BANYUWANGI, RadarBangsa.co.id – Turnamen Futsal Wakil Bupati (Wabup) Cup 2026 di Banyuwangi diikuti 2.160 peserta yang tergabung dalam 180 tim pelajar dan umum. Kompetisi yang berlangsung pada 23 Oktober hingga 7 November 2026 ini memperebutkan total hadiah Rp50 juta.
Turnamen tersebut dibuka langsung oleh Wakil Bupati Banyuwangi, Mujiono, di GOR Indoor Tawang Alun, Kecamatan Banyuwangi, Jumat (23/10/2026).
Mujiono mengatakan, Wabup Cup yang rutin digelar sejak 2016 menjadi salah satu upaya menjaring bibit atlet potensial, khususnya di cabang olahraga futsal. Selain kategori pelajar, kompetisi ini juga menyediakan kategori umum.
“Lewat kegiatan ini, kami berharap akan lahir atlet-atlet futsal potensial yang bisa mewakili Banyuwangi di ajang yang lebih tinggi,” kata Mujiono.
Menurutnya, turnamen tersebut tidak hanya berorientasi pada prestasi olahraga, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter generasi muda. Nilai sportivitas, disiplin, dan sikap pantang menyerah diharapkan tumbuh melalui kompetisi yang sehat.
Ia pun mengingatkan seluruh peserta agar menjaga sikap selama pertandingan dan menerima hasil kompetisi dengan lapang dada.
“Selamat bertanding kepada para peserta. Tetap semangat, junjung tinggi sportivitas, dan hindari emosi selama di lapangan. Apa pun hasilnya nanti, terimalah dengan lapang dada,” pesan Mujiono.
Ketua Panitia Wabup Cup 2026, Ahmat Iqbal Firdaus, menjelaskan bahwa turnamen berlangsung selama sekitar dua pekan, mulai 23 Oktober hingga 7 November 2026, di GOR Tawang Alun, Banyuwangi.
Dari total 2.160 peserta, sebanyak 1.584 orang merupakan pelajar tingkat SD, SMP, dan SMA dari berbagai wilayah di Banyuwangi. Sementara itu, 576 peserta lainnya berasal dari sejumlah instansi, desa atau kelurahan, serta kategori umum.
Seluruh peserta berkompetisi pada kategori putra dengan komposisi 180 tim. Rinciannya, 132 tim berasal dari kategori pelajar dan 48 tim dari kategori umum.
“Perlombaan ini khusus untuk kategori putra. Para peserta yang terlibat tergabung dalam 180 tim. Terdiri atas 132 tim pelajar dan 48 tim umum,” kata Iqbal.
Untuk memperebutkan total hadiah Rp50 juta, setiap tim akan melewati babak penyisihan yang dilanjutkan dengan sistem gugur.
Menurut Iqbal, panitia menjadwalkan 15 pertandingan setiap hari selama turnamen berlangsung.
“Setiap hari akan ada 15 pertandingan. Masing-masing tim akan melewati babak penyisihan dan sistem gugur,” pungkasnya.
Selain pembinaan prestasi, Pemkab Banyuwangi juga memberikan perhatian terhadap perlindungan peserta selama mengikuti turnamen.
Mujiono menyampaikan bahwa peserta mendapatkan bantuan premi jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan dari pemerintah daerah. Perlindungan tersebut ditujukan untuk membantu peserta apabila mengalami cedera dalam kegiatan olahraga.
“Ini sebagai upaya perlindungan terhadap kesehatan para peserta. Jika ada yang mengalami cedera, maka biaya pengobatannya akan dicover oleh BPJS,” urai Mujiono.
Dengan keterlibatan ribuan peserta dari kalangan pelajar hingga umum, Wabup Cup 2026 diharapkan menjadi ruang kompetisi sekaligus pembinaan olahraga futsal di Banyuwangi.
Melalui turnamen yang rutin digelar sejak 2016 tersebut, pemerintah daerah berharap semakin banyak atlet potensial yang muncul dan mampu berkembang untuk mengikuti kompetisi pada tingkat yang lebih tinggi.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin


















Komentar