LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Polsek Tikung, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, meningkatkan pengawasan keamanan melalui kegiatan Patroli Blue Light pada Rabu (10/6/2026) dini hari. Sejumlah lokasi yang dinilai rawan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) menjadi sasaran patroli untuk mencegah aksi kriminalitas, balap liar hingga potensi gesekan antar kelompok.
Patroli dimulai sekitar pukul 00.15 WIB dengan menyasar jalur perbatasan Tikung-Kembangbahu, perbatasan Tikung-Lamongan, kawasan Masjid Namira, Perumahan TKB, serta jalur poros Tikung yang kerap menjadi titik aktivitas masyarakat pada malam hari.
Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh personel jaga Polsek Tikung yang dipimpin Ka SPKT bersama anggota. Mereka melakukan pemantauan pada jam-jam rawan guna mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan.
Kapolsek Tikung AKP Anang Purwo Widodo SH melalui Aipda Yateno mengatakan, Patroli Blue Light digelar sebagai langkah preventif untuk menjaga situasi tetap kondusif di wilayah hukum Polsek Tikung.
“Patroli dilakukan untuk mengantisipasi balap liar, penggunaan knalpot brong, peredaran minuman keras, gesekan antar kelompok serta mencegah terjadinya tindak kriminalitas di wilayah Tikung,” ujar Aipda Yateno, Rabu (10/6/2026).
Selain melakukan pemantauan, petugas juga meningkatkan kehadiran polisi di sejumlah titik strategis yang memiliki tingkat kerawanan cukup tinggi. Langkah tersebut diharapkan mampu memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya pada waktu dini hari.
Kegiatan patroli rutin ini menjadi bagian dari upaya kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan serta menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi warga.
Selama pelaksanaan Patroli Blue Light berlangsung, situasi kamtibmas di wilayah Kecamatan Tikung terpantau aman, tertib, dan kondusif. Kepolisian memastikan kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkala sebagai bentuk pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat.
“Selama kegiatan berlangsung situasi aman dan kondusif, serta akan terus kami tingkatkan demi menjaga keamanan masyarakat,” pungkas Aipda Yateno.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin


















Komentar