Pria Asal Sukoharjo Ditemukan Meninggal di Kos Tembalang, Polisi Cek TKP

Minggu, 31 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pria asal Sukoharjo ditemukan meninggal di kamar kos Tembalang, Semarang, Sabtu, 30 Mei 2026 (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Pria asal Sukoharjo ditemukan meninggal di kamar kos Tembalang, Semarang, Sabtu, 30 Mei 2026 (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SEMARANG, RadarBangsa.co.id – Warga Jalan Assalam I, Dukuh Tunggu, Kelurahan Meteseh, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, digegerkan dengan penemuan seorang pria yang meninggal dunia di dalam kamar kos, Sabtu (30/5/2026) pagi. Peristiwa ini langsung menyita perhatian warga sekitar karena korban sudah beberapa hari tak terlihat beraktivitas.

Korban diketahui pria berusia 52 tahun asal Kabupaten Sukoharjo yang tinggal di kamar nomor 7 rumah kos tersebut. Saat ditemukan, jasad korban berada dalam posisi tertelungkup di lantai kamar dan kondisinya sudah mengalami pembusukan.

Kecurigaan bermula ketika penghuni sekitar kos tak lagi melihat aktivitas korban sejak Kamis lalu. “Korban terakhir terlihat pada Kamis,” demikian informasi yang dihimpun di lokasi, sebelum kabar itu diteruskan kepada pemilik kos.

Pemilik kos kemudian melakukan pengecekan ke kamar korban. Saat pintu dibuka, lampu kamar masih menyala dan pintu tidak dalam keadaan terkunci. Di dalam kamar, korban sudah tergeletak tak bernyawa.

Warga yang mengetahui kondisi itu segera menghubungi aparat setempat. Polisi dari Polsek Tembalang pun datang ke lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara dan melakukan pemeriksaan awal.

Petugas medis dari Puskesmas Rowosari ikut diperbantukan untuk memastikan kondisi korban. Dari pemeriksaan awal, korban diperkirakan sudah meninggal lebih dari dua hari sebelum ditemukan. “Kondisi jasad sudah menunjukkan tanda-tanda pembusukan,” ujar keterangan awal di lokasi.

Tim Identifikasi atau Inafis Polrestabes Semarang lalu melakukan olah TKP secara menyeluruh. Pemeriksaan dilakukan pada kamar, barang-barang milik korban, serta keterangan para saksi yang mengetahui aktivitas terakhir korban.

Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan tidak ada kerusakan di kamar dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Barang-barang milik korban juga masih berada di tempat semula.

Atas dasar itu, kepolisian menduga korban meninggal karena sakit. Dugaan ini diperkuat oleh kondisi di lokasi yang tidak mengarah pada tindak pidana. “Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan,” demikian hasil pemeriksaan awal petugas.

Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RSUP Dr. Kariadi Semarang menggunakan mobil jenazah relawan untuk penanganan lebih lanjut. “Korban dievakuasi ke rumah sakit untuk pemeriksaan lanjutan,” kata petugas di lokasi.

Pihak keluarga korban yang telah menerima kabar tersebut menyatakan ikhlas dan menerima kejadian itu sebagai musibah. Mereka juga telah membuat surat pernyataan resmi kepada pihak kepolisian.

Polisi mengimbau warga agar lebih peka terhadap lingkungan sekitar, terutama bagi penghuni rumah kos atau kontrakan yang tinggal sendiri. “Komunikasi antarwarga penting agar kondisi darurat bisa cepat diketahui,” demikian imbauan petugas. Hingga proses evakuasi dan pemeriksaan selesai, situasi di lokasi berlangsung aman dan kondusif, “pungkasnya.

Penulis : Oki

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Sengketa Sawah 3.653 M² di Lamongan Memanas, Ahli Waris Persoalkan Surat Jual Beli 1984
Tak Temukan Titik Api, Polsek Laren dan Koramil Tetap Wanti-wanti Warga Soal Karhutla di Lamongan
Polsek Laren Wanti-wanti Curanmor, Perangkat Desa di Lamongan Diminta Perkuat Kewaspadaan Warga
Sepakat Damai, Kejari Pasuruan Hentikan Kasus Dugaan Pencurian Motor Lewat Restorative Justice
Kejari Lamongan Panggil Kades Brengkok dan Ketua Pokmas Terkait Dugaan Pungli PTSL
Polsek Laren Sosialisasikan Layanan 110 di Pelangwot, Warga Lamongan Diajak Aktif Jaga Kamtibmas
Patroli Hutan Pelangwot, Polsek Laren Pastikan Tak Ada Titik Api Karhutla di Lamongan
Patroli Malam di Gampangsejati, Polsek Laren Ingatkan Pengunjung Warkop Waspada Curanmor di Lamongan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 19:12

Tak Temukan Titik Api, Polsek Laren dan Koramil Tetap Wanti-wanti Warga Soal Karhutla di Lamongan

Rabu, 16 September 2026 - 19:02

Polsek Laren Wanti-wanti Curanmor, Perangkat Desa di Lamongan Diminta Perkuat Kewaspadaan Warga

Selasa, 15 September 2026 - 23:32

Sepakat Damai, Kejari Pasuruan Hentikan Kasus Dugaan Pencurian Motor Lewat Restorative Justice

Selasa, 15 September 2026 - 16:34

Kejari Lamongan Panggil Kades Brengkok dan Ketua Pokmas Terkait Dugaan Pungli PTSL

Selasa, 15 September 2026 - 15:56

Polsek Laren Sosialisasikan Layanan 110 di Pelangwot, Warga Lamongan Diajak Aktif Jaga Kamtibmas

Berita Terbaru