Workshop Nasional MATRIX RSUD H. Moh Ruslan Mataram Uji Kesiapsiagaan Bencana Lewat Simulasi Lapangan

Selasa, 15 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Peserta Workshop Nasional MATRIX mengikuti simulasi tanggap darurat bencana di RTH Pagutan dan RSUD H. Moh. Ruslan Kota Mataram, Selasa (15/9/2026). (Dok. Ho/RadarBangsa.co.id)

Peserta Workshop Nasional MATRIX mengikuti simulasi tanggap darurat bencana di RTH Pagutan dan RSUD H. Moh. Ruslan Kota Mataram, Selasa (15/9/2026). (Dok. Ho/RadarBangsa.co.id)

MATARAM, RadarBangsa.co.id – Kesiapsiagaan menghadapi bencana diuji secara langsung dalam Workshop Nasional MATRIX (Mataram Disaster Response and Evacuation Drill) yang digelar RSUD H. Moh. Ruslan Kota Mataram. Memasuki hari kedua, peserta mengikuti simulasi tanggap darurat di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Pagutan dan RSUD H. Moh. Ruslan, Selasa (15/9/2026).

Simulasi tersebut menjadi bagian penting dari pelatihan untuk meningkatkan kemampuan peserta dalam menghadapi kondisi kegawatdaruratan dan bencana, khususnya di lingkungan rumah sakit.

Direktur RSUD H. Moh. Ruslan Kota Mataram, dr. Hj. NK Eka Nurhayati, Sp.OG, Subsp F.E.R, M.Kes., M.Sc., mengatakan Workshop Nasional MATRIX dirancang untuk memperkuat kapasitas menghadapi kondisi darurat melalui perpaduan pembelajaran teori dan praktik lapangan.

“Melalui Workshop Nasional MATRIX ini, kami berupaya meningkatkan kesiapan dan keterampilan peserta dalam menghadapi berbagai situasi kegawatdaruratan dan bencana. Simulasi lapangan menjadi bagian penting agar peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mempraktikkan prosedur penanganan bencana secara langsung,” ujarnya.

Dalam simulasi, peserta mendapatkan praktik dari sejumlah narasumber dan instansi yang terlibat dalam penanganan kondisi darurat.

Materi yang diberikan antara lain praktik pemadaman api awal bersama Dinas Pemadam Kebakaran Kota Mataram, praktik triage oleh tim PSC 119 MEMS, serta penilaian kelayakan bangunan pascagempa bersama PUPR NTB.

Peserta juga mengikuti praktik peningkatan surge capacity yang difasilitasi STIKES Mataram. Materi ini berkaitan dengan kemampuan meningkatkan kapasitas pelayanan ketika terjadi lonjakan kebutuhan layanan kesehatan akibat bencana.

Rangkaian praktik tersebut membuat peserta tidak hanya mendapatkan materi secara teori. Mereka juga terlibat langsung dalam berbagai tahapan penanganan bencana berdasarkan skenario yang diberikan selama simulasi.

Bagi rumah sakit, kemampuan menghadapi bencana tidak hanya bergantung pada kesiapan tenaga kesehatan. Koordinasi dengan berbagai pihak juga menjadi bagian penting agar respons terhadap kondisi darurat dapat berjalan efektif.

Hal tersebut menjadi salah satu perhatian dalam pelaksanaan Workshop Nasional MATRIX. Kegiatan ini melibatkan sejumlah instansi dan unsur terkait untuk memperkuat koordinasi lintas sektor dalam penanggulangan bencana.

“Penanganan bencana membutuhkan sinergi dan kerja sama antarpihak. Karena itu, melalui kegiatan ini kami berharap terbangun jejaring kolaborasi yang semakin kuat, sehingga respons terhadap kondisi darurat dapat dilakukan secara lebih efektif,” jelas dr. Hj. NK Eka Nurhayati.

Simulasi lapangan tersebut menjadi salah satu rangkaian Workshop Nasional MATRIX yang diselenggarakan RSUD H. Moh. Ruslan Kota Mataram. Kegiatan ini diharapkan memperkuat kesiapsiagaan sekaligus meningkatkan kemampuan peserta dalam memberikan respons yang cepat, tepat, dan terkoordinasi ketika menghadapi situasi kegawatdaruratan.

Melalui workshop tersebut, RSUD H. Moh. Ruslan Kota Mataram mendorong peningkatan kapasitas sumber daya manusia, kesiapan fasilitas pelayanan, serta kerja sama antarinstitusi sebagai bagian dari penguatan sistem penanggulangan bencana.

Penulis : Aini

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur 2027, Ini Aturan Kerja dan Cuti Bersamanya
Menaker Ungkap Cara Adopsi AI Bisa Dongkrak Produktivitas hingga 40 Persen
Khofifah Percepat BSPS di Jatim, 12.371 Rumah Sudah Masuk Tahap Konstruksi
Panen Padi MT II Capai 11,3 Ton per Hektare, Petani Truni Lamongan Siap Percepat MT III
Harga Tembakau Lamongan Tembus Rp52 Ribu per Kilogram, Petani Dapat Kabar Baik
RSUD H. Moh. Ruslan Mataram Siapkan One Stop Service Pemeriksaan Calon Jemaah Haji 2027
Bupati Pasuruan Open 2026 Resmi Dimulai, 27 Kelompok Berebut Total Hadiah Rp100 Juta
LP2B Jatim Capai 87,34 Persen, Gubernur Khofifah Minta Tata Ruang dan Industrialisasi Diselaraskan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 09:32

Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur 2027, Ini Aturan Kerja dan Cuti Bersamanya

Rabu, 16 September 2026 - 09:27

Menaker Ungkap Cara Adopsi AI Bisa Dongkrak Produktivitas hingga 40 Persen

Rabu, 16 September 2026 - 09:03

Khofifah Percepat BSPS di Jatim, 12.371 Rumah Sudah Masuk Tahap Konstruksi

Rabu, 16 September 2026 - 00:02

Panen Padi MT II Capai 11,3 Ton per Hektare, Petani Truni Lamongan Siap Percepat MT III

Selasa, 15 September 2026 - 23:56

Harga Tembakau Lamongan Tembus Rp52 Ribu per Kilogram, Petani Dapat Kabar Baik

Berita Terbaru