Bupati Pasuruan Audiensi ke DPR RI, Dorong Solusi Konflik Agraria 10 Desa dengan TNI AL

- Redaksi

Kamis, 15 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo bersama pimpinan DPRD saat audiensi dengan fraksi DPR RI membahas konflik agraria Lekok–Nguling. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo bersama pimpinan DPRD saat audiensi dengan fraksi DPR RI membahas konflik agraria Lekok–Nguling. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

PASURUAN, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Pasuruan mengintensifkan upaya penyelesaian konflik agraria yang melibatkan warga 10 desa di Kecamatan Lekok dan Nguling dengan TNI Angkatan Laut (AL). Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo bersama pimpinan DPRD melakukan audiensi dengan sejumlah fraksi di DPR RI guna mendorong solusi menyeluruh dan berkeadilan atas sengketa lahan yang telah berlangsung puluhan tahun.

Audiensi yang digelar di kompleks DPR RI, Jakarta, Selasa (13/1/2026), menjadi bagian dari langkah lanjutan Pemkab Pasuruan setelah sebelumnya berkoordinasi dengan Kementerian Pertahanan. Bupati Rusdi Sutejo hadir bersama Ketua DPRD Pasuruan Samsul Hidayat dan Wakil Ketua DPRD Adinda Denisa.

Bupati Rusdi menegaskan, konflik agraria di kawasan Alas Tlogo dan sekitarnya tidak semata persoalan administratif pertanahan, melainkan telah berdampak langsung terhadap pemenuhan hak-hak dasar warga.

“Permasalahan di Kecamatan Lekok dan Nguling ini semoga bisa dibantu DPR RI agar ada solusi untuk semua pihak, terutama antara warga terdampak di Alas Tlogo dan sekitarnya dengan TNI AL. Biar masyarakat kami bisa hidup aman dan merasakan kemerdekaan,” ujar Rusdi Sutejo, Bupati Pasuruan, usai audiensi.

Pemkab Pasuruan mencatat sedikitnya 16.000 kepala keluarga atau sekitar 40.000 jiwa terdampak langsung akibat konflik agraria tersebut. Ketidakjelasan status lahan yang dikategorikan sebagai zona militer membuat warga kesulitan mengakses kebutuhan dasar, mulai dari listrik, air bersih, pembangunan rumah permanen, hingga pengurusan administrasi kependudukan seperti KTP dan akta kelahiran.

“Sebagai bupati, sudah menjadi kewajiban saya untuk hadir, mendengar, dan memperjuangkan kepentingan masyarakat. Perjuangan ini akan terus dikawal sampai ada solusi yang memberikan kepastian, keadilan, dan harapan bagi warga Lekok dan Nguling,” tegas Rusdi.

Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi PKB, Oleh Sholeh, menyampaikan bahwa penyelesaian konflik agraria Alas Tlogo harus dilakukan secara komprehensif dengan melibatkan lintas kementerian, khususnya Kementerian Pertahanan serta Kementerian ATR/BPN.

“Status hak atas tanah harus diperjelas sejak proses awal tahun 1960–1963. Apakah sudah ada pelepasan atau ganti rugi, bagaimana bukti formilnya, serta peruntukan aset negara. Semua harus dicek secara historis,” kata Oleh Sholeh, Anggota Komisi I DPR RI.

Ia menambahkan, kasus Alas Tlogo telah masuk dalam daftar prioritas Panitia Khusus Reformasi Agraria DPR RI serta Panitia Kerja Aset TNI di Komisi I.

“Penyelesaian konflik agraria tidak bisa hanya yuridis. Pendekatan mitigasi dan musyawarah harus dikedepankan agar solusi konstitusional benar-benar berpihak pada masyarakat,” ujarnya.

DPR RI mendorong penyelesaian konflik agraria Lekok–Nguling melalui jalur non-litigasi guna menghindari proses hukum yang panjang. “Audiensi ini diharapkan menjadi pintu masuk lahirnya kebijakan nasional yang adil, berkelanjutan, dan menjamin kepastian hidup warga terdampak,”tandasnya.

Penulis : Ahmad

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Sidoarjo Resmikan Masjid Al Ikhlas Pabean Asri Sedati, Dorong Masjid Jadi Pusat Pembinaan Umat
Gubernur Khofifah Rotasi Tujuh Pejabat Eselon II, Perkuat Sistem Merit Pemprov Jatim
DPC PDI Perjuangan Jombang Gelar Diskusi Kebangsaan ‘Melihat Indonesia’, Hadirkan Eks Ketua Dewas KPK
Hadiri Forum Bisnis Jepang, Khofifah Perkuat Jaminan Iklim Investasi di Jawa Timur
Stok Aman Jelang HBKN, DPD RI Lia Istihama Pastikan Cadangan Beras Nasional Terkuat Sepanjang Sejarah
Diskominfo Bangkalan Jadi Rujukan, DPRD Tulungagung Dalami Pengawasan Ruang Digital
SPPG Desa Arok Resmi Beroperasi, Pemkab Bangkalan Dorong Gizi dan Ekonomi Desa
Forum Talenta Digital Jatim Mendunia, Kominfo Bangkalan Siap Dorong Transformasi Digital Daerah

Berita Terkait

Minggu, 1 Februari 2026 - 17:51 WIB

Bupati Sidoarjo Resmikan Masjid Al Ikhlas Pabean Asri Sedati, Dorong Masjid Jadi Pusat Pembinaan Umat

Minggu, 1 Februari 2026 - 10:26 WIB

DPC PDI Perjuangan Jombang Gelar Diskusi Kebangsaan ‘Melihat Indonesia’, Hadirkan Eks Ketua Dewas KPK

Minggu, 1 Februari 2026 - 00:16 WIB

Hadiri Forum Bisnis Jepang, Khofifah Perkuat Jaminan Iklim Investasi di Jawa Timur

Sabtu, 31 Januari 2026 - 14:26 WIB

Stok Aman Jelang HBKN, DPD RI Lia Istihama Pastikan Cadangan Beras Nasional Terkuat Sepanjang Sejarah

Sabtu, 31 Januari 2026 - 09:39 WIB

Diskominfo Bangkalan Jadi Rujukan, DPRD Tulungagung Dalami Pengawasan Ruang Digital

Berita Terbaru

Lamongan

HPN 2026, PWI Lamongan Hadirkan Lomba Senam Kreasi di GOR

Minggu, 1 Feb 2026 - 18:09 WIB

Seleksi dan uji fisik calon atlet drumband PDBI Jember di JSG, Jember, Minggu (2/1/2026). (Foto Dok Ho/Her-RadarBangsa.co.id)

Olahraga

PDBI Jember Uji Fisik Atlet Drumband Jelang Porprov 2027

Minggu, 1 Feb 2026 - 17:59 WIB