh mantan Kepala Desa Sumberagung (SHODIKIN) dengan menutup akses jalan kemakam tersebut.

Adk, selaku warga setempat kepada awak media mengatakan, “Berdasarkan keterangan dan gambar resmi yang diperoleh oleh perwakilan warga dari pihak pengelola tol, memang benar di dalam denah gambar tersebut, ternyata jalan menuju kepemakaman umum itu benar-benar ada itupun sudah terencana dan terkondisikan (sudah dibayarkan) oleh pihak perusahaan pengelola jalan tol kepada pihak Desa.

“Tapi anehnya, kenapa pihak desa tidak mau merealisasikan justru yang ada malah membuat warga resah yang berkepanjangan.Jadi tidak menutup kemungkinan diduga adanya tindakan KORUPSI yang melibatkan berbagai pihak, terutama SHODIKIN’

“Warga masyarakat Desa Sumberagung rasanya tidak mau percaya lagi terhadap laki2 yang suka mengumbar syahwat terutama istri orang, SHODIKIN mantan Kepala Desa Sumberagung harusnya sadar dan waras, karena selama kepemimpinannya diduga banyak adanya penyelewengan, penyimpangan dan kebijakan KORUP yang dilakukan.

BENAR-BENAR PEMIMPIN YANG TANPA MORAL” ucapnya.(Jit)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *