Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang

Rabu, 16 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kemnaker dan BAZNAS membahas pemberdayaan ekonomi dan akses kerja inklusif di Gedung BAZNAS, Jakarta, Senin (14/9/2026). (Dok. Ho/RadarBangsa.co.id)

Kemnaker dan BAZNAS membahas pemberdayaan ekonomi dan akses kerja inklusif di Gedung BAZNAS, Jakarta, Senin (14/9/2026). (Dok. Ho/RadarBangsa.co.id)

JAKARTA, RadarBangsa.co.id — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) membahas penguatan pemberdayaan ekonomi mustahik sekaligus perluasan akses kerja bagi penyandang disabilitas.

Kerja sama tersebut mencakup pelatihan vokasi, penempatan kerja, hingga persiapan calon peserta magang ke Jepang. Pembahasan dilakukan dalam audiensi jajaran komisioner BAZNAS bersama tim teknis Kemnaker di Gedung BAZNAS, Jakarta, Senin (14/9/2026).

Staf Khusus Menteri Ketenagakerjaan Sukro Muhab mengatakan, kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya membangun pasar kerja yang lebih inklusif sekaligus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui pemanfaatan dana sosial keagamaan.

“Kolaborasi ini menjadi bagian dari komitmen Kemnaker untuk mewujudkan pasar kerja yang inklusif sekaligus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui pemanfaatan dana sosial keagamaan,” kata Sukro.

Menurut Sukro, sinergi dengan BAZNAS diarahkan untuk mempertemukan program pemberdayaan ekonomi dengan program ketenagakerjaan. Dengan pendekatan tersebut, dukungan yang diberikan kepada masyarakat dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan program yang tersedia.

Salah satu fokusnya adalah memperluas kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas. Kemnaker dan BAZNAS juga membahas persiapan calon peserta magang ke Jepang serta optimalisasi Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan Kemnaker.

“Sinergi bersama ini akan kita fokuskan untuk memperluas akses kerja bagi saudara-saudara kita penyandang disabilitas, mempersiapkan calon peserta magang ke Jepang, serta mengoptimalkan peran Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan Kemnaker,” ujar Sukro.

Keterlibatan BAZNAS juga mencakup dukungan terhadap pelatihan vokasi dan akses penempatan kerja bagi masyarakat yang membutuhkan. Program tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat meningkatkan keterampilan sekaligus membuka akses menuju dunia kerja.

“Kerja sama dengan BAZNAS kami arahkan agar penyaluran dana zakat memberikan manfaat yang lebih besar dan berkelanjutan,” ujar Sukro.

Selain akses pelatihan dan pekerjaan, penguatan UPZ di lingkungan Kemnaker menjadi bagian lain yang dibahas dalam pertemuan tersebut. Optimalisasi UPZ diharapkan dapat memperluas jangkauan penyaluran zakat kepada para mustahik.

Sukro menegaskan, kolaborasi tersebut juga menjadi bagian dari komitmen Kemnaker dalam menghadirkan kebijakan ketenagakerjaan yang dapat menjangkau lebih banyak kelompok masyarakat.

“Melalui kemitraan ini, Kemnaker berkomitmen untuk terus menghadirkan kebijakan ketenagakerjaan yang inklusif, merata, dan mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali,” kata Sukro.

Dari pihak BAZNAS, Pimpinan BAZNAS bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan Idy Muzayyad menyatakan kesiapan mendukung program-program Kemnaker.

Menurut Idy, optimalisasi UPZ di lingkungan kementerian dapat menjadi salah satu upaya untuk memperluas jangkauan penyaluran zakat kepada para mustahik.

Kolaborasi tersebut menempatkan pemberdayaan ekonomi, peningkatan keterampilan, dan akses terhadap kesempatan kerja dalam satu rangkaian program yang menyasar masyarakat penerima zakat serta penyandang disabilitas.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Kapolri Tekankan Integritas Personel serta Pelayanan Humanis untuk Perkuat Kepercayaan Publik
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub hingga 30 Oktober, Ini Jadwal Seleksi Peserta
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:02

Kapolri Tekankan Integritas Personel serta Pelayanan Humanis untuk Perkuat Kepercayaan Publik

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Berita Terbaru