Stok Aman Jelang HBKN, DPD RI Lia Istihama Pastikan Cadangan Beras Nasional Terkuat Sepanjang Sejarah

- Redaksi

Sabtu, 31 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Senator DPD RI Lia Istifhama saat memberikan keterangan mengenai cadangan beras nasional. (Dok Foto Ho/Nul-RadarBangsa.co.id)

Senator DPD RI Lia Istifhama saat memberikan keterangan mengenai cadangan beras nasional. (Dok Foto Ho/Nul-RadarBangsa.co.id)

SURABAYA, RadarBangsa.co.id — Kekhawatiran publik terhadap ketersediaan dan stabilitas harga beras menjelang HBKN mendapat respons tegas dari Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI). Senator asal Jawa Timur, Lia Istifhama, memastikan stok beras nasional berada dalam kondisi aman dan siap menghadapi lonjakan permintaan.

Ning Lia, sapaan akrabnya, menegaskan bahwa cadangan beras nasional saat ini mencapai sekitar 3,3 juta ton. Angka tersebut disebut sebagai yang terkuat sepanjang sejarah pengelolaan pangan nasional.
“Dengan capaian stok yang signifikan ini, pemerintah memiliki ruang yang cukup untuk menjaga pasokan sekaligus menstabilkan harga di tengah meningkatnya kebutuhan konsumsi masyarakat,” ujar Ning Lia, Jumat (30/1).

Ia menjelaskan, momentum HBKN seperti Imlek dan Ramadan secara historis selalu diiringi kenaikan konsumsi bahan pokok. Karena itu, penguatan cadangan beras menjadi faktor kunci dalam menjaga stabilitas pangan dan ketenangan masyarakat.

Menurut Ning Lia, capaian stok tersebut bukan sekadar angka statistik, melainkan cerminan kesiapan negara dalam menjamin hak dasar masyarakat atas pangan. Pemerintah dinilai berada dalam posisi yang relatif kuat untuk melakukan intervensi pasar jika terjadi tekanan harga.

“Cadangan yang memadai adalah instrumen penting untuk melindungi masyarakat, terutama kelompok rentan, dari dampak lonjakan harga beras,” katanya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa beras merupakan komoditas strategis yang berpengaruh langsung terhadap stabilitas ekonomi nasional. Fluktuasi harga beras, kata dia, tidak hanya berdampak pada inflasi, tetapi juga sangat menentukan daya beli masyarakat secara luas.

Menjelang periode konsumsi tinggi, Ning Lia menilai pengendalian stok dan distribusi beras harus menjadi prioritas utama. Dengan cadangan yang kuat, negara dinilai memiliki kemampuan intervensi yang lebih efektif untuk menjaga keseimbangan pasokan dan permintaan.

Ia juga mengapresiasi langkah-langkah antisipatif pemerintah dalam menjaga rantai pasok pangan nasional, mulai dari penguatan cadangan hingga pengawasan distribusi. Konsistensi kebijakan tersebut diharapkan terus dijaga agar manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat hingga ke tingkat bawah.

“Dengan stok yang solid dan pengawasan berkelanjutan, masyarakat dapat menyambut HBKN dengan lebih tenang, tanpa kekhawatiran kelangkaan maupun lonjakan harga beras,” pungkas Ning Lia.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Setelah Perjuangan 5 Tahun, BNNK Kendal Akhirnya Raih Predikat WBK
Pemkab Lamongan Tetapkan Jam Kerja ASN Ramadhan 2026, 32 Jam 30 Menit per Pekan, Layanan Publik Tetap Maksimal
Revalidasi UNESCO 2026, Geopark Ijen Banyuwangi Kejar Status Green Card
Belanja di Sidoarjo Kini Bisa Dapat Hadiah, Pemkab Luncurkan Program DIJAPRI
Komisi X DPR RI Kunjungi Banyuwangi, Awasi Pelestarian Cagar Budaya hingga Dukung Revalidasi Geopark Ijen
Ribuan Calon Haji Pasuruan Ikuti Manasik Terintegrasi, Bekal Kemandirian dan Kesiapan Fisik Jelang Keberangkatan
Pasuruan Jadi Tujuan Lawatan Delegasi Brunei Darussalam, Budaya dan Produk Lokal Jadi Daya Tarik
Pelatihan DBHCHT Dibuka di Pasuruan, Bupati Rusdi Tekankan Skill dan Attitude Kerja

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 18:12 WIB

Setelah Perjuangan 5 Tahun, BNNK Kendal Akhirnya Raih Predikat WBK

Kamis, 12 Februari 2026 - 13:43 WIB

Pemkab Lamongan Tetapkan Jam Kerja ASN Ramadhan 2026, 32 Jam 30 Menit per Pekan, Layanan Publik Tetap Maksimal

Kamis, 12 Februari 2026 - 09:40 WIB

Belanja di Sidoarjo Kini Bisa Dapat Hadiah, Pemkab Luncurkan Program DIJAPRI

Kamis, 12 Februari 2026 - 09:25 WIB

Komisi X DPR RI Kunjungi Banyuwangi, Awasi Pelestarian Cagar Budaya hingga Dukung Revalidasi Geopark Ijen

Kamis, 12 Februari 2026 - 09:01 WIB

Ribuan Calon Haji Pasuruan Ikuti Manasik Terintegrasi, Bekal Kemandirian dan Kesiapan Fisik Jelang Keberangkatan

Berita Terbaru

Politik - Pemerintahan

Setelah Perjuangan 5 Tahun, BNNK Kendal Akhirnya Raih Predikat WBK

Kamis, 12 Feb 2026 - 18:12 WIB

Nasional

Ketua Bhayangkari Cek Standar Gizi di Kendal

Kamis, 12 Feb 2026 - 16:24 WIB