14 Tahun Digelar Siang, Gandrung Sewu Banyuwangi Kini Hadir Malam Hari

Kamis, 1 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gandrung Sewu Banyuwangi saat pertunjukan tari kolosal dalam konsep baru. (Dok. Ho/RadarBangsa.co.id)

Gandrung Sewu Banyuwangi saat pertunjukan tari kolosal dalam konsep baru. (Dok. Ho/RadarBangsa.co.id)

BANYUWANGI, RadarBangsa.co.id – Gandrung Sewu Banyuwangi kembali digelar dengan konsep baru pada 24 Oktober 2026. Untuk pertama kalinya selama 14 tahun, pertunjukan tari kolosal yang menjadi salah satu ikon budaya Banyuwangi tersebut akan berlangsung pada malam hari.

Perubahan waktu pelaksanaan itu memadukan seni tradisi dengan tata cahaya dan teknologi pertunjukan. Meski konsep pertunjukan diperbarui, esensi dan nilai budaya Gandrung tetap menjadi bagian utama dalam pagelaran tersebut.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan penyelenggaraan malam hari dilakukan untuk menghadirkan pengalaman berbeda bagi penonton sekaligus wisatawan yang menyaksikan Gandrung Sewu.

“Setiap tahun kami berupaya menghadirkan sesuatu yang baru dalam Gandrung Sewu. Tahun ini untuk pertama kalinya kita hadirkan pada malam hari. Ini bukan sekadar perubahan waktu pelaksanaan, tetapi kami ingin memberikan pengalaman yang berbeda kepada penonton dan wisatawan,” kata Ipuk saat konferensi pers Gandrung Sewu 2026, Rabu (30/9/2026).

Lebih dari 1.000 penari akan terlibat dalam pertunjukan tersebut. Para penari akan menggunakan elemen fosfor yang dipadukan dengan tata cahaya untuk menghadirkan efek visual berbeda dalam suasana malam.

Ipuk menegaskan perubahan konsep tersebut tidak dimaksudkan untuk menghilangkan identitas budaya Gandrung. Menurut dia, tradisi dapat berkembang mengikuti zaman tanpa meninggalkan nilai yang diwariskan.

“Tradisi tidak harus diam di tempat. Tradisi bisa terus bergerak, beradaptasi, dan berkembang mengikuti zaman, tanpa kehilangan jati dirinya. Esensi utama Gandrung Sewu tetap seni tari Gandrung itu sendiri, dengan gerak, irama, ekspresi, dan nilai budaya yang diwariskan oleh para leluhur kita,” kata Ipuk.

Gandrung Sewu 2026 mendapat dukungan dari InJourney, holding BUMN di sektor aviasi dan pariwisata. Kolaborasi tersebut diarahkan untuk menghadirkan konsep pertunjukan baru sekaligus memperkuat ekosistem seni budaya dan pariwisata Banyuwangi.

SVP Corporate Secretary InJourney Yudhistira Setiawan mengatakan Banyuwangi memiliki potensi pariwisata yang lengkap, baik dari sisi alam maupun budaya. Gandrung Sewu dinilai telah dikenal luas wisatawan dan memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai salah satu signature cultural event Indonesia.

“Banyuwangi memiliki banyak elemen potensi wisata yang sudah mapan dan lengkap, termasuk destinasi maupun atraksi. Banyuwangi memiliki kekayaan alam dan budaya yang sangat kuat. Dari sisi atraksi, ada Gandrung Sewu yang sudah sangat dikenal wisatawan,” kata Yudhistira.

Menurut Yudhistira, konsep pertunjukan malam dirancang bersama Pemkab Banyuwangi untuk memberikan pengalaman baru sekaligus memperkuat daya tarik Gandrung Sewu bagi wisatawan nusantara maupun mancanegara.

“InJourney bersama Pemkab konsep pertunjukan baru pada malam hari, tanpa melupakan esensi dari budaya Gandrung itu sendiri,” ujarnya.

Yudhistira menambahkan, penyelenggaraan event pariwisata tidak hanya ditujukan untuk menciptakan keramaian pada hari pelaksanaan. Event tersebut diharapkan memberikan dampak berantai bagi berbagai sektor pariwisata dan ekonomi daerah.

Ia berharap Gandrung Sewu dapat menjadi bagian dari pengalaman wisata yang utuh bagi pengunjung yang datang ke Banyuwangi.

“Ini menjadi tantangan kami bersama. Harapannya ke depan, wisatawan yang akan hadir ke Gandrung Sewu dapat memiliki satu seamless experience,” ujar Yudhistira.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Dukungan Fans Berbuah Manis, Valen DA7 Bawa Pulang Tiga Kemenangan di Indonesia Dangdut Awards 2026
Valen DA7 Raih Penghargaan IDA 2026 Saat Sakit, Fans Ramai Rayakan Kemenangan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 09:32

14 Tahun Digelar Siang, Gandrung Sewu Banyuwangi Kini Hadir Malam Hari

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:19

Dukungan Fans Berbuah Manis, Valen DA7 Bawa Pulang Tiga Kemenangan di Indonesia Dangdut Awards 2026

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:08

Valen DA7 Raih Penghargaan IDA 2026 Saat Sakit, Fans Ramai Rayakan Kemenangan

Berita Terbaru