SPPG Desa Arok Resmi Beroperasi, Pemkab Bangkalan Dorong Gizi dan Ekonomi Desa

Sabtu, 31 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Staf Ahli Bupati Bangkalan Bambang Budi Mustika meresmikan SPPG Desa Arok, Kecamatan Burneh, Jumat (30/1/2026). (Foto Dok Ho/Nul-RadarBangsa.co.id)

Staf Ahli Bupati Bangkalan Bambang Budi Mustika meresmikan SPPG Desa Arok, Kecamatan Burneh, Jumat (30/1/2026). (Foto Dok Ho/Nul-RadarBangsa.co.id)

BANGKALAN, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Bangkalan memperkuat komitmen peningkatan kualitas gizi masyarakat melalui peluncuran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Desa Arok, Kecamatan Burneh. Program ini digagas Yayasan Laili Izzatul Faiqoh dan resmi diluncurkan pada Jumat (30/1/2026) sebagai bagian dari upaya strategis pemenuhan gizi masyarakat rentan.

Launching SPPG Desa Arok dihadiri Staf Ahli Bupati Bangkalan Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Bambang Budi Mustika, yang juga menjabat Ketua Satgas MBG Kabupaten Bangkalan. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada yayasan dan Pemerintah Desa Arok atas kesiapan fasilitas dapur MBG yang diharapkan memberi dampak nyata bagi masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Bangkalan, kami menyampaikan selamat kepada Yayasan Laili Izzatul Faiqoh dan Desa Arok. Kehadiran SPPG ini diharapkan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi para penerima,” ujar Bambang.

Pada tahap awal, SPPG Desa Arok memprioritaskan kelompok 3B, yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan balita, serta anak-anak sebagai sasaran utama. Menurut Bambang, pemenuhan gizi sejak dini menjadi fondasi penting dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul menuju Generasi Emas Indonesia 2045.

“Anak-anak inilah yang kelak menjadi penerus. Jika kebutuhan gizinya terpenuhi sejak dini, mereka akan tumbuh sehat dan berdaya saing,” tegasnya.

Selain dampak kesehatan, Pemkab Bangkalan menargetkan adanya efek berganda bagi perekonomian desa. Bambang mendorong pengelola SPPG memanfaatkan bahan pangan lokal serta memprioritaskan tenaga kerja dari warga Desa Arok sesuai ketentuan.

Dalam aspek keamanan pangan, ia menekankan pentingnya pemenuhan standar higiene dan sanitasi. Pengelola SPPG diminta segera mengurus Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) melalui pelatihan penjamah makanan, uji kualitas air dan makanan, serta inspeksi lingkungan oleh Dinas Kesehatan.

“Ini penting agar makanan benar-benar aman dan layak, khususnya bagi ibu hamil, ibu menyusui, balita, dan anak-anak,” jelasnya.

Saat ini, SPPG Desa Arok melayani sekitar 1.500 penerima manfaat. Pemkab Bangkalan optimistis jumlah tersebut dapat ditingkatkan bertahap seiring kesiapan dapur dan regulasi. Bambang juga mengingatkan agar distribusi MBG tepat waktu, menu bergizi seimbang, serta menghindari bahan pengawet.

“Ini bukan sekadar program bantuan, tetapi investasi jangka panjang bagi masa depan Bangkalan,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September
Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang
Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur 2027, Ini Aturan Kerja dan Cuti Bersamanya
Menaker Ungkap Cara Adopsi AI Bisa Dongkrak Produktivitas hingga 40 Persen
Khofifah Percepat BSPS di Jatim, 12.371 Rumah Sudah Masuk Tahap Konstruksi
Panen Padi MT II Capai 11,3 Ton per Hektare, Petani Truni Lamongan Siap Percepat MT III
Harga Tembakau Lamongan Tembus Rp52 Ribu per Kilogram, Petani Dapat Kabar Baik
Workshop Nasional MATRIX RSUD H. Moh Ruslan Mataram Uji Kesiapsiagaan Bencana Lewat Simulasi Lapangan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 09:43

Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September

Rabu, 16 September 2026 - 09:38

Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang

Rabu, 16 September 2026 - 09:32

Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur 2027, Ini Aturan Kerja dan Cuti Bersamanya

Rabu, 16 September 2026 - 09:27

Menaker Ungkap Cara Adopsi AI Bisa Dongkrak Produktivitas hingga 40 Persen

Rabu, 16 September 2026 - 09:03

Khofifah Percepat BSPS di Jatim, 12.371 Rumah Sudah Masuk Tahap Konstruksi

Berita Terbaru