Musim Kemarau, Polsek Laren Intensifkan Patroli Hutan Gampangsejati Lamongan Cegah Karhutla

Kamis, 17 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Polsek Laren melakukan patroli di kawasan hutan Desa Gampangsejati, Lamongan, Kamis (17/9/2026). (Dok. Ho/RadarBangsa.co.id)

Petugas Polsek Laren melakukan patroli di kawasan hutan Desa Gampangsejati, Lamongan, Kamis (17/9/2026). (Dok. Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id — Polsek Laren, Polres Lamongan, memperketat pemantauan kawasan hutan Desa Gampangsejati, Kecamatan Laren, Kabupaten Lamongan, di tengah musim kemarau. Patroli dilakukan untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sekaligus mengingatkan masyarakat agar tidak menggunakan api saat membuka lahan.

Patroli berlangsung Kamis (17/9/2026) mulai pukul 11.00 WIB hingga selesai. Kegiatan tersebut dilakukan petugas jaga Polsek Laren, Aipda Tri dan Bripda Ilham.

Selain memantau kondisi kawasan hutan, kedua personel menyambangi penggarap tanah Perhutani dan masyarakat yang mengelola ladang. Mereka menyampaikan imbauan agar aktivitas pengelolaan lahan dilakukan dengan memperhatikan kondisi lingkungan.

Langkah tersebut dilakukan karena musim kemarau dapat meningkatkan risiko munculnya api dan memperbesar potensi kebakaran di kawasan hutan maupun ladang.

Aipda Tri mengatakan, patroli menjadi bagian dari upaya kepolisian mencegah karhutla sekaligus membangun kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan.

“Melalui patroli ini, kami mengingatkan para penggarap lahan agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, karena dapat memicu kebakaran yang membahayakan lingkungan sekitar,” ujar Aipda Tri.

Petugas juga memberikan edukasi mengenai bahaya penggunaan api secara sembarangan. Masyarakat yang beraktivitas di sekitar kawasan hutan diminta lebih memperhatikan kondisi lingkungan dan menghindari kegiatan yang berpotensi memunculkan titik api.

Menurut Aipda Tri, pembakaran yang tidak terkendali berisiko merambat ke kawasan hutan, ladang, maupun lahan milik warga lainnya.

Karena itu, masyarakat diminta ikut melakukan pengawasan di lingkungan sekitar dan segera melaporkan apabila menemukan tanda-tanda kebakaran.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran saat membersihkan atau membuka lahan. Apabila menemukan titik api atau kepulan asap yang mencurigakan, segera laporkan kepada petugas agar bisa ditindaklanjuti,” tegasnya.

Dalam patroli tersebut, personel Polsek Laren turut menyampaikan pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) kepada warga yang beraktivitas di sekitar kawasan hutan.

Aipda Tri mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau. Aktivitas pembakaran, termasuk dalam skala kecil, tetap perlu dihindari karena dapat berkembang menjadi kebakaran apabila tidak terkendali.

“Kami berharap para penggarap tanah Perhutani dan ladang dapat bersama-sama menjaga lingkungan, menghindari penggunaan api secara sembarangan, serta berperan aktif mencegah terjadinya karhutla di wilayah Laren,” imbuhnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Warga Bluluk Lamongan Temukan Granat dan 41 Amunisi di Kebun Jati
Terduga Pelaku Curanmor Tewas usai Tabrak Median JLU Timur Lamongan
58 HP Senilai Rp310 Juta Dicuri, Pelarian Pembobol Konter Sragen Berakhir
Sterilisasi Stadion Surajaya, Polres Lamongan Temukan 14 Orang Konsumsi Miras
Beras SPHP Dibeli Rp1.750, Dijual Rp12.200 per Kg, 4 Tersangka Ditangkap
Polisi Ungkap Pencurian Dana BNI Rp42,05 Juta di Ukui
Truk Hilang di Paciran, Terduga Pelaku Diamankan Polisi di Blora
Cekcok Soal Cincin Tunangan Berujung Penusukan di Lamongan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 20:02

Warga Bluluk Lamongan Temukan Granat dan 41 Amunisi di Kebun Jati

Selasa, 3 November 2026 - 09:53

Terduga Pelaku Curanmor Tewas usai Tabrak Median JLU Timur Lamongan

Senin, 2 November 2026 - 10:26

58 HP Senilai Rp310 Juta Dicuri, Pelarian Pembobol Konter Sragen Berakhir

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:13

Sterilisasi Stadion Surajaya, Polres Lamongan Temukan 14 Orang Konsumsi Miras

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:03

Beras SPHP Dibeli Rp1.750, Dijual Rp12.200 per Kg, 4 Tersangka Ditangkap

Berita Terbaru