Khofifah Tanam 8.100 Mangrove, Festival Jatim Pecahkan Rekor MURI

Rabu, 4 November 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Kaka Slank dan masyarakat melakukan penanaman mangrove dalam Festival Mangrove Jawa Timur ke-11 di Bee Jay Bakau Resort, Kota Probolinggo, Selasa (3/11/2026). (Dok. Ho/RadarBangsa.co.id)

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Kaka Slank dan masyarakat melakukan penanaman mangrove dalam Festival Mangrove Jawa Timur ke-11 di Bee Jay Bakau Resort, Kota Probolinggo, Selasa (3/11/2026). (Dok. Ho/RadarBangsa.co.id)

PROBOLINGGO, RadarBangsa.co.id – Penanaman 8.100 bibit mangrove mewarnai Festival Mangrove Jawa Timur ke-11 Tahun 2026 di Bee Jay Bakau Resort, Kota Probolinggo. Kegiatan yang melibatkan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, kepala daerah, Kaka Slank, dan masyarakat tersebut sekaligus mengantarkan festival meraih pengakuan Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI).

Festival yang digelar Selasa (3/11) itu mengusung tema “Mangrove Lestari, Masyarakat Sejahtera”. Selain penanaman mangrove, rangkaian kegiatan diisi dengan pelepasliaran enam ekor burung pecuk padi hitam dan 300 ekor kepiting sebagai bagian dari upaya pemulihan ekosistem.

Khofifah menegaskan, penanaman dan pelestarian mangrove merupakan bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekaligus investasi ekologis jangka panjang. Gerakan tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan kawasan pesisir menghadapi perubahan iklim.

“Ini adalah cara kita memperkuat ketahanan kawasan pesisir sekaligus investasi ekologis jangka panjang karena selagi yang ditanam tumbuh dan bisa menyerap karbondioksida berarti menghasilkan oksigen maka saat itu kita bersedekah oksigen,” kata Khofifah.

Menurut Khofifah, kondisi mangrove di Jawa Timur menunjukkan perkembangan positif. Berdasarkan Peta Mangrove Nasional 2025, luas mangrove eksisting di Jawa Timur mencapai 31.067 hektare, bertambah 3.846 hektare dibandingkan 2021 yang tercatat seluas 27.221 hektare.

Meski demikian, ia mengingatkan bahwa keberhasilan rehabilitasi tidak cukup diukur dari luas lahan atau jumlah bibit yang ditanam. Kualitas ekosistem dan keberhasilan pertumbuhan mangrove juga menjadi indikator penting.

“Rehabilitasi harus dilaksanakan secara terencana dengan memperhatikan kesesuaian lokasi, pemilihan jenis tanaman, kondisi lingkungan serta pemeliharaan dan pemantauan pasca tanam sehingga kita dapat memastikan mangrove tumbuh optimal dan fungsi ekologisnya tetap terjaga,” ujarnya.

Khofifah juga menyoroti potensi mangrove dalam mendukung pengembangan ekonomi hijau dan ekonomi biru di Jawa Timur. Ekosistem yang terjaga dapat membuka peluang ekonomi melalui perikanan berkelanjutan, ekowisata, hingga usaha kreatif masyarakat pesisir.

Ia mencontohkan Bee Jay Bakau Resort yang memadukan wisata, edukasi, dan kepedulian terhadap lingkungan. Menurutnya, pengembangan ekonomi lokal dapat berjalan beriringan dengan pelestarian alam selama tetap memperhatikan daya dukung ekosistem.

“Saya mendorong sinergi pemerintah, dunia usaha, perguruan tinggi, komunitas dan masyarakat, termasuk generasi muda terus memperkuat rehabilitasi mangrove dan pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir,” kata Khofifah.

Konsistensi penyelenggaraan Festival Mangrove Jawa Timur sejak 2022 mendapat pengakuan MURI. Festival tersebut mencatat rekor sebagai penyelenggaraan festival mangrove seri terbanyak dalam kurun waktu lima tahun.

Khofifah menyebut penghargaan tersebut sebagai motivasi untuk meningkatkan kualitas dan dampak pelestarian mangrove melalui kerja bersama lintas pihak.

Dalam kegiatan itu, Khofifah juga menyampaikan apresiasi kepada Akhadi Wira Satriaji atau Kaka Slank atas penganugerahan Jer Basuki Mawa Beya. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk penghormatan atas kontribusinya dalam mendukung pelestarian lingkungan.

Wakil Kepala Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN), Mayjen TNI Sriyanto Muntasram, turut mengapresiasi pelaksanaan festival. Ia menyebut Jawa Timur menjadi benchmark mangrove dan menyampaikan rencana pengajuan Bee Jay Bakau sebagai lokasi festival mangrove nasional.

“Mangrove berdampak luar biasa bagi kehidupan,” ungkapnya.

Rangkaian festival diawali perjalanan Khofifah bersama Kaka Slank dan rombongan menggunakan sepeda motor listrik dari Pendopo Prasaja Ngesti Wibawa menuju Bee Jay Bakau Resort.

Festival juga menampilkan inovasi Si Rupa Bumi atau Sistem Rumpun Pasak Bumi karya Zainur, penyuluh kehutanan Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur dari Sumenep. Inovasi tersebut meraih Juara II Lomba Inovasi Rimbawan 2026 kategori Inovasi Individu dari Kementerian Kehutanan.

Sejumlah kegiatan pendukung turut digelar, antara lain pengobatan gratis, edukasi mangrove bagi pelajar, pameran kinerja perlindungan dan pengelolaan mangrove, serta peragaan busana batik dengan pewarna alami mangrove.

Kaka Slank juga menyampaikan pesan pelestarian lingkungan melalui penampilan solo gitar dan keterlibatannya dalam rangkaian Festival Mangrove Jawa Timur ke-11.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Hampir Sebulan Serumah, Warga Jarin Berat Berpisah dengan Prajurit TMMD
Kemiskinan Banyuwangi Turun ke 5,6 Persen, Terendah Sejak 2004
Baznas Probolinggo Raih ATM Award 2026, Perkuat Dukungan Program Kesehatan
Bangkalan Siapkan 32 Welder Bersertifikat, PT Adiluhung Buka Peluang Kerja bagi Peserta Kompeten
Bangkalan Koleksi 20 Medali di POPDA Jatim 2026, Fauzan Ja’far Ingatkan Atlet Tak Cepat Puas
4.246 Lowongan Kerja Dibuka, TPT Sidoarjo Masih Tertinggi di Jatim
Gerakan Pangan Murah Jember Hadir di Mundurejo, Warga Bisa Belanja Kebutuhan Pokok Terjangkau
Dari Tambak hingga Kebun Melon, AIoT Bawa Perubahan bagi Petani Lamongan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 09:22

Hampir Sebulan Serumah, Warga Jarin Berat Berpisah dengan Prajurit TMMD

Rabu, 4 November 2026 - 08:52

Kemiskinan Banyuwangi Turun ke 5,6 Persen, Terendah Sejak 2004

Rabu, 4 November 2026 - 08:46

Baznas Probolinggo Raih ATM Award 2026, Perkuat Dukungan Program Kesehatan

Rabu, 4 November 2026 - 08:32

Khofifah Tanam 8.100 Mangrove, Festival Jatim Pecahkan Rekor MURI

Rabu, 4 November 2026 - 07:47

Bangkalan Koleksi 20 Medali di POPDA Jatim 2026, Fauzan Ja’far Ingatkan Atlet Tak Cepat Puas

Berita Terbaru