Gubernur Khofifah Naik Bus TransJatim ke GUS Gresik, Dorong Wisata Edukasi Digital

- Redaksi

Minggu, 4 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani saat menaiki Bus TransJatim menuju kawasan wisata edukasi Gresik Universal Science (GUS) di Balongpanggang, Gresik, Minggu (4/1/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani saat menaiki Bus TransJatim menuju kawasan wisata edukasi Gresik Universal Science (GUS) di Balongpanggang, Gresik, Minggu (4/1/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

GRESIK, RadarBangsa.co.id – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengunjungi destinasi wisata edukasi Gresik Universal Science (GUS) di Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik, Minggu (4/1/2026). Kunjungan ini menarik perhatian publik karena Khofifah memilih menggunakan transportasi umum Bus TransJatim bersama cucunya, didampingi Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani.

Rombongan berangkat dari Terminal Bunder menuju kawasan Islamic Center Balongpanggang yang menjadi lokasi GUS. Kehadiran Gubernur dengan moda transportasi publik dinilai sebagai pesan simbolik dukungan terhadap penguatan layanan angkutan massal, sekaligus upaya mendorong masyarakat beralih ke transportasi yang lebih ramah lingkungan dan terjangkau.

Di sisi lain, kunjungan tersebut juga mempertegas posisi GUS sebagai destinasi wisata edukasi baru berbasis literasi digital yang strategis di wilayah selatan Gresik. GUS diketahui telah menjalani soft launching pada 24 Desember 2025, bertepatan dengan libur panjang sekolah. Sejak dibuka untuk publik, tempat ini mencatat kunjungan ribuan wisatawan dari berbagai daerah, terutama kalangan pelajar, keluarga, dan komunitas pendidikan.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menjelaskan, GUS dirancang sebagai ruang belajar alternatif yang mengajak pengunjung memahami sejarah, budaya, dan potensi lokal secara bertahap dan mendalam. Ia menekankan pentingnya menikmati setiap ruang dengan waktu yang cukup agar pesan edukasi dapat tersampaikan secara utuh.

“Tidak perlu terburu-buru saat berkunjung ke GUS. Setiap ruangan idealnya dinikmati sekitar 10 menit, supaya narasi sejarah, budaya, dan identitas Gresik bisa benar-benar dipahami dan dirasakan,” ujar Yani.

Menurutnya, antusiasme masyarakat sejak masa soft opening menjadi indikator kuat bahwa wisata edukasi berbasis budaya dan literasi masih sangat diminati. GUS diharapkan mampu menjadi pusat pembelajaran nonformal yang menyenangkan, sekaligus memperkuat jati diri Gresik di tengah arus modernisasi.

Gubernur Khofifah pun mengapresiasi inisiatif Pemerintah Kabupaten Gresik dalam menghadirkan GUS sebagai wahana literasi digital yang komprehensif. Ia menilai, GUS tidak hanya menampilkan kekayaan budaya, tetapi juga memotret kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat di setiap kecamatan.

“Yang ditampilkan di sini sangat lengkap. Mulai dari budaya, kuliner, hingga mata pencaharian masyarakat. Ini bisa menjadi referensi bagi daerah lain dalam mengemas sejarah dan potensi lokal secara modern dan menarik,” kata Khofifah.

Ia menambahkan, pendekatan audio visual yang digunakan GUS relevan dengan kebiasaan generasi saat ini. Menurutnya, integrasi teknologi menjadi kunci agar literasi tetap tumbuh di tengah perubahan pola konsumsi informasi masyarakat.

“Masyarakat sekarang lebih suka mendengar dan melihat. Dengan pendekatan audio visual seperti ini, literasi tetap tersampaikan tanpa kehilangan esensi pengetahuan,” ujarnya.

Salah satu area yang menyita perhatian Khofifah adalah Ruang Damarkurung, yang menampilkan instalasi karya maestro seni Damarkurung, almarhumah Masmundari. Ruang tersebut dinilai mampu menjadi jembatan antara seni tradisi dan generasi muda.

“Instalasi Damarkurung ini sangat kuat. Saya berharap bisa memantik minat anak-anak muda dan melahirkan talenta baru penerus Mbah Masmundari,” ucapnya.

Terkait akses, Khofifah menilai lokasi GUS sangat strategis karena terintegrasi langsung dengan rute Bus TransJatim. Konektivitas ini dinilai memperkuat GUS sebagai destinasi wisata edukasi yang inklusif, mudah dijangkau, dan berkelanjutan, sekaligus mendukung pemerataan pembangunan sektor pariwisata dan literasi di Jawa Timur.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Wabup Malang Jemput Program Strategis di Bappenas, Pariwisata hingga Perikanan Diperkuat
Bupati Malang Saksikan Final Turnamen Antar Lembaga di Stadion Kanjuruhan
ASN Banyuwangi Lari 52 Km Usai Terima SK PPPK, Bupati Ipuk Terharu
Banyuwangi Jadi Magnet Nataru, 207 Ribu Penumpang Kereta Tercatat
Bupati Pasuruan Temui Pedagang, Nasib Pasar Gondanglegi Dikaji
125 RTLH di Pasuruan Direhab Tahun Ini
Kemandirian Pangan di Ngawi Tuai Apresiasi Senator DPD RI Lia Istifhama
Armada Sampah Bertambah, Ujian Tata Kelola Lingkungan di Majalengka Dimulai

Berita Terkait

Rabu, 7 Januari 2026 - 09:14 WIB

Wabup Malang Jemput Program Strategis di Bappenas, Pariwisata hingga Perikanan Diperkuat

Rabu, 7 Januari 2026 - 09:04 WIB

Bupati Malang Saksikan Final Turnamen Antar Lembaga di Stadion Kanjuruhan

Rabu, 7 Januari 2026 - 08:18 WIB

ASN Banyuwangi Lari 52 Km Usai Terima SK PPPK, Bupati Ipuk Terharu

Rabu, 7 Januari 2026 - 08:05 WIB

Banyuwangi Jadi Magnet Nataru, 207 Ribu Penumpang Kereta Tercatat

Rabu, 7 Januari 2026 - 07:48 WIB

Bupati Pasuruan Temui Pedagang, Nasib Pasar Gondanglegi Dikaji

Berita Terbaru

Bupati Malang HM Sanusi menyerahkan trofi kepada pemenang turnamen persahabatan antar lembaga di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Senin (5/1). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Politik - Pemerintahan

Bupati Malang Saksikan Final Turnamen Antar Lembaga di Stadion Kanjuruhan

Rabu, 7 Jan 2026 - 09:04 WIB

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani bertemu Abdurrahman, PPPK Paruh Waktu SDN 3 Sepanjang Glenmore, yang menunaikan nazar lari 52 km usai menerima SK ASN. Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id

Politik - Pemerintahan

ASN Banyuwangi Lari 52 Km Usai Terima SK PPPK, Bupati Ipuk Terharu

Rabu, 7 Jan 2026 - 08:18 WIB