Akhir Pekan Bareng KHR, Ngaji Ahad Pagi Hingga Tinjau Kekeringan di Ngancar

- Redaksi

Minggu, 22 September 2019

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

KHR : Jamaah mendaulatnya foto bersama usai pengajian Ahad Pagi

KHR : Jamaah mendaulatnya foto bersama usai pengajian Ahad Pagi

KEDIRI, RadarBangsa.co.id – Wujud berbagi dan peduli terhadap sesamanya, tak perlu diragukan pada diri KHR, sapaan akrab Kang Haji Ridwan. Sosok ulama merupakan Pengasuh Jamaah Istighotsah Hidayatus Syifa’.

Seperti dilakukan pada akhir pekan ini, usai mengisi siraman rohani Ahad Pagi di Musala Assholihah dilanjutkan mengunjungi lokasi kekeringan di Desa Babadan, Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri, Jawa Timur.

Menghadiri acara pengajian Ahad Pagi, berada di lokasi Perumahan Mitra Asri Residence, Jl. Biliton Desa Gedangsewu, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri. Sosok KHR, merupakan Mustasyar MWC NU Kecamatan Kandat ini, terlihat telah akrab dengan para jamaah, pada Minggu (22/9) pagi.

Membawa tema sosok imam dalam keluarga, dimana sosok laki-laki memiliki empat tanggung jawab yang besar yang harus dilakukan.

“Selain sebagai laki-laki, harus mampu sebagai ayah, sebagai suami dan sebagai saudara. Bukan berarti merendahkan kedudukan kaum perempuan. Namun ini demi mewujudkan keluarga yang sakinah mawaddah warahmah,” ungkap KHR.

Dibawakan dengan tutur kata yang santun dan mampu dipahami dengan baik oleh jamaah, merupakan salah satu kelebihan KHR, dalam setiap kesempatan hadir mengisi pengajian.

Usai pengajian dilanjutkan ramah tamah, sejumlah kaum emak-emak pun meminta foto bersama dengannya, yang bakal maju sebagai calon Bupati Kediri dalam Pilkada Serentak 2020 nanti.

Acara pun dilanjutkan bersilahturrahim ke Desa Babadan, merupakan wilayah berada di Kaki Gunung Kelud. Selain masalah kekeringan, sulitnya mendapatkan pupuk dan pembangunan fasilitas umum yang kurang maksimal.

Oleh KHR, didengarkan dengan baik keluhan warga dan beliau akan memperjuangkan nasib mereka ke depan menjadi lebih baik.

“Bila kita datang ke desa-desa pelosok, pasti bisa merasakan betapa berat penderitaan yang harus dihadapi.Betapa mereka saat ini membutuhkan air untuk ladang dan sawah mereka. Harga pupuk yang terus naik dan susah didapatkan.

Dan Fasilitas umum seperti jalan, penerangan jalan umum hingga kebutuhan pendidikan lebih baik untuk anak-anak mereka,” ungkap KHR ditemui usai silahturrahim sekaligus meminta doa restu atas niatan maju sebagai calon Bupati Kediri. (Tim)

Berita Terkait

Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Halaman Kepatihan Ngawi, Pastikan Keterjangkauan Bahan Pokok di Bawah Harga Pasar
Diserbu Warga, Pasar Murah Khofifah di Ngawi Jual Beras, Minyak dan Cabai di Bawah Harga Pasar
Gubernur Khofifah Pantau Langsung Verifikasi SPMB di Madiun, Pastikan Proses Pengambilan PIN Berjalan Lancar
Usia 60 Tahun ke Atas Bisa Kerja Lagi, Kemnaker Luncurkan Program Lansia Aktif
ARSADA NTB Punya Ketua Baru, Tata Kelola BLUD dan Smart Hospital Jadi Prioritas
Tak Sekadar Seremoni, Pemkab Bangkalan Bergerak Nyata Jaga Lingkungan di Hari Lingkungan Hidup
33 Desa di Pasuruan Jadi Destana, Warga Diminta Siaga Hadapi Bencana
Limbah Tahu Cemari Sungai Jombang Lebih dari 10 Tahun, Warga Desak IPAL Segera Dituntaskan
Tag :

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 10:10 WIB

Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Halaman Kepatihan Ngawi, Pastikan Keterjangkauan Bahan Pokok di Bawah Harga Pasar

Sabtu, 6 Juni 2026 - 10:06 WIB

Diserbu Warga, Pasar Murah Khofifah di Ngawi Jual Beras, Minyak dan Cabai di Bawah Harga Pasar

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:39 WIB

Gubernur Khofifah Pantau Langsung Verifikasi SPMB di Madiun, Pastikan Proses Pengambilan PIN Berjalan Lancar

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:59 WIB

Usia 60 Tahun ke Atas Bisa Kerja Lagi, Kemnaker Luncurkan Program Lansia Aktif

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:15 WIB

ARSADA NTB Punya Ketua Baru, Tata Kelola BLUD dan Smart Hospital Jadi Prioritas

Berita Terbaru